Kendari – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang inklusif dan humanis. Hal ini dibuktikan secara nyata dalam rapat senat terbuka Wisuda VII Angkatan I yang digelar pada Rabu (10 Juni 2026), di mana perguruan tinggi Islam tersebut turut meluluskan 4 wisudawan non-Muslim, yakni dari pemeluk agama Kristen dan Hindu.
“4 Wisudawan tersebut menjadi bagian 438 lulusan yang dikukuhkan pada kesempatan hari ini,” papar Ismail memulai penjelasannya.
Langkah ini menjadi momentum bersejarah sekaligus bukti konkrit dari visi kampus yang tidak hanya fokus pada pendidikan keagamaan internal, tetapi juga membuka ruang seluas-luasnya bagi keberagaman dan kemanusiaan.
Wakil Rektor IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menegaskan bahwa kelulusan mahasiswa dari latar belakang agama yang berbeda ini merupakan bagian dari ikhtiar panjang kampus untuk menjadi menara suar yang inklusif serta tidak lagi menjadi menara gading tetapi menjadi menara air.
“Hari ini kami membuktikan bahwa IAI Rawa Aopa tidak hanya bekerja untuk satu golongan, melainkan bekerja untuk kemanusiaan. Kelulusan alumni dari saudara-saudara kita yang beragama Kristen dan Hindu adalah wujud nyata dari ikhtiar kami menjadi perguruan tinggi yang inklusif,” ujar Ismail Suardi Wekke usai kegiatan wisuda yang bertempat di Hotel Claro, Kendari.
Ismail menambahkan, keberadaan mahasiswa non-Muslim di kampus berbasis Islam ini tidak mengurangi nilai-nilai akademik maupun spiritual masing-masing. Sebaliknya, hal tersebut justru memperkaya ruang dialektika dan menumbuhkan toleransi yang otentik di lingkungan akademik. Kampus, menurutnya, harus menjadi laboratorium sosial yang sehat bagi generasi muda.
Wisuda VII Angkatan I ini selain ritual pengukuhan gelar akademik, juga menjadi pesan kuat dari Sulawesi Tenggara kepada Indonesia tentang indahnya merawat kebhinekaan. Pihak rektorat berharap, para alumni—tanpa memandang latar belakang suku dan agama—dapat kembali ke masyarakat sebagai agen perubahan yang membawa misi kemanusiaan, kedamaian, dan kemajuan bangsa.
Dengan kelulusan angkatan ini, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan optimistis dapat terus memperluas kontribusinya dalam dunia pendidikan tinggi nasional yang ramah terhadap keberagaman, sekaligus mencetak sarjana yang siap mengabdi demi kemaslahatan masyarakat luas.
“Kami berutang budi kepada masyarakat khususnya Konawe Selatan, dan secar aluas masyarakat Sulawesi dan Indonesia Timur. Pelaksanaan wisuda ini, tidka lepas dari dukungan dan bantuan masyarakat. Sekaligus merupakan kepercayaan mereka dalam mendaftarkan keluarganya di IAI Rawa Aopa Konawe Selatan,” pungkas Ismail Suardi Wekke.
