Wisuda 2026 (ISW)

Menyongsong Dies Natalis X, IAI Rawa Aopa Telah Awali dengan Istigasah Akbar di Kampus Lamooso

Rawaaopakonsel.ac.id, Kendari – Menyambut momentum bersejarah satu dekade berdirinya kampus, Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan resmi memulai rangkaian perayaan Dies Natalis X. Mengawali momentum sakral ini, civitas akademika menggelar Istigasah Akbar yang berlangsung khusyuk di Kampus Lamooso. Kegiatan doa bersama ini menjadi penanda dimulainya berbagai agenda strategis kampus, yang puncaknya disinergikan dengan pelaksanaan Wisuda VII Angkatan I yang digelar pada Rabu (10 Juni 2026).

Rangkaian Dies Natalis X ini dirancang bukan sekadar sebagai selebrasi, melainkan sebagai refleksi mendalam atas capaian institusi selama sepuluh tahun terakhir. Istigasah Akbar di Kampus Lamooso sengaja dipilih sebagai pembuka untuk meletakkan fondasi spiritual sebelum memasuki rangkaian kegiatan akademik dan pengabdian masyarakat lainnya. Pihak rektorat menegaskan bahwa usia dua digit ini menjadi titik balik bagi IAI Rawa Aopa untuk bertransformasi menjadi pusat peradaban Islam yang unggul di Sulawesi Tenggara.

“Rangkaian Dies Natalis X dan Wisuda VII Angkatan I ini adalah bukti keteguhan kita semua dalam menjaga mutu pendidikan Islam di Konawe Selatan. Hari ini, para wisudawan bukan hanya menerima ijazah, melainkan juga menerima tanggung jawab besar untuk menjadi agen perubahan yang membawa kedamaian dan kemajuan di lingkungan tempat mereka mengabdi nanti,” ujar Ismail Suardi Wekke di hadapan para wisudawan dan tamu undangan.

Di tengah atmosfer khidmat pelaksanaan wisuda yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis tersebut, Wakil Rektor IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke, memberikan orasi yang membakar semangat para lulusan. Beliau menggarisbawahi pentingnya peran alumni baru dalam menjaga nama baik almamater serta kontribusi nyata mereka di tengah masyarakat setelah menyelesaikan proses pembelajaran di Kampus Lamooso.

“Kita memulai seluruh rangkaian ini dengan Istigasah Akbar di Kampus Lamooso karena kita sadar, perjalanan sepuluh tahun ke depan akan jauh lebih menantang. Oleh karena itu, kekuatan spiritual harus berjalan beriringan dengan keunggulan intelektual agar institusi ini terus melahirkan generasi yang berkarakter mulia dan berdaya saing global,” lanjut Ismail dengan nada optimis.

Ismail juga menambahkan, “Saya berpesan kepada seluruh alumni Angkatan I Wisuda VII ini, jadikan momentum satu dekade kampus kita sebagai motivasi tambahan. Jangan pernah berhenti belajar, jagalah integritas keilmuan kalian, dan buktikan bahwa lulusan IAI Rawa Aopa mampu menjadi solusi atas berbagai dinamika sosial keagamaan yang ada di masyarakat saat ini.”

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke, juga memaparkan visi strategis kampus ke depan, di mana beliau menyatakan bahwa momentum satu dekade ini harus dijadikan pijakan utama bagi seluruh civitas akademika untuk meningkatkan akreditasi dan kualitas riset. Menurutnya, sinergi antara alumni, dosen, dan pemerintah daerah akan menjadi kunci utama dalam mempercepat transformasi kelembagaan institusi tersebut.

Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa pelaksanaan Wisuda VII Angkatan I yang bertepatan dengan rangkaian Dies Natalis X ini merupakan tonggak sejarah yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Konawe Selatan. Beliau menegaskan bahwa pencapaian sejauh ini tidak terlepas dari dukungan penuh orang tua mahasiswa dan dedikasi tanpa pamrih dari para staf pengajar di Kampus Lamooso.

Menutup penyampaiannya, Ismail menekankan pentingnya para lulusan baru untuk segera beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan identitas nilai-nilai keislaman. Beliau berharap agar para alumni tidak hanya fokus mencari lapangan kerja, melainkan juga mampu menciptakan inovasi dan peluang baru yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat.