Jakarta (ISW)

IAI Rawa Aopa Konsel Konsisten Jalankan Tri Dharma, Mahasiswa PPL Tersebar di Berbagai Kabupaten

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan tetap menunjukkan komitmennya dalam menjaga ritme aktivitas akademik secara konsisten. Memasuki pertengahan semester, kampus yang dikenal dengan julukan kampus hijau ini tetap aktif menjalankan agenda Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik di lingkungan internal kampus maupun melalui kegiatan lapangan yang melibatkan masyarakat luas.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas pembelajaran tatap muka berjalan sebagaimana jadwal yang ada di dua lokasi utama, yakni Kampus Lamooso dan Kampus Andoolo. Selain kegiatan di ruang kelas, IAI Rawa Aopa juga tengah menerjunkan ratusan mahasiswa Program Studi Tarbiyah semester 6 untuk melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

Mahasiswa tersebut tersebar di berbagai sekolah yang berada di pelbagai kabupaten, sebagai bentuk nyata implementasi pengabdian dan pengasahan kompetensi pedagogik. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menegaskan bahwa seluruh gerak langkah institusi saat ini difokuskan pada penguatan kualitas layanan pendidikan.

Beliau menyatakan bahwa dinamika aktivitas di Kampus Lamooso dan Andoolo merupakan cerminan dari dedikasi dosen dan mahasiswa dalam menjaga marwah akademik. “Kita juga sepekan yang lalu menyelesaikan rangkaian SEA-AFSID yang berlangsung sukses, dilaksanakan dari 8 negara dan 17 kota di Asia,” ungkap Ismail yang menjalin kerjasama dengan BOLT (Balsamo Outreach for Learning and Teaching).

Selain itu, Ismail menggarisbawahi bahwa pelaksanaan PPL di berbagai daerah bukan sekadar tugas rutin, melainkan jembatan bagi kampus untuk berkontribusi langsung pada peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Tenggara. Menurutnya, manajemen kampus berkomitmen penuh untuk mendukung setiap kegiatan yang menunjang akreditasi dan pengembangan sumber daya manusia melalui alokasi perencanaan yang tepat sasaran.

Lebih lanjut, Ismail Suardi Wekke menyampaikan instruksi langsung terkait kesinambungan program ini. “Kita harus memastikan bahwa setiap proses pembelajaran, baik yang berlangsung di dalam kelas maupun praktik di lapangan, memiliki standar kualitas yang sama tingginya,” tegas Ismail usai melaksanakan pemantauan PPL TERPADU. 

Ia juga menambahkan, “Keaktifan mahasiswa semester 6 di lokasi PPL adalah bukti bahwa IAI Rawa Aopa hadir dan berpartisipasi pada institusi mitra di berbagai kabupaten.”

Di akhir penyampaiannya, Ismail menekankan pentingnya sinergi kolektif dengan berujar, “Manajemen akan terus mengawal ketersediaan fasilitas dan dukungan administratif agar seluruh sivitas akademika dapat menjalankan tugasnya tanpa hambatan teknis.”

Dengan pembagian fokus antara penguatan teori di pusat kampus dan praktik lapangan di daerah-daerah, IAI Rawa Aopa optimistis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga cekatan dalam menghadapi realitas profesi di masa depan.

“Dosen yang memiliki tuas mengajar tetap mengajar. Sementara itu, bagi yang membimbing PPL, juga tetap membimbing PPL,” kata Ismail. Sementara itu, PPL TERPADU, dilaksanakan dengan integrasi penelitian kolaboratif antara mahasiswa dan dosen.

Ismail merujuk kepada pesan Ketua Dewan Pembina Yayasan, Al Asri bahwa hidup senantiasa disertai dengan ujian dan cobaan. “Dalam dinamika kehidupan, adanya ujian dan cobaan, kita tetap mempertahankan komitmen untuk menjalankan tri dharma perguruan tinggi,” pungkas Ismail Suardi Wekke.