IMG-20260629-WA0032

Perkuat Integritas Akademik, LPPM IAI Rawa Aopa Sukses Gelar Workshop Bersama Turnitin

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan sukses menyelenggarakan workshop akademik berbasis digital, Senin (29/6/2026).

Acara yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting ini terlaksana berkat dukungan penuh dari platform deteksi plagiarisme global, Turnitin.

Agenda strategis ini dihadiri dari berbagai elemen. Tercatat, kegiatan tidak hanya diikuti oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan jajaran pengurus yayasan internal, tetapi juga dihadiri oleh perwakilan civitas akademika lintas kampus. Kehadiran peserta dari berbagai institusi luar ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi kerja sama antar-perguruan tinggi yang diinisiasi oleh LPPM.

Wakil Rektor IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menyatakan bahwa agenda ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan institusi dalam menjaga mutu ilmiah. Beliau menekankan bahwa penanaman nilai kejujuran di lingkungan kampus tidak boleh berhenti pada tataran teori.

“Ini merupakan ikhtiar dalam mendukung integritas. Bagaimanapun integritas perlu diikhtiarkan, diimplementasikan, dan dijadikan sebagai nilai, bahkan tradisi,” tegas Ismail dalam acara tersebut yang bertindak selaku moderator.

Sejalan dengan hal tersebut, Ismail mengemukakan bahwa LPPM IAI Rawa Aopa senantiasa kolaborasi dengan institusi luar merupakan langkah taktis untuk mengakselerasi adaptasi teknologi digital dalam proses penjaminan mutu karya ilmiah.

Ismail di sela-sela acara menambahkan, “Kehadiran teknologi seperti Turnitin bukan untuk membatasi kreativitas, melainkan menjadi panduan agar karya ilmiah yang dilahirkan mahasiswa dan dosen kita benar-benar orisinal serta dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Menanggapi animo peserta lintas kampus, Ismail menyebutkan bahwa kehadiran partisipan daring ini membuktikan besarnya kebutuhan akan standardisasi antiprosedur plagiat di era digital. Salah satu peserta yang mengikuti jalannya workshop secara penuh menuturkan.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi rekan-rekan dari lintas kampus yang hadir hari ini, karena upaya menjaga muruah akademik ini tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus kolektif,” ungkapnya.

Di sisi lain, materi yang disampaikan memberikan perspektif baru bagi para peserta. Perwakilan peserta dari kampus mitra mengungkapkan bahwa pemaparan dalam workshop ini memberikan pemahaman yang sangat aplikatif mengenai batasan plagiarisme dan teknik sitasi yang benar.

Apresiasi juga datang dari kalangan pengajar. Salah seorang dosen senior mengapresiasi inisiatif LPPM yang menggandeng Turnitin karena menurutnya sistem pelacakan ini sangat membantu proses bimbingan.

“Melalui sistem ini, proses verifikasi tugas akhir mahasiswa menjadi jauh lebih objektif dan transparan,” ujarnya.

Melalui suksesnya workshop virtual ini, LPPM IAI Rawa Aopa Konawe Selatan berharap pemanfaatan Turnitin dapat dioptimalkan secara menyeluruh oleh seluruh civitas akademika, sekaligus menjadi motor penggerak lahirnya generasi peneliti yang menjunjung tinggi etika penulisan ilmiah.

ACER-N 2026 (ISW)

Call for Partnerships on ACER-N International Conference 2026

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – This is the call for partnerships on the event ACER-N International Conference 2026 (Jakarta, 23-25 September 2026)

Call for Partnerships: ACER-N International Conference 2026

Empowering Innovation, Connecting Leaders, Shaping the Future

The Organizing Committee of the ACER-N International Conference 2026 cordially invites corporate leaders, academic institutions, non-profit organizations, and industry innovators to join us as official partners for this year’s landmark event.

About ACER-N 2026

The ACER-N International Conference is a regional forum of Southeast Asia that brings together leading researchers, practitioners, policymakers, and industry experts to exchange groundbreaking ideas, share cutting-edge research, and foster cross-disciplinary collaboration. This year’s conference will focus on driving sustainable solutions, technological advancements, and impactful global networks.

  • Date: 23-25 September, 2026
  • Venue: Jakarta (hybrid)

Why Partner with ACER-N 2026?

Partnering with ACER-N offers your organization a unique platform to enhance visibility, demonstrate thought leadership, and connect directly with a highly targeted international audience.

  • Global Visibility: Elevate your brand presence among top-tier academics, industry executives, and decision-makers worldwide.
  • Networking Opportunities: Access exclusive networking sessions, panel discussions, and B2B matchmaking opportunities.
  • Thought Leadership: Showcase your organization’s latest innovations, products, or services through dedicated exhibition spaces or speaking slots.
  • Talent Acquisition: Connect with emerging researchers and top-tier professionals shaping the future of the industry.

Partnership Opportunities

We offer a range of tailored partnership packages designed to meet your organization’s specific marketing and corporate social responsibility (CSR) objectives.

Partnership Level Key Benefits Availability
Platinum (Keynote Partner) Premium branding on all main stages, opening keynote address slot, complimentary VIP passes, and prime exhibition space. Exclusive (1)
Gold Partner Prominent logo placement, panel session sponsorship, exhibition booth, and regular social media features. Limited (3)
Silver Partner Standard logo placement on promotional materials, exhibition table, and complimentary delegate passes. Available
Session / Workshop Partner Exclusive branding of a specific technical session, workshop, or track aligned with your industry expertise. Subject to Track
In-Kind / Media Partner Customized branding in exchange for media coverage, technological support, or delegate amenities. Open

Custom Packages: We understand that every organization has unique goals. We are more than happy to customize a partnership package that aligns perfectly with your strategic vision.

How to Apply

Join us in shaping the narrative of tomorrow. To express your interest or receive our detailed Partnership Brochure (including pricing and full benefits), please contact our partnership team:

Deadline for Partnership Applications: August 15, 2026

Let’s build a smarter, more connected future together. We look forward to welcoming you as a valued partner of ACER-N 2026!

IMG-20260628-WA0014

Melebarkan Sayap Pendidikan Tinggi, IAI Rawa Aopa Buka Peluang Lebih Luas bagi Generasi Muda Sulawesi Tenggara

 

 

rawaaopakonsel.ac.id; –  Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas dengan melebarkan sayap melalui pembukaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027, kegiatan dipusatkan di kediaman Ketua Umum HMJ-HTN Desa Anduna Kecamatan Laeya Minggu (28/06/26).

Antusiasme sangat luar biasa hal itu dibuktikan hadirnya masyarakat maupun yang baru lulus ditingkat SMA serta dibuktikan beberapa pendaftar sudah masukan persyaratannya.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya IAI Rawa Aopa untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, berlandaskan nilai-nilai keislaman, serta mampu mencetak lulusan yang berintegritas, kompeten, dan siap menghadapi tantangan zaman. Dengan dukungan tenaga pengajar yang profesional dan lingkungan akademik yang kondusif, IAI Rawa Aopa optimistis dapat menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi.

Ketua Dewan Pendiri/Pembina IAI Rawa Aopa. Al Asri, S.Pd.I., M.Si menyampaikan bahwa perluasan jangkauan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru dilakukan hingga ke berbagai daerah, sekolah menengah atas, madrasah aliyah, dan pesantren. Hal ini bertujuan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada generasi muda untuk memperoleh pendidikan tinggi yang bermutu.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap Putra-putri daerah memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan tinggi. IAI Rawa Aopa hadir sebagai institusi yang tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga membentuk karakter, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain menawarkan program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, IAI Rawa Aopa juga terus berupaya meningkatkan kualitas layanan akademik, memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, serta mengembangkan inovasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui penerimaan mahasiswa baru tahun ini, IAI Rawa Aopa mengajak para lulusan SMA, SMK, MA, dan sederajat untuk bergabung menjadi bagian dari keluarga besar kampus yang berkomitmen mencetak generasi islami, cerdas, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Pendaftaran mahasiswa baru telah dibuka. Calon mahasiswa diharapkan segera melengkapi persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Mari Bergabung Bersama IAI Rawa Aopa, Membangun Masa Depan Gemilang dengan Ilmu, Iman, dan Akhlak.”

 

Laporan:MC-IAIRA

IMG-20260628-WA0021

Menuju Panggung Dunia, UIN Ponorogo Bersiap Gelar ICIS 2026 Kolaborasi Rumah Jurnal PTKI, IAI Rawa Aopa Siap Berpartisipasi

Rawaaopakonsel.ac.id, Ponorogo – Universitas Islam Negeri (UIN) Ponorogo terus mematangkan persiapan untuk menyambut gelaran akbar The 4th International Conference on Islamic Studies (ICIS) 2026. Sebagai tuan rumah, UIN Ponorogo berkomitmen menjadikan konferensi internasional ini sebagai batu loncatan penting dalam penguatan tradisi akademik dan publikasi ilmiah di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

Penyelenggaraan ICIS tahun ini terasa sangat spesial karena mengusung semangat kolaborasi yang kuat antarrumah jurnal dari berbagai PTKI di Indonesia. Aliansi strategis ini dibentuk untuk memastikan bahwa artikel-artikel ilmiah yang dipresentasikan nantinya mampu menembus jurnal-jurnal bereputasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Komite Saintifik The 4th ICIS 2026, Ismail Suardi Wekke, menegaskan bahwa persiapan yang dilakukan telah memasuki tahapan akhir, terutama dalam menyelaraskan visi bersama para pengelola jurnal.

Ismail Suardi Wekke juga menegaskan komitmen IAI Rawa Aopa Konawe Selatan untuk turut berpartisipasi. “Melalui Rumah Jurnal IAI Rawa Aopa Konawe Selatan kita siap berpartisipasi,” kata Ismail di Jakarta, Minggu (28/6/2026).

“Kami sedang merancang sebuah ekosistem konferensi yang tidak hanya sekadar menjadi tempat berkumpulnya para pemikir, tetapi juga sebagai mesin penggerak lahirnya publikasi ilmiah yang berkualitas global,” ujarnya saat memberikan keterangan terkait kesiapan panitia.

Ismail Suardi Wekke juga menjelaskan bahwa kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan kekuatan akademik PTKI ke mata dunia. Menurutnya, keterlibatan aktif Rumah Jurnal dari berbagai perguruan tinggi akan menjadi pilar utama dalam menyaring dan mengurasi karya-karya terbaik yang masuk ke meja panitia. Hal ini diharapkan dapat mendongkrak indeks sitasi dan reputasi lembaga secara kolektif.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya standar tinggi yang diterapkan dalam seleksi naskah pada konferensi kali ini.

“Melalui kerja sama dengan Rumah Jurnal PTKI, kita menerapkan standar penelaahan sejawat (peer-review) yang sangat ketat agar luaran dari ICIS 2026 ini benar-benar memiliki dampak akademik yang signifikan,” tambah Ismail.

Terkait dengan kesiapan teknis dan substansi acara, Ismail menyatakan optimismenya terhadap komitmen UIN Ponorogo sebagai pusat kegiatan. Ia melihat koordinasi yang solid antara panitia lokal dan komite saintifik menjadi modal utama kelancaran acara.

“UIN Ponorogo telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam menyiapkan infrastruktur dan atmosfer akademik yang kondusif, sehingga kami optimistis The 4th ICIS 2026 akan berjalan sukses dan menghadirkan kebaruan ilmiah (novelty) yang dicari dunia internasional,” pungkasnya mantap.

Dengan perpaduan persiapan yang matang dan sinergi lintas Rumah Jurnal PTKI, ICIS 2026 di UIN Ponorogo diproyeksikan akan menjadi salah satu langkah dalam perkembangan dan pengembangan studi Islam dunia, sekaligus meneguhkan posisi PTKI sebagai pusat keunggulan akademik global.

IMG-20260628-WA0003

Jelang ICOSBE 2026, Binus Business School Siap Gelar Pre-Conference Workshop di Kampus Anggrek

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Menjelang perhelatan The 3rd International Conference on Sustainable Business and Entrepreneurship (ICOSBE) 2026, Binus Business School (BBS) bergerak cepat mematangkan persiapan. Sebagai langkah awal, BBS dijadwalkan akan menggelar Pre-Conference Workshop pada 14 Juli 2026 mendatang yang dipusatkan di Kampus Anggrek, Universitas Bina Nusantara, Jakarta.

Forum ilmiah ini diproyeksikan menjadi wadah strategis bagi para akademisi dan peneliti untuk memperdalam metodologi serta strategi publikasi global sebelum konferensi utama dimulai. Research Coordinator Binus Business School, Sambudi Hamali, menegaskan di Jakarta, Sabtu (27/6/2026) bahwa lokakarya ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari ekosistem konferensi tahunan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini dirancang khusus untuk memberikan fondasi yang kuat bagi para peserta agar artikel ilmiah mereka mampu menembus standar global. “Sebuah rangkaian dengan kegiatan ICOSBE 2026,” kata Sambudi di Jakarta, di sela-sela konsinyering publikasi ICOSBE.

“Kami ingin memastikan bahwa ICOSBE bukan sekadar wadah presentasi, melainkan ruang inkubasi riset yang berdampak luas,” ujar Sambudi saat memberikan keterangan pada media.

Lebih lanjut, Sambudi menjelaskan bahwa pelaksanaan workshop ini merupakan komitmen berkelanjutan dari Binus Business School dalam menjaga mutu dan reputasi akademik ICOSBE yang telah berjalan dari tahun ke tahun. Guna mencapai target tersebut, BBS tidak tanggung-tanggung dalam menghadirkan narasumber utama.

Pada edisi kali ini, lokakarya akan menghadirkan kembali Ismail Suardi Wekke, Ph.D., yang merupakan Managing Editor dari penerbit global, sebuah penerbit internasional bereputasi. Kehadiran pakar publikasi ini diharapkan dapat mengupas tuntas teknik menembus jurnal dan buku ilmiah tingkat dunia.

“Kehadiran Ismail Suardi Wekke sebagai pembicara akan meneruskan diskursus kontemporer mengenai lanskap publikasi global yang dinamis,” kata Sambudi optimis.

Sambudi juga menambahkan bahwa melalui rekam jejak narasumber, para peserta akan mendapatkan panduan praktis dan langsung dari dapur redaksi penerbit internasional. Pihak manajemen BBS pun meyakini, melalui persiapan yang matang di Kampus Anggrek ini, kualitas luaran (output) riset dari para delegasi ICOSBE tahun ini akan meningkat secara signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Di akhir penjelasannya, Sambudi menekankan signifikansi tradisi akademik ini bagi universitas. Ia menyebutkan bahwa pre-conference ini telah bertransformasi menjadi jangkar mutu bagi ICOSBE, memastikan bahwa setiap gagasan yang dipresentasikan memiliki daya saing tinggi.

“Lokakarya pra-konferensi ini telah menjadi agenda tahunan wajib ICOSBE untuk terus mengawal kualitas luaran riset para akademisi kita,” pungkas Sambudi menutup pernyataannya.

IMG-20260627-WA0032

Pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Ikuti Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 yang Dibuka Presiden Prabowo

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung pembangunan nasional berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi keagamaan. Hal ini dibuktikan dengan partisipasi aktif pimpinan kampus dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Kegiatan tingkat nasional yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC) pada Jumat (26/6/2026) tersebut dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kehadiran Pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan bersama jajaran pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia dalam forum ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah pendidikan tinggi keagamaan Islam dengan prioritas pembangunan nasional yang tengah dijalankan pemerintah.

Keterlibatan perguruan tinggi Islam dinilai sangat krusial dalam merumuskan arah pembangunan bangsa, terutama dalam aspek penguatan SDM yang unggul, berkarakter, dan inovatif.

“Kami hadir dengan komitmen tinggi untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi keagamaan dengan agenda prioritas pemerintah. Melalui forum ini, kita memperoleh arahan langsung dari Presiden RI mengenai peran strategis ilmuwan dan akademisi dalam mendukung ketahanan pangan, energi, hingga hilirisasi industri,” ujar Wakil Rektor IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke.

Menurut beliau, berbagai isu strategis yang dibahas mulai dari sektor pertanian, ekonomi dan keuangan syariah, hingga ketahanan pangan akan menjadi referensi penting bagi IAI Rawa Aopa dalam memperkuat riset, inovasi, dan pengabdian masyarakat yang relevan dengan kebutuhan riil di daerah Konawe Selatan dan Indonesia pada umumnya.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, dalam laporan pembukaannya menyampaikan bahwa Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 kali ini berhasil menghimpun lebih dari 2.600 peserta dari berbagai unsur akademisi dan praktisi. Di antaranya tercatat kehadiran 219 rektor, 44 direktur perguruan tinggi vokasi, serta 1.596 dosen dan peneliti dari seluruh penjuru Indonesia.

Mengusung tema besar “Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia”, konvensi yang diisiasi langsung oleh Presiden Prabowo sejak tahun lalu ini dirancang untuk menempatkan ilmu pengetahuan sebagai fondasi utama kebijakan negara. Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta intensif membedah sektor-sektor krusial seperti pertanian, energi, ekonomi, ketahanan pangan, kelautan, perikanan, hingga hilirisasi industri. Seluruh gagasan dari para rektor dan ilmuwan ini nantinya akan dirumuskan secara konkret menjadi rekomendasi kebijakan pemerintah berbasis sains.

Dalam pengarahannya yang disambut antusias oleh para peserta, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebangkitan sebuah negara sangat bergantung pada optimalisasi potensi riset dan pemikiran yang ada di lingkungan kampus.

“Kalau negara mau bangkit, negara mau maju, memang harus dimanfaatkan dan digerakkan potensi serta kemampuan dari kampus-kampus,” tegas Presiden Prabowo di hadapan para pimpinan perguruan tinggi.

Acara berskala nasional ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, serta jajaran mitra industri se-Indonesia.

ACER-N (ISW)

Announcement: Launching from Bandung ACER-N International Conference, Jakarta 23-25 September 2026

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – We are pleased to announce the upcoming ACER-N International Conference, scheduled to take place from September 23rd to 25th, 2026, in the vibrant capital city of Jakarta, Indonesia. This premier three-day event will serve as a global stage for academics, researchers, industry professionals, and policymakers to converge and share groundbreaking insights. Under this year’s core theme, the conference aims to address the most pressing challenges and pioneering advancements shaping our world today.

Jakarta, a dynamic metropolis where rich cultural heritage meets rapid modern development, provides the perfect backdrop for this prestigious gathering. Attendees will have the unique opportunity to experience Indonesia’s world-class hospitality while engaging in high-level academic discourse. The venue has been carefully selected to offer state-of-the-art facilities, ensuring a seamless, comfortable, and inspiring environment for all participants traveling from various corners of the globe.

The ACER-N 2026 program features a meticulously curated agenda designed to foster innovation and cross-disciplinary collaboration. The event will kick off with keynote addresses from internationally renowned experts, followed by a series of parallel tracks, technical sessions, and interactive panel discussions. Participants can look forward to presenting their latest research findings, discovering emerging trends, and gaining valuable feedback from a distinguished panel of peer reviewers.

Beyond the formal presentations, the conference places a strong emphasis on networking and community building. Dedicated networking sessions, coffee breaks, and an exclusive gala dinner will allow delegates to connect with leading minds, forge strategic partnerships, and spark collaborations that extend far beyond the duration of the event. Whether you are an established scholar or an emerging researcher, the connections made here promise to be invaluable for your professional journey.

We warmly invite authors to submit their original research papers and abstracts for presentation. Registration is now officially open, with early-bird discounts available for those who secure their seats ahead of time. Don’t miss this chance to contribute to the global academic dialogue and experience the energy of Jakarta—mark your calendars for September 23–25, 2026, and join us for an unforgettable intellectual experience.

Turnitin (ISW)

Undangan Workshop: Optimalisasi Turnitin Sebagai Alat Bantu Integritas Riset

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Dalam era perkembangan ilmu pengetahuan kontemporer, integritas akademik dan orisinalitas riset menjadi fondasi utama dalam menjaga kredibilitas institusi maupun peneliti. Plagiarisme, baik yang disengaja maupun tidak, tetap menjadi tantangan besar yang dapat meruntuhkan reputasi ilmiah ilmiah seseorang. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai etika penulisan dan pemanfaatan teknologi deteksi kesamaan (similarity check) menjadi sebuah urgensi yang tidak dapat ditawar lagi bagi seluruh civitas akademika.

Sebagai langkah antisipasi untuk menjawab tantangan tersebut, kami menghadirkan Workshop: Optimalisasi Turnitin Sebagai Alat Bantu Integritas Riset. Kegiatan ini dirancang khusus untuk menjembatani kebutuhan para dosen, peneliti, dan mahasiswa dalam mengenal fungsi Turnitin secara komprehensif. Bukan sekadar alat untuk “menangkap” plagiarisme, workshop ini akan mengupas tuntas bagaimana Turnitin dapat dioptimalkan sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas penulisan ilmiah sebelum dipublikasikan ke jurnal bereputasi.

Sepanjang sesi workshop, para peserta akan diajak untuk membedah berbagai fitur mutakhir yang dimiliki oleh Turnitin. Materi yang disampaikan mencakup teknik membaca dan menginterpretasikan Similarity Report secara akurat, membedakan antara kesamaan teks (similarity) dengan plagiarisme aktual, hingga strategi menurunkan persentase kemiripan tanpa mengurangi substansi ilmiah. Selain itu, kegiatan ini juga akan memberikan simulasi langsung (hands-on experience) agar peserta dapat mempraktikkan langsung etika pengutipan (sitasi) dan parafrase yang benar sesuai standar internasional.

Mengapa Anda Harus Hadir?

Melalui bimbingan langsung dari praktisi dan ahli yang kompeten (dari perusahaan Turnitin), peserta tidak hanya akan menguasai aspek teknis perangkat lunak, tetapi juga memperkuat pemahaman substantif mengenai konsep research integrity. Workshop ini menjadi ruang diskusi interaktif untuk membedah studi kasus nyata, kendala yang sering dihadapi saat proses pengunggahan dokumen, serta solusi praktis dalam menghadapi algoritma Turnitin yang dinamis.

Sebagai penutup, partisipasi aktif dalam workshop ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya akademik yang bersih, jujur, dan berdaya saing tinggi. Dengan menguasai optimalisasi Turnitin, para peneliti akan lebih percaya diri dalam menghasilkan karya-karya orisinal yang diakui secara global. Mari bersama-sama menjaga marwah dunia pendidikan dan riset Indonesia dengan mendaftarkan diri Anda segera melalui tautan yang telah disediakan. Kami tunggu kehadiran Anda!

10 tahun (ISW)

Dies Natalis X (2026), IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Menyongsong Dua Dasawarsa

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Satu dekade bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah institusi pendidikan tinggi untuk menancapkan akarnya di tengah dinamika zaman. Memasuki usia yang kesepuluh pada tahun 2026 ini, Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan tidak sekadar merayakan sebuah seremoni angka, melainkan sebuah momentum refleksi sosiologis yang mendalam. Perayaan Dies Natalis X ini menjadi jembatan krusial yang menghubungkan fondasi awal pendirian dengan visi besar menuju dua dasawarsa ke depan, di mana tantangan global dan lokal menuntut resiliensi institusional yang lebih tinggi.

Sebagai episentrum intelektual baru di Sulawesi Tenggara, perguruan tinggi ini memikul tanggung jawab moral untuk menjembatani jurang antara idealisme akademik dan realitas sosial masyarakat. Menyongsong dua dasawarsa, IAI Rawa Aopa dihadapkan pada transformasi lanskap pendidikan yang bergerak cepat secara eksponensial akibat digitalisasi dan pergeseran kebutuhan pasar kerja. Oleh karena itu, satu dekade pertama ini harus diletakkan sebagai landasan pacu (launchpad) untuk melakukan lompatan strategis berikutnya demi mewujudkan tata kelola kampus yang adaptif dan berdampak luas.

Transformasi Tata Kelola dan Ekosistem Digital Kampus

Menghadapi sepuluh tahun kedua, tata kelola perguruan tinggi tidak lagi bisa dijalankan dengan metode konvensional yang kaku. IAI Rawa Aopa perlu mengadopsi prinsip knowledge management yang terintegrasi berbasis ekosistem digital untuk mempercepat proses akreditasi dan transparansi kelembagaan. Pendekatan manajemen modern yang memadukan sentralisasi operasi infrastruktur dengan desentralisasi otonomi akademik menjadi kunci untuk melahirkan inovasi dari setiap program studi. Melalui penguatan repositori digital dan pemanfaatan identitas peneliti global seperti ORCID ID, visibilitas kontribusi ilmiah dosen dan mahasiswa akan semakin diakui di panggung internasional.

Kurikulum masa depan harus mampu menjawab persoalan riil di tengah masyarakat, bukan sekadar menumpuk teori di ruang kelas. Penerapan metode Design Thinking dalam manajemen sekolah dan pengelolaan program studi dapat menjadi instrumen efektif untuk mengidentifikasi sekaligus memecahkan tantangan administratif maupun akademik secara kreatif. Mahasiswa tidak hanya dididik untuk menjadi menara gading, melainkan agen perubahan yang dibekali kemampuan memetakan masalah secara empatik. Ke depan, integrasi sains, agama, dan humaniora dalam kurikulum interdisipliner akan menjadi keunggulan kompetitif bagi lulusan IAI Rawa Aopa.

Komitmen pengabdian kepada masyarakat harus digeser dari sekadar formalitas runtutan pemenuhan Tri Dharma menjadi sebuah gerakan inovasi sosial yang nyata. Transformasi ini dapat diwujudkan dengan menjadikan ruang-ruang publik, seperti pasar rakyat atau pusat pendidikan komunitas, sebagai laboratorium pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Melalui skema kolaborasi penta-helix yang melibatkan akademisi, pemerintah daerah, industri, komunitas, dan media, program kerja sama internasional maupun regional dapat langsung menyentuh akar rumput. Forum-forum riset strategis yang melibatkan lintas sektor akan mempercepat diseminasi produk inovasi yang dihasilkan kampus.

Salah satu pilar penting dalam mewujudkan kemandirian masyarakat lokal adalah penguatan literasi keuangan yang inklusif melalui kemitraan strategis. IAI Rawa Aopa memiliki peluang besar untuk memimpin riset kolaboratif dan forum edukasi mengenai akses keuangan yang adil bagi pelaku usaha mikro di pedesaan. Melalui kerja sama dengan lembaga standarisasi dan institusi keuangan nasional, mahasiswa dapat dilibatkan aktif sebagai fasilitator literasi keuangan di lapangan. Langkah ini tidak hanya meningkatkan kapasitas intelektual mahasiswa, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang terukur bagi ketahanan finansial masyarakat Konawe Selatan.

Menyongsong dua dasawarsa, IAI Rawa Aopa harus berani memperluas cakrawala dengan melompat melampaui batas-batas geografis regional. Rekam jejak kemitraan strategis melalui penandatanganan MoU dan MoA dengan berbagai universitas terkemuka di tingkat nasional maupun Asia Tenggara perlu diwujudkan dalam program-program konkret. Kolaborasi nyata seperti konferensi internasional bersama, simposium pemuda, dan pengabdian masyarakat lintas negara akan membentuk atmosfer akademik yang kosmopolitan. Keterlibatan aktif dalam jejaring ilmiah global ini secara langsung akan mengatrol reputasi kelembagaan menuju distingsi akademik yang disegani.

Penutup: Ikhtiar Kolektif Menuju Pusat Keunggulan

Perjalanan sepuluh tahun pertama IAI Rawa Aopa Konawe Selatan telah membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk mengukir prestasi dan kontribusi. Menyongsong dua dasawarsa di masa depan, komitmen untuk memadukan nilai-nilai luhur keagamaan dengan inovasi sains mutakhir harus tetap menjadi kompas utama. Dengan soliditas internal, keterbukaan terhadap ekosistem digital, serta perluasan jejaring kemitraan strategis global, institusi ini berada pada jalur yang tepat untuk bertransformasi menjadi pusat keunggulan (center of excellence) yang mandiri, berdaya saing tinggi, dan senantiasa relevan bagi kemaslahatan umat dan bangsa.

Pre Conference (ISW)

Pengumuman Acara: Pre Conference ICOSBE 2026, Tips for Publishing Book Chapter

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Dunia akademik modern tidak hanya menuntut riset yang mendalam, tetapi juga strategi diseminasi atau penyebaran ilmu yang efektif. Salah satu jalur kontribusi ilmiah yang kian mendapat perhatian tinggi adalah penulisan book chapter (bab dalam buku ilmiah). Berbeda dengan artikel jurnal yang sering kali memiliki batasan ruang yang ketat dan fokus riset yang sangat spesifik, book chapter memberikan ruang bagi para akademisi untuk mengulas sebuah fenomena secara lebih komprehensif, kaya akan konteks, dan integratif. Format ini menjadi jembatan penting untuk menyatukan berbagai perspektif riset ke dalam satu tema besar yang kohesif dan berdampak luas.

Namun, menembus penerbit bereputasi global layaknya memecahkan teka-teki yang rumit. Mulai dari merumuskan proposisi nilai yang unik agar dilirik oleh editor, hingga menavigasi proses peer-review (peninjauan sejawat) yang ketat, para peneliti sering kali dihadapkan pada standar metodologi dan penulisan yang sangat menuntut. Guna mengurai benang kusut tersebut, program studi terkait di BINUS University menginisiasi sebuah ruang diskusi strategis melalui gelaran Pre-Conference ICOSBE 2026 yang bertajuk “Tips for Publishing Book Chapter”. Acara ini dirancang khusus untuk membedah anatomi penulisan bab buku yang sukses dari sudut pandang sains populer dan praktis.

Agenda ilmiah yang dinantikan ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 14 Juli 2026. Melalui pendekatan interaktif, forum ini akan mempertemukan para akademisi lintas disiplin untuk membagikan taktik jitu dalam menyusun draf yang memikat. Peserta tidak hanya akan diajak memahami aspek teknis struktur tulisan, melainkan juga aspek psikologis dalam meyakinkan penerbit internasional mengenai urgensi dan kebaruan materi yang ditawarkan.

Guna memastikan aksesibilitas ilmu pengetahuan tanpa batas geografis, konferensi awal ini akan diselenggarakan secara hybrid. Pertemuan fisik atau tatap muka akan dipusatkan di Kampus BINUS @ Anggrek, sebuah episentrum akademik yang dilengkapi dengan fasilitas teknologi modern. Sementara itu, platform digital interaktif disiapkan bagi para peneliti dan praktisi dari berbagai penjuru dunia yang ingin bergabung secara virtual, menciptakan ruang sinergi yang dinamis antara ekosistem luring dan daring.

Pada akhirnya, Pre-Conference ICOSBE 2026 bukan sekadar pengumuman acara rutin, melainkan sebuah katalisator penting bagi peningkatan kualitas publikasi ilmiah tanah air di panggung global. Dengan menghadiri forum ini, para ilmuwan dan pengajar akan dibekali kompas strategis untuk mengubah hasil observasi laboratorium maupun kajian teoretis menjadi untaian literatur yang diakui secara internasional. Langkah awal menuju ekosistem riset yang berdampak nyata akan dimulai dari ruang-ruang diskusi seperti ini.