Pre Conference (ISW)

Pengumuman Acara: Pre Conference ICOSBE 2026, Tips for Publishing Book Chapter

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Dunia akademik modern tidak hanya menuntut riset yang mendalam, tetapi juga strategi diseminasi atau penyebaran ilmu yang efektif. Salah satu jalur kontribusi ilmiah yang kian mendapat perhatian tinggi adalah penulisan book chapter (bab dalam buku ilmiah). Berbeda dengan artikel jurnal yang sering kali memiliki batasan ruang yang ketat dan fokus riset yang sangat spesifik, book chapter memberikan ruang bagi para akademisi untuk mengulas sebuah fenomena secara lebih komprehensif, kaya akan konteks, dan integratif. Format ini menjadi jembatan penting untuk menyatukan berbagai perspektif riset ke dalam satu tema besar yang kohesif dan berdampak luas.

Namun, menembus penerbit bereputasi global layaknya memecahkan teka-teki yang rumit. Mulai dari merumuskan proposisi nilai yang unik agar dilirik oleh editor, hingga menavigasi proses peer-review (peninjauan sejawat) yang ketat, para peneliti sering kali dihadapkan pada standar metodologi dan penulisan yang sangat menuntut. Guna mengurai benang kusut tersebut, program studi terkait di BINUS University menginisiasi sebuah ruang diskusi strategis melalui gelaran Pre-Conference ICOSBE 2026 yang bertajuk “Tips for Publishing Book Chapter”. Acara ini dirancang khusus untuk membedah anatomi penulisan bab buku yang sukses dari sudut pandang sains populer dan praktis.

Agenda ilmiah yang dinantikan ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 14 Juli 2026. Melalui pendekatan interaktif, forum ini akan mempertemukan para akademisi lintas disiplin untuk membagikan taktik jitu dalam menyusun draf yang memikat. Peserta tidak hanya akan diajak memahami aspek teknis struktur tulisan, melainkan juga aspek psikologis dalam meyakinkan penerbit internasional mengenai urgensi dan kebaruan materi yang ditawarkan.

Guna memastikan aksesibilitas ilmu pengetahuan tanpa batas geografis, konferensi awal ini akan diselenggarakan secara hybrid. Pertemuan fisik atau tatap muka akan dipusatkan di Kampus BINUS @ Anggrek, sebuah episentrum akademik yang dilengkapi dengan fasilitas teknologi modern. Sementara itu, platform digital interaktif disiapkan bagi para peneliti dan praktisi dari berbagai penjuru dunia yang ingin bergabung secara virtual, menciptakan ruang sinergi yang dinamis antara ekosistem luring dan daring.

Pada akhirnya, Pre-Conference ICOSBE 2026 bukan sekadar pengumuman acara rutin, melainkan sebuah katalisator penting bagi peningkatan kualitas publikasi ilmiah tanah air di panggung global. Dengan menghadiri forum ini, para ilmuwan dan pengajar akan dibekali kompas strategis untuk mengubah hasil observasi laboratorium maupun kajian teoretis menjadi untaian literatur yang diakui secara internasional. Langkah awal menuju ekosistem riset yang berdampak nyata akan dimulai dari ruang-ruang diskusi seperti ini.

Binus (ISW)

Rintisan Kerjasama dengan BINUS University, Memenuhi Undangan Diskusi Terpumpun Penerbitan Buku

Rawaaopakonsel.ac.id, Bombana — Kolaborasi antar-perguruan tinggi kini tidak lagi sekadar dokumen formal di atas kertas, melainkan langkah taktis untuk mempercepat penyebaran ilmu pengetahuan. Menyadari urgensi tersebut, rintisan kerja sama strategis mulai dijajaki bersama Universitas Bina Nusantara (BINUS University). Langkah awal ini diwujudkan dengan menghadiri undangan Diskusi Terpumpun (Focus Group Discussion) yang berfokus pada pengembangan dan penerbitan buku ilmiah di Makassar.

Pertemuan ini menjadi jembatan penting untuk menyatukan visi akademik kedua institusi, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi literatur yang berdaya saing global.

Membuka Kran Publikasi Lewat Diskusi Terpumpun

Diskusi terpumpun ini, juga sebuah ikhtiar ilmiah untuk memetakan potensi penulisan buku yang berbasis pada hasil riset terkini. Konsep kolaborasi yang digagas mengedepankan integrasi kepakaran. BINUS University, dengan reputasi global dan ekosistem digitalnya yang mapan, menjadi mitra strategis yang sangat potensial dalam mendorong hilirisasi riset menjadi bahan bacaan berkualitas.

Sinergi Akademik: penerbitan hasil riset menjadi buku populer-ilmiah adalah kunci agar hasil penelitian tidak mandek di perpustakaan, melainkan mampu mengedukasi masyarakat luas dan menjadi rujukan industri.

Dalam diskusi tersebut, dibahas berbagai peluang kerja sama, mulai dari joint writing (penulisan bersama), pendampingan sitasi, hingga pemanfaatan platform penerbitan yang memiliki jangkauan indeksasi luas. Fokus utama diarahkan pada penerbitan buku-buku interdisipliner yang mampu menjawab tantangan zaman, seperti tata kelola digital, literasi keuangan, dan inovasi sosial berbasis masyarakat.

Dampak Strategis Kemitraan

Dari perspektif ilmiah populer, kerja sama ini membawa dampak multi-dimensi bagi penguatan institusi:

Dimensi Kerja Sama Target Capaian Manfaat Nyata
Penerbitan Buku Monograf dan Buku Ajar Interdisipliner Meningkatkan angka publikasi bermutu dan memperkaya khazanah literasi.
Transfer Teknologi Pemanfaatan Ekosistem Digital Mempercepat adaptasi tata kelola knowledge management berbasis teknologi cloud.
Visibilitas Global Diseminasi Riset Bersama Menaikkan reputasi akademik institusi di kancah nasional maupun internasional.

Melalui rintisan kemitraan ini, proses transfer pengetahuan (knowledge transfer) diharapkan dapat berjalan lebih cepat. Buku yang dihasilkan nantinya tidak hanya ditujukan untuk konsumsi mahasiswa di ruang kelas, tetapi juga dirancang agar mudah dicerna oleh para praktisi, pembuat kebijakan, dan masyarakat umum selaku penerima manfaat inovasi.

Langkah awal yang diinisiasi lewat diskusi terpumpun ini menjadi fondasi kokoh bagi penandatanganan komitmen formal di masa depan. Semangatnya jelas: bergerak bersama, menulis bersama, dan mencerahkan bangsa melalui literasi yang kuat.

Undangan Menulis Buku – Women in Politics: Mengangkat Suara Perempuan dalam Politik

Alasripublisher.org, Andoolo – Dunia politik modern masih bergulat dengan representasi dan partisipasi perempuan yang tidak seimbang. Meskipun kemajuan telah dicapai di berbagai belahan dunia, masih banyak cerita, tantangan, dan kemenangan perempuan dalam arena politik yang belum terungkap sepenuhnya.

Buku “Women in Politics,” bertujuan untuk mengisi celah ini, menawarkan platform bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan penulis untuk berkontribusi dalam menganalisis peran perempuan, baik sebagai pemilih, aktivis, atau pembuat kebijakan.

Kami mengundang kontribusi yang membahas spektrum luas isu-isu, dari hambatan struktural dan budaya yang menghalangi partisipasi perempuan, hingga strategi pemberdayaan dan kisah-kisah inspiratif kepemimpinan perempuan di berbagai tingkatan pemerintahan dan organisasi sipil.

Buku ini mengundang naskah-naskah orisinal yang bersifat multidisiplin, mencakup perspektif dari ilmu politik, sosiologi, hukum, gender studies, sejarah, dan bidang terkait lainnya. Kami sangat menganjurkan submissions yang menggunakan pendekatan komparatif, menganalisis kasus-kasus dari berbagai negara dan konteks, serta yang menawarkan analisis mendalam tentang dampak kebijakan dan inisiatif yang dirancang untuk meningkatkan representasi perempuan.

Topik potensial meliputi, namun tidak terbatas pada, kuota gender, media dan politik perempuan, kekerasan berbasis gender dalam politik, peran partai politik, kepemimpinan perempuan di tingkat lokal dan nasional, dan tantangan yang dihadapi oleh perempuan dari kelompok minoritas. Artikel ditulis dengan gaya yang mudah diakses oleh audiens yang lebih luas, namun tetap mempertahankan ketelitian akademis.

“Women in Politics” diharapkan menjadi sumber daya yang berharga bagi mahasiswa, akademisi, pembuat kebijakan, dan siapa saja yang tertarik pada dinamika gender dan kekuasaan. Dengan mengumpulkan beragam perspektif dan penelitian mutakhir, kami berharap buku ini tidak hanya akan memperkaya pemahaman kita tentang posisi perempuan dalam politik, tetapi juga menginspirasi tindakan untuk mencapai kesetaraan gender yang lebih besar dalam ruang publik.

Kami mengundang Anda untuk bergabung dengan kami dalam proyek penting ini, dan bersama-sama, kita dapat menyoroti kontribusi signifikan perempuan dalam membentuk lanskap politik global. Sekaligus, buku ini dapat menjadi penelitian kolaboratif untuk menjadi platform kerjasama.