Kkabuletin. rawaaopakonsel. ac.id potoro – ( Rabu,19 Agustus 2026 )
Mahasiswa IAI Rawa Aopa Ikuti Kegiatan Defile Peringatan HUT RI ke-81
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, mahasiswa dan civitas akademika Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa turut berpartisipasi dalam kegiatan defile yang diselenggarakan di lapangan terbuka pada 17 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat kebangsaan dan kebersamaan seluruh elemen kampus dalam mengisi kemerdekaan. Dengan mengusung tema “Satu Semangat, Satu Tujuan, Indonesia Maju,” partisipasi ini diharapkan dapat mempererat rasa persatuan sekaligus menumbuhkan jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda.
Melalui momentum ini, IAI Rawa Aopa berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan kebangsaan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial lembaga pendidikan tinggi terhadap bangsa dan negara.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Potoro – Hari ke sepuluh pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA), Posko 3 melaksanakan Kegiatan Penanaman Pohon Sebagai Penghijauan Lingkungan Kampus (Selasa, 18 Agustus 2026).
Dalam kegiatan ini, Posko 3 Kuliah Kerja Amaliah (KKA) berkumpul dengan semangat membara. Mereka adalah para mahasiswa yang sedang mengabdi di Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan. Namun, khusus hari ini, mereka kembali ke area kampus untuk menjalankan salah satu program kerja utama mereka penanaman pohon sebagai upaya penghijauan lingkungan.
Aksi peduli lingkungan ini dimotori oleh seluruh mahasiswa Posko 3 KKA Kelurahan Potoro. Tidak berjalan sendiri, mereka juga dibantu oleh Dosen Pembimbing Lapangan, dan Staf Kampus. Mereka menggelar aksi nyata bertajuk “Penghijauan Kampus”. Mahasiswa Posko 3 menanam puluhan bibit pohon pelindung dan pohon pucuk merah di area-area kampus yang masih gersang. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan paru-paru kampus, mengurangi polusi udara, dan membuat area belajar menjadi lebih sejuk serta asri.
Meskipun para mahasiswa ini sehari-hari bertugas dan mengabdi di Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo, lokasi penanaman pohon ini dipusatkan di lingkungan sekitar kampus utama, terutama di area halaman depan, sekitar gedung perkuliahan, dan lahan kosong yang posisinya sangat strategis agar nantinya pohon tersebut dapat menjadi peneduh alami.
Kegiatan ini dilaksanakan pada pagi hari yang cerah. Pemilihan waktu di pagi hari sengaja dilakukan agar kondisi tanah masih lembap dan matahari belum terlalu terik, sehingga bibit pohon yang baru ditanam tidak layu dan memiliki kesempatan hidup lebih besar. Mahasiswa Posko 3 menyadari bahwa kenyamanan belajar tidak hanya bersumber dari dalam kelas, tetapi juga dari lingkungan luar. Kampus yang hijau akan menghasilkan oksigen yang bersih, mengurangi dampak pemanasan global, dan memberikan suasana yang menenangkan bagi mahasiswa lain saat beraktivitas. Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari pilar pengabdian masyarakat dalam program KKA mereka. Prosesnya berjalan dengan sangat seru dan penuh gotong royong.
Kkabuletin. rawaaopakonsel. ac.id potoro – Hari Kesembilan Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Senin, 17 Agustus 2026. Kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan penuh semangat kebersamaan dan nasionalisme.
Kegiatan diikuti oleh sekelompok mahasisawa IAI RAWA AOPA Konawe Selatan yang mengenakan jaket almamater berwarna hijau bersama warga Kel.Potoro Kec.Andoolo, sebagai bentuk kebersamaan dalam memeriahkan HUT RI.
Kegiatan dilaksanakan di area Kantor Bupati Kel.potoro, Kec.Andoolo, Kab.Konawe Selatan. Dengan suasana yang asri dan dihiasi bendera Merah Putih. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka menyambut dan memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada bulan Agustus 2026.
Kegiatan ini dilakukan untuk mengenang dan menghargai jasa para pahlawan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta mempererat persatuan dan kebersamaan.
Peringatan dilakukan dengan berkumpul bersama, mengikuti rangkaian kegiatan perayaan kemerdekaan, serta mengabadikan momen melalui foto bersama dengan penuh keceriaan dan semangat persatuan.
kkabuletinrawaaopakonsel.ac.id.Potoro – Hari Ketujuh Kelompok Kuliah Kerja Amaliyah (KKA) Posko 3 Desa Sambasule melaksanakan kegiatan Gerakan Bersih (Geber) di salah satu masjid yang berada di Desa Sambasule, pada Senin, 10 Agustus 2026.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa KKA Posko 3 terhadap kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan masjid yang bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah.
Dalam pelaksanaannya, anggota KKA Posko 3 bersama-sama melakukan pembersihan di berbagai area masjid. Kegiatan meliputi menyapu dan mengepel lantai, membersihkan halaman, merapikan lingkungan sekitar masjid, serta membersihkan bagian-bagian yang membutuhkan perhatian agar masjid tetap terjaga kebersihannya.
Kegiatan Gerakan Bersih (Geber) berlangsung dengan penuh semangat dan kekompakan. Para mahasiswa saling bekerja sama dalam menyelesaikan setiap kegiatan kebersihan. Selain menjaga kebersihan tempat ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara mahasiswa KKA dengan masyarakat Desa Sambasule.
Melalui kegiatan Geber ini, KKA Posko 3 Desa Sambasule berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan tempat ibadah. Kebersihan masjid diharapkan dapat terus dipertahankan secara bersama-sama sehingga tercipta suasana yang nyaman, sehat, dan khusyuk bagi seluruh jamaah.
Kegiatan Gerakan Bersih (Geber) menjadi salah satu wujud nyata pengabdian KKA Posko 3 kepada masyarakat Desa Sambasule, sekaligus menguatkan semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
kkabuletin. rawaaopakonsel. ac.id Meluhu-posko 8 Woerahi, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe, Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan Posko 8 meluhu memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan mengikuti Dzikir Akbar dan Doa Bersama di Pondok Pesantren Nurul Huda, Desa Lalonggotomi, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh pimpinan dan para santri Pondok Pesantren Nurul Huda, tokoh agama, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Acara ini dikemas sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan bangsa sekaligus sarana mempererat silaturahmi antara mahasiswa KKA dan warga Desa Lalonggotomi.
Kordinator Desa (Kordes) KKA IAI Rawa Aopa Posko 8 menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya sebatas seremonial dan perlombaan fisik, tetapi juga perlu dimaknai secara spiritual melalui lantunan dzikir dan doa.
“Melalui Dzikir Akbar ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendoakan para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan, sekaligus memohon keberkahan dan keselamatan untuk bangsa Indonesia, khususnya bagi kemajuan Desa Lalonggotomi,” ujarmya.
Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda, Ustadz Muhammad Agus SR, S.Si., M.Pd., mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa Posko 8 karena telah ikut mensukseskan kegiatan bernuansa religius tersebut. Beliau berharap kolaborasi positif seperti ini dapat memberikan dampak moral dan spiritual yang baik bagi para santri maupun masyarakat sekitar.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama untuk kebaikan bangsa, kemajuan daerah Kabupaten Konawe, serta kelancaran seluruh program kerja mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa selama mengabdi di masyarakat.
Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Potoro – Hari Kesembilan pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA- (Senin, 17 Agustus 2026). Suasana penuh semangat kebangsaan menyelimuti Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan. Seluruh elemen masyarakat berkumpul di lapangan kelurahan setempat untuk menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-81.
Kegiatan bersejarah ini diprakarsai oleh Pemerintah Kelurahan Potoro yang berkolaborasi erat dengan Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) serta warga lokal. Kolaborasi ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan jiwa nasionalisme, dan membakar kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat pedesaan.
Rangkaian acara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih yang berlangsung khidmat, dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi, pementasan tarian daerah, hingga berbagai perlombaan rakyat yang meriah. Kehadiran mahasiswa KKA memberikan warna baru karena mereka turut aktif sebagaj peserta upacara yang berbaur langsung bersama warga setempat.
Melalui sinergi antara generasi muda akademisi dan masyarakat lokal ini, peringatan HUT RI ke-81 di Kelurahan Potoro tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum nyata dalam membangun kebersamaan dan rasa cinta tanah air serta mengenang para Jasa Pahlawan Indonesia sekaligus merefleksikan semangat kemerdekaan melalui aksi nyata.
Suasana penyambutan dan pembukaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Kelompok 8 IAI Rawa Aopa Konawe Selatan bersama Pemerintah Desa Bekenggasu, Senin (10/8/2026).
BEKENGGASU — Peserta Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Kelompok 8 Institut Agama Islam Rawa Aopa Konawe Selatan (IAI Rawa Aopa Konawe Selatan) resmi disambut dan dibuka oleh Pemerintah Desa Bekenggasu, Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Bekenggasu dan menjadi awal pelaksanaan rangkaian kegiatan KKA di desa tersebut.
Kegiatan penyambutan dan pembukaan turut dihadiri oleh Kepala Desa Bekenggasu beserta perangkat desa, perwakilan Bapak Camat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh masyarakat, serta warga Desa Bekenggasu.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKA Kelompok 8 memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan maksud dan tujuan kehadiran mereka di Desa Bekenggasu. Kehadiran mahasiswa merupakan bagian dari pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat.
Selain agenda penyambutan dan pembukaan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemaparan atau seminar program kerja KKA Kelompok 8. Dalam sesi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah rencana kegiatan yang akan dilaksanakan selama berada di Desa Bekenggasu.
Pemaparan program kerja dilakukan sebagai bentuk penyampaian rencana kegiatan kepada Pemerintah Desa dan masyarakat. Melalui pemaparan tersebut, mahasiswa menjelaskan arah kegiatan yang akan dilaksanakan sekaligus membuka ruang komunikasi dan koordinasi dengan pihak desa.
Seminar program kerja juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh masukan dari Pemerintah Desa Bekenggasu serta pihak-pihak yang hadir. Masukan dan arahan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi mahasiswa dalam menyesuaikan pelaksanaan program dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di Desa Bekenggasu.
Penyampaian program kerja dilakukan dengan mengedepankan kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya menjadi pihak yang menjalankan program, tetapi juga diharapkan dapat berkolaborasi dengan pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta warga.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi antara mahasiswa KKA Kelompok 8 dengan Pemerintah Desa Bekenggasu. Koordinasi yang baik menjadi salah satu hal penting agar berbagai kegiatan yang telah direncanakan dapat dilaksanakan secara terarah selama masa KKA berlangsung.
Kehadiran perwakilan Bapak Camat, BPD, LPM, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintah desa dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan KKA Kelompok 8 di Desa Bekenggasu.
Melalui kegiatan penyambutan, pembukaan, dan seminar program kerja ini, mahasiswa KKA Kelompok 8 berharap dapat menjalankan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik serta membangun hubungan yang positif dengan masyarakat selama berada di Desa Bekenggasu.
Pelaksanaan KKA diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam berinteraksi dan mengabdi kepada masyarakat, tetapi juga dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi lingkungan Desa Bekenggasu.
Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, KKA Kelompok 8 IAI Rawa Aopa Konawe Selatan secara resmi memulai rangkaian kegiatan pengabdian di Desa Bekenggasu dengan semangat untuk belajar, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi bersama masyarakat.
Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Meluhu – Posko Kelurahan Meluhu, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe, merayakan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, dengan upacara penaikan bendera, kemudian diikuti dengan upacara penurunan bendera.
Keduanya bertempat di Meluhu.
Koordinator Posko 1, Kelurahan Meluhu Darmawan menyampaikan bahwa .
“titik titik,” kata Darmawan usai kegiatan upacara.
Pelaksanaan dua upcara ini, sebagai bentuk mempertahankan kesyukuran atas nikmat kemerdekaan. Tidak saja diikuti oleh mahasiswa KKA Institut Agama Islam Rawa Aopa Konawe Selatan, tetapi juga oleh masyarakat Meluhu.
Upacara yang berlangsung khidmat dengan inspektur upacara titik titik. Adapun pembina upacara adalah. Dalam amanatnya pembina upacara menyampaikan bahwa titik titik.
Di tempat terpisah, Ismail Suardi Wekke yang berada di kampus 3 Kota Kendari menyatakan apresiasi atas pelaksanaan upacara yang disertai oleh mahasiswa.
“Kita mensyukuri nikmat kemerdekaan, dengan itu semua kita pertahankan kimitmen terhadap berbagai hal, diantaranya terkait dengan pendidikan,” pungkas Ismail Suardi Wekke.
Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Meluhu – Melalui media zoom, Posko 8 Meluhu, Kabupaten Konawe mengikuti workshop pendokumentasian laporan Kuliah Kerja Amaliah (KKA), Ahad, 16 Agustus 2026.
Ini dilaksanakan dalam rangka penguatan administrasi pelaksanaan kegiatan. Sebagaimana diketahui bahwa KKA, merupakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) terpadu dengan pengabdian masyarakat.
Pendokumentasian ini dipandang perlu untuk pemenuhan laporan kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, anggota Posko 8 Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe, Tia Safitri, yang juga mahasiswi program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) menyatakan apresiasi atas inisiasi ini.
“Ini adalah bagian dalam menyelaraskan antara kegiatan dan juga pelaporan. Termasuk mahasiswa belajar bagaimana mendokumentasikan aktivitas berbasis website,” kata Tia Safitri yang mengikuti kegiatan dari Posko 8 Meluhu.
Sementara itu, Ismail Suardi Wekke, yang menjadi pemandu dalam workshop tersebut mendorong adanya dokumentasi digital.
“Pendokumentasian, kita usahakan simultan. Tidak menunggu kegiatan selesai. Sehingga kita bisa mendapatkan pelaporan kegiatan KKA dan sekaligus pemenuhan akreditasi,” kata Ismail Suardi Wekke.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, hanya saja dengan kondisi signal yang tidak stabil. Dalam beberapa kali terputus. Walaupun demikian, tetap berlancar lancar dan sesuai dengan target. “Paling tidak, dengan tutorial ini, mahasiswa bisa mengenali bagaimana mengunggah berita ke website,” pungkas Ismail.
Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, – Sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Angkatan ke-8 Posko 9 berkolaborasi dengan Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Konawe menyalurkan bantuan sosial berupa beras kepada masyarakat dhuafa di Desa Tudameaso, Minggu (16/8/2026).
Program penyaluran bantuan ini dilakukan dengan turun langsung ke lapangan. Para mahasiswa menyerahkan bantuan dari rumah ke rumah keluarga prasejahtera untuk memastikan penyaluran tepat sasaran sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan warga setempat.
“Sebaik-baiknya ilmu adalah yang memberi manfaat bagi sesama,” ungkap perwakilan mahasiswa KKN Posko 9. “Melalui aksi berbagi ini, kami belajar bahwa kebahagiaan terbesar bukan saat kita menerima, melainkan saat kita mampu mengulurkan tangan dan mengukir senyum di wajah saudara-saudara kita. Semoga langkah kecil ini membawa keberkahan.”
Bantuan sembako yang berfokus pada kebutuhan pokok ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah berbagai tantangan yang ada. Kehadiran mahasiswa KKN di desa tersebut pun mendapat apresiasi yang tinggi dari warga penerima manfaat.
Salah seorang warga Desa Tudameaso yang menerima bantuan menyampaikan rasa syukurnya. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada adik-adik mahasiswa KKN. Bantuan sembako ini sangat berarti dan langsung menyentuh kebutuhan kami yang kurang mampu,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga mendoakan para mahasiswa, “Terima kasih atas kepedulian, kerja keras, dan dedikasi kalian selama mengabdi di desa kami. Semoga segala kebaikan ini menjadi amal jariyah dan sukses selalu untuk studi kalian.”
Kegiatan sosial ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia akademis dan lembaga filantropi dalam upaya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi sarana pembelajaran empati dan kepekaan sosial bagi para mahasiswa.