KKA Posko 2, Melakukan Kegiatan TPQ di Posko KKA

KKA Posko 2, Melakukan Kegiatan TPQ di Posko KKA

kkabuletin. rawaaopakonsel. ac.id potoro – Hari ke delapan Sabtu, 15 Agustus 2026 melaksanakan kegiatan TPQ.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Institut Agama Islam Rawa Aopa Tahun Akademik 2026 di wilayah Kabupaten Konawe Selatan dan Konawe Utara, mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan pendampingan mengaji di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) setempat. Kegiatan ini dilaksanakan di sebuah bangunan semi-terbuka yang digunakan sebagai tempat belajar mengaji bagi anak-anak di lingkungan sekitar lokasi KKA.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKA mendampingi santri-santri TPQ secara individual dengan metode sorogan, yaitu menyimak bacaan Al-Qur’an dan Iqra’ anak satu per satu sambil memberikan koreksi bacaan secara langsung. Para santri yang mengenakan pakaian muslim dan peci tampak duduk melingkar di atas karpet sambil membawa mushaf, Iqra’, dan buku latihan menulis huruf Arab.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKA dalam bidang keagamaan, sekaligus upaya memperkuat kemampuan baca tulis Al-Qur’an anak-anak di lingkungan lokasi pengabdian. Melalui pendekatan personal dan penuh kesabaran, mahasiswa berharap dapat membantu meningkatkan semangat belajar mengaji para santri serta mempererat hubungan silaturahmi antara mahasiswa KKA dengan masyarakat setempat.

Posko 3 KKA, Kegiatan Dasawisma Kelurahan Potoro Kec. Andoolo Konawe Selatan

Posko 3 KKA, Kegiatan Dasawisma Kelurahan Potoro Kec. Andoolo Konawe Selatan

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Potoro – Hari ke delapan pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA), Posko 3 melaksanakan Kegiatan Dasawisma Kelurahan Potoro Kec. Andoolo Konawe Selatan (Sabtu, 15 Agustus 2026). Di sini Mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa sedang melakukan kegiatan Dasawisma dengan cara mengolah dan membersihkan lahan yang ada di sekitar lingkungan warga. Mahasiswa turun langsung untuk mengerjakan lahan tersebut, bukan hanya melihat atau mengarahkan saja. Ada yang mencangkul, membersihkan tanah, dan mengerjakan bagian masing-masing.

Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa bersama masyarakat supaya lahan yang ada bisa lebih terawat dan nantinya bisa dimanfaatkan dengan baik bukan hanya itu saja, kegiatan ini juga menjadi cara untuk membangun kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) sukses melaksanakan program kolaborasi bersama kelompok Dasawisma setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesehatan keluarga di tingkat Rukun Tetangga (RT). Dasawisma sebagai unit terkecil dari gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memiliki peran strategis. Potensi besar inilah yang mendasari mahasiswa KKA untuk menghadirkan inovasi program yang menyasar langsung kelompok ibu rumah tangga. Edukasi dan Aksi Nyata di Lapangan dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKA tidak hanya memberikan teori, tetapi juga mengajak warga melakukan aksi nyata. Beberapa fokus utama kegiatan meliputi, pemanfaatan pekarangan, mengajak warga menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan sayuran organik. Sambutan Positif dari Warga Ketua Dasawisma setempat menyatakan bahwa kehadiran Mahasiswa KKA memberikan semangat baru bagi para Ibu. Warga menjadi lebih produktif dalam mengelola pekarangan rumah mereka, Mahasiswa KKA berharap roda aktivitas Dasawisma dapat terus berputar secara mandiri. Kedekatan yang terjalin selama KKA diharapkan meninggalkan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Alih Status (ISW)

IAI Rawa Aopa Siap Transformasi ke Universitas Islam Rawa Aopa Konawe Selatan

Rawaaopakonsel.ac.id, — Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan menyatakan kesiapannya untuk bertransformasi menjadi Universitas Islam Rawa Aopa Konawe Selatan. Komitmen alih status kelembagaan ini menjadi agenda dalam Rapat Pimpinan (Rapim) yang berlangsung di Kampus Andoolo, Jumat (14/8/2026).

Rapat kerja intensif yang dimulai sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WITA tersebut menindaklanjuti arahan langsung dari jajaran Dewan Pembina dan Ketua Yayasan perihal peningkatan mutu perguruan tinggi dengan salah satunya kegiatan alih status dari institut ke universitas.

Merespons agenda rapat tersebut, Rektor IAI Rawa Aopa, Dr. Basrin Melamba, langsung merespon dengan akselerasi langkah teknis melalui pembentukan tim kerja. Tim ini akan bertugas menyusun dokumen kelayakan akademik, penguatan tata kelola, hingga pemenuhan regulasi alih bentuk sesuai standar kementerian terkait.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke, menyampaikan hal yang sama terkait dengan penetapan langkah strategis tersebut saat memberikan keterangan di Kampus 3 IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Kota Kendari, Sabtu (15/8/2026).

“Transformasi menjadi Universitas Islam Rawa Aopa merupakan respons nyata institusi terhadap kebutuhan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia, tidak lagi di Indonesia Timur saja. Arahan dari Dewan Pembina dan Ketua Yayasan langsung disambut dengan langkah konkret melalui penetapan panitia kerja oleh Bapak Rektor IAI Rawa Aopa Konawe Selatan,” terang Ismail.

Ismail menambahkan, transformasi ini akan mencakup akselerasi sumber daya manusia untuk menjamin kesiapan sarana-prasarana serta kapasitas dosen dalam mendukung pembukaan program-program studi baru lintas disiplin di masa mendatang.