KKA (ISW)

IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Bersiap Laksanakan KKA, Integrasi antara KKN dengan Pengabdian Masyarakat

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Akademik (KKA). Program ini dirancang khusus untuk mengintegrasikan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan pengabdian masyarakat berbasis riset dan aksi nyata secara terpadu.

Sebagai bagian dari tahapan awal, survei pemetaan wilayah telah diselesaikan di beberapa titik strategis, meliputi Kabupaten Bombana, Kecamatan Palangga, serta Kecamatan Palangga Selatan di Kabupaten Konawe Selatan. Pemetaan ini bertujuan untuk memastikan program pengabdian yang dijalankan mahasiswa relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Wakil Rektor IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menegaskan bahwa KKA selain sebagai agenda rutin kampus, juga menjadi instrumen penting dalam menghadirkan dampak nyata institusi bagi daerah.

“KKA ini kita rancang bukan hanya untuk memenuhi bobot SKS, melainkan sebagai wadah integrasi penuh antara pembelajaran di ruang kuliah dan penyelesaian masalah riil di tengah masyarakat,” ujar Ismail saat ditemui di kampus IAI Rawa Aopa, Selasa (28/7/2026).

Ismail menjelaskan bahwa peninjauan langsung ke Kabupaten Bombana hingga wilayah Kecamatan Palangga bertujuan untuk mengidentifikasi potensi lokal yang dapat dikembangkan bersama mahasiswa selama masa pengabdian. Ia menambahkan bahwa pendekatan interdisipliner akan menjadi pilar utama agar program kerja yang disusun dapat menyentuh aspek sosial, ekonomi, hingga pendidikan lokal secara berkelanjutan.

Guna menunjang efektivitas publikasi dan dokumentasi kegiatan di lapangan, IAI Rawa Aopa juga menggelar Pelatihan Jurnalistik pada Selasa (28/7/2026). Melalui pelatihan ini, seluruh mahasiswa peserta KKA dibekali keterampilan dasar peliputan dan penulisan berita agar mampu mengabarkan setiap dinamika kegiatan secara objektif dan informatif.

“Kami ingin setiap mahasiswa menjadi pewarta bagi desanya masing-masing. Lewat tulisan berita, dampak dan potensi desa tempat mereka bertugas dapat terpublikasi dengan baik ke masyarakat luas,” kata Ismail menegaskan pentingnya literasi media bagi peserta KKA.

Di sisi lain, kesiapan teknis dan logistik di lapangan juga terus disiapkan bersama oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAI Rawa Aopa. Ismail menyampaikan bawah saat ini, Kepala LPPM tengah merampungkan penyiapan 9 posko utama yang tersebar di wilayah Kabupaten Konawe sebagai pusat koordinasi dan kediaman mahasiswa selama mengabdi.

Ismail menyampaikan optimismemya bahwa seluruh rangkaian program yang telah dipersiapkan dari tingkat rektorat hingga LPPM akan berjalan lancar.

“Sinergi antara kesiapan infrastruktur di posko dan kecakapan mahasiswa di lapangan menjadi kunci utama keberhasilan KKA tahun ini,” tutupnya.

Melalui integrasi KKN dan pengabdian masyarakat ini, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta keterampilan komunikasi publik yang kuat.