IMG-20260709-WA0004

Hadiri Pembukaan Muktamar Al Washliyah, Pimpinan IAI Rawa Aopa Komitmen Perluas Kerja Sama Akademik

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Pimpinan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan menghadiri upacara pembukaan Muktamar Al Washliyah yang berlangsung khidmat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Kehadiran ini sekaligus menjadi momentum penting bagi kampus untuk meneruskan perluasan kerja sama dengan jaringan Perguruan Tinggi Al Washliyah.

Acara pembukaan muktamar tersebut diresmikan langsung oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Ahmad Muzani. Dari IAI Rawa Aopa Konawe Selatan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian, Ismail Suardi Wekke.

Di sela-sela kemeriahan acara pembukaan, Ismail Suardi Wekke menyampaikan bahwa kehadiran IAI Rawa Aopa merupakan bentuk penghormatan sekaligus langkah strategis dalam membangun kedekatan institusional dengan keluarga besar Al Washliyah.

“Kami sangat bersyukur dapat hadir langsung dalam pembukaan Muktamar Al Washliyah ini, sebuah forum terhormat yang mempertemukan berbagai gagasan besar untuk umat dan bangsa,” ujar Ismail saat ditemui di lokasi pembukaan.

Ismail menjelaskan bahwa momen pembukaan ini menjadi jembatan yang sangat baik untuk saling menyapa dan meneruskan komunikasi sebagaimana telah berjalan selamat ini terkait kolaborasi akademik di masa depan. Dirinya juga menyatakan bahwa menghadiri forum nasional seperti ini memberikan ruang bagi IAI Rawa Aopa untuk menyelaraskan program-program pengembangan mutu pendidikan dengan dinamika kampus-kampus di bawah naungan Al Washliyah.

Lebih lanjut, Ismail menilai bahwa semangat kebersamaan yang terpancar dari pembukaan muktamar ini harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata, salah satunya melalui kemitraan strategis antarperguruan tinggi.

“Momentum pembukaan muktamar yang luar biasa ini harus kita tindak lanjuti dengan sinergi yang konkret, khususnya dalam upaya peningkatan mutu Tridharma Perguruan Tinggi,” kata Ismail menegaskan.

Ia berharap kehadiran IAI Rawa Aopa dalam pembukaan muktamar ini menjadi awal dari hubungan bilateral yang erat dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Pembukaan Muktamar Al Washliyah tahun ini berjalan sukses dengan dihadiri oleh ratusan delegasi, tokoh agama, serta akademisi dari berbagai penjuru tanah air. Kehadiran pimpinan IAI Rawa Aopa dalam seremonial pembukaan tersebut menegaskan posisi kampus asal Konawe Selatan ini yang siap bergerak aktif di kancah pendidikan tinggi nasional.

IMG-20260708-WA0070

Pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Hadiri Promosi Doktor di UIII Guna Perluas Kemitraan

Rawaaopakonsel.ac.id, Depok – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan terus berkomitmen memperluas jejaring dan memperkuat tata kelola kelembagaan melalui sinergi antar-perguruan tinggi. Langkah strategis ini ditunjukkan langsung oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, Ph.D., yang menghadiri sidang promosi doktor di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Selasa ( 7/7/2026).

Kehadiran ini sekaligus menjadi momentum penting dalam menjajaki perluasan kerja sama dengan UIII. Ismail Suardi Wekke menyampaikan bahwa kehadiran pimpinan IAI Rawa Aopa dalam forum akademik berskala internasional seperti di UIII merupakan bagian dari ikhtiar institusi untuk menyerap energi akademik serta mempererat hubungan kelembagaan dengan berbagai kampus top tanah air, termasuk UIII.

Menurutnya, kolaborasi lintas disiplin ilmu kini sudah menjadi keharusan bagi kampus berkembang di daerah. “Kehadiran kami di sini bukan sekadar menghadiri seremonial akademik, melainkan sebuah langkah nyata untuk merajut kemitraan yang lebih erat dengan UIII demi penguatan mutu kelembagaan kami di Sulawesi Tenggara,” ujar Ismail di sela-sela acara promosi doktor tersebut.

Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa salah satu fokus utama dari rencana perluasan kerja sama dengan UIII adalah pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan pemanfaatan teknologi untuk tata kelola kampus. Ia menilai bahwa UIII memiliki keunggulan yang sangat besar dalam inovasi teknologi, yang dapat diadaptasi oleh IAI Rawa Aopa dalam mewujudkan ekosistem kampus berbasis knowledge management.

Ia menambahkan bahwa transformasi kampus era digital memerlukan sentuhan transdisipliner, di mana nilai-nilai keagamaan dan sosial yang menjadi basis IAI Rawa Aopa dapat bersinergi dengan pendekatan sains dan teknologi yang dimiliki oleh ITB. Melalui perluasan kerja sama ini, diharapkan akan ada transfer pengetahuan, joint research, maupun penguatan tata kelola kepegawaian dan keuangan yang lebih modern.

“Kami melihat ruang kolaborasi yang sangat terbuka lebar, terutama dalam hal adaptasi teknologi informasi dan peningkatan kapasitas dosen melalui program-program strategis bersama ITB ke depan,” kata Ismail optimis.

Sidang promosi doktor di UIII ini dihadiri oleh sejumlah tokoh akademisi terkemuka dari berbagai komputer nasional, yang sekaligus menjadi ruang diskusi informal bagi pimpinan antar-perguruan tinggi dalam membaca arah pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
Menutup pernyataannya, Ismail menegaskan bahwa IAI Rawa Aopa Konawe Selatan tidak boleh berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan global, melainkan harus aktif menjemput bola dengan membangun penta-helix collaboration demi kemajuan daerah.

“Melalui kolaborasi erat bersama UIII dan jaringan siber akademik yang inklusif, kami optimistis IAI Rawa Aopa akan bertransformasi menjadi pusat inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat luas,” pungkasnya.