Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan berkomitmen memperluas jejaring akademik internasional. Di sela-sela menghadiri agenda Pengukuhan Guru Besar Universitas Bina Nusantara (Binus University) pada Kamis (18/7/2026), pimpinan IAI Rawa Aopa memanfaatkan momentum tersebut untuk merintis kerja sama strategis dengan delegasi Universiti Sains Islam Malaysia (USIM).
Pertemuan tatap muka yang berlangsung hangat ini merupakan tindak lanjut dari diskusi awal yang telah dilakukan secara daring pada Rabu (17/7/2026). Diskusi pendahuluan tersebut berfokus pada pemetaan potensi dan pemetaan peluang kolaborasi antarlembaga.
Wakil Rektor IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menyatakan bahwa langkah ini menjadi bagian dari agenda prioritas kampus dalam membangun ekosistem akademik bertaraf global.
“Kehadiran kami dalam pengukuhan Guru Besar Binus University tidak hanya untuk memberi apresiasi akademik, tetapi juga memanfaatkannya sebagai momentum membuka ruang-ruang diplomasi dan kolaborasi antar institusi pendidikan tinggi,” tegas Ismail Suardi Wekke di lokasi acara.
Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa penjajakan awal yang dilakukan via daring sehari sebelumnya memberi landasan kuat bagi skema kerja sama yang konkret.
“Melalui pertemuan daring kemarin, kami telah memetakan kebutuhan dan potensi bersama, sehingga pertemuan hari ini dapat langsung memfokuskan pembicaraan pada poin-poin kerja sama yang realistis dan saling menguntungkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kemitraan dengan perguruan tinggi luar negeri seperti USIM diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu kelembagaan.
“Kami optimis, sinergi dengan USIM Malaysia akan memberikan dorongan signifikan bagi penguatan kapasitas kelembagaan, pengembangan riset bersama, serta mobilitas akademik di IAI Rawa Aopa,” tambah Ismail.
Secara terpisah, Ismail Suardi Wekke menyampaikan bahwa penjajakan kemitraan ini difokuskan pada pengembangan tri dharma perguruan tinggi yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan ekosistem digital dalam diskusi pendahuluan telah membuktikan efisiensi koordinasi lintas negara sebelum menuju pada komitmen formal.
Ia juga menegaskan komitmen IAI Rawa Aopa untuk terus aktif membangun jejaring dengan universitas bereputasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, guna membuka peluang yang lebih luas bagi sivitas akademika.
Inisiasi kerja sama antara IAI Rawa Aopa dan USIM Malaysia ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti melalui penyusunan kerjasama serta implementasi program nyata dalam waktu dekat.

