IMG-20260413-WA0019

Luncurkan SMP Muhammadiyah 1, PDM Konawe Selatan Percepat Pembangunan Pusat Dakwah

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan –   Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Konawe Selatan menggelar kegiatan Halalbihalal yang dirangkaikan dengan peluncuran (launching) SMP Muhammadiyah 1 Konawe Selatan di Bike, Senin (13/4/2026).

Momentum ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus menegaskan komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan daerah melalui sektor pendidikan dan dakwah.

Sekretaris PDM Konawe Selatan, Marham, S.Pd., menegaskan bahwa Muhammadiyah konsisten menjadikan budaya sebagai sarana syiar selama tidak bertentangan dengan prinsip tauhid. Menurutnya, PDM Konawe Selatan terus bersinergi dengan visi SETARA yang diusung pemerintah daerah.

Saat ini, pihaknya tengah merampungkan pembangunan Pusat Dakwah di Pallangga yang dirancang setinggi dua lantai, di mana lantai pertama diperuntukkan sebagai perkantoran dan lantai kedua sebagai masjid.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Konawe Selatan yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Ivan Hardiansyah, S.STP., MM.

Dalam sambutannya, Ivan menyampaikan permohonan maaf Bupati yang berhalangan hadir karena agenda lain yang tidak kalah penting. Ia menekankan bahwa kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk pengakuan atas peran aktif Muhammadiyah yang senantiasa bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.

Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tenggara, Drs. H. Syamsul, M.Pd., dalam tausiahnya menyampaikan bahwa Halalbihalal merupakan momen kebangsaan yang menjadi ciri khas keislaman di Nusantara. Ia menjelaskan bahwa tema kegiatan ini bertujuan mempererat ukhuwah islamiyah serta persaudaraan dalam bingkai bangsa Indonesia.

Syamsul juga mengingatkan pentingnya menempatkan konteks silaturahmi dengan tepat dan senantiasa mendoakan kebaikan bagi pemerintah.

Turut memberikan pandangan dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke. Ia menekankan pentingnya integrasi antara lembaga pendidikan dan gerakan dakwah di daerah.

Ismail menyatakan bahwa kehadiran SMP Muhammadiyah 1 harus menjadi mercusuar kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman.

“Kehadiran sekolah baru ini bukan sekadar menambah jumlah institusi, melainkan bentuk nyata kontribusi kita dalam mencetak generasi unggul di Konawe Selatan,” tegas Ismail.

Ia juga menambahkan, “Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah akan mempercepat transformasi sumber daya manusia di wilayah ini.” Lebih lanjut, ia berpesan, “Kita harus memastikan tata kelola keuangan dan perencanaan sekolah ini dilakukan secara transparan agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.”

Dalam pernyataan Ismail Suardi Wekke menyampaikan bahwa integrasi program antara IAI Rawa Aopa dan sekolah-sekolah di bawah naungan Muhammadiyah merupakan langkah strategis untuk keberlanjutan pendidikan. Ia juga mengungkapkan harapannya agar SMP Muhammadiyah 1 mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga kuat dalam pemahaman agama.

Selain itu, Ismail menekankan bahwa dukungan sarana prasarana yang memadai di Pusat Dakwah Pallangga akan menjadi kunci utama dalam menggerakkan roda organisasi ke depan.

Matching Grant (ISW)

Meneruskan Kolaborasi Dengan UCYP University Malaysia, IAI Rawa Aopa Rencanakan Matching Grant

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa terus mempertahankan langkahnya di kancah internasional dengan memperpanjang kerja sama strategis bersama University College of Yayasan Pahang (UCYP) Malaysia. Kolaborasi yang telah terjalin lama ini kini memasuki babak baru melalui perencanaan program matching grant yang difokuskan pada penguatan riset dan pengabdian masyarakat lintas negara. Dilaksanakan sebuah kegiatan FGD daring di kedua institusi (Senin, 13 April 2026).

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menegaskan bahwa keberlanjutan kolaborasi ini merupakan manifestasi dari visi kampus untuk bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang kompetitif secara global. Menurutnya, sinergi dengan UCYP University dilaksanakan dengan upaya nyata dalam meningkatkan kualitas akademik melalui pendanaan riset bersama yang kompetitif.

Ismail Suardi Wekke menjelaskan bahwa skema matching grant yang tengah dirancang akan menjadi stimulus penting bagi para dosen di kedua institusi untuk melakukan penelitian kolaboratif. Ia menyatakan bahwa melalui skema pendanaan bersama ini, IAI Rawa Aopa dan UCYP Malaysia berkomitmen untuk mendukung inovasi yang memiliki dampak langsung terhadap pengembangan keilmuan dan solusi bagi persoalan sosial di tingkat regional Asia Tenggara.

Lebih lanjut, Ismail menekankan pentingnya internasionalisasi kampus dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di masa depan. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan aktif dalam jaringan akademik luar negeri, seperti dengan Malaysia, akan membuka ruang pertukaran ide dan budaya kerja yang lebih luas bagi sivitas akademika. Hal ini diharapkan dapat memacu produktivitas publikasi ilmiah internasional yang menjadi indikator utama kemajuan sebuah perguruan tinggi.

Dalam keterangannya secara langsung, Ismail Suardi Wekke menyatakan, “Kolaborasi ini merupakan langkah konkret kami untuk memastikan bahwa IAI Rawa Aopa tidak hanya tumbuh di tingkat lokal, tetapi juga memiliki resonansi di tingkat internasional melalui kemitraan strategis dengan UCYP Malaysia.”

Ia juga menambahkan mengenai teknis pendanaan yang akan dikelola bersama. “Kami sedang merumuskan mekanisme matching grant yang transparan dan akuntabel, sehingga setiap sen investasi penelitian yang dikeluarkan oleh kedua belah pihak dapat menghasilkan output jurnal bereputasi yang berkualitas tinggi,” ujar Ismail.

Sebagai penutup perihal komitmen institusi, Ismail menegaskan, “Sinergi ini adalah jembatan bagi para dosen dan peneliti kami untuk mengeksplorasi isu-isu global bersama rekan-rekan di Malaysia, yang pada akhirnya akan memperkaya khazanah intelektual di kampus IAI Rawa Aopa.”

Diskusi (ISW)

Laksanakan Diskusi Terpumpun Daring, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan dan Satu University Siap Melaksanakan Kegiatan Kolaboratif

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan terus memperkuat jejaring akademik berskala nasional. Langkah terbaru ditandai dengan pelaksanaan Diskusi Terpumpun (Focus Group Discussion) secara daring yang dilakukan bersama Satu University (Senin, 13 April 2026). Pertemuan daring ini menjadi babak baru bagi kedua institusi untuk menyelaraskan visi dalam berbagai program kolaboratif yang akan diimplementasikan dalam waktu dekat.

Sinergi ini bertujuan untuk menggabungkan keunggulan masing-masing lembaga dalam ranah pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Fokus utama diskusi mencakup pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri serta pertukaran sumber daya akademik untuk meningkatkan kualitas lulusan di wilayah Sulawesi Tenggara maupun secara nasional.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menegaskan bahwa momentum ini merupakan langkah konkret dalam mempercepat transformasi kampus. Beliau menyatakan bahwa pertemuan daring ini bukan sekadar seremoni, melainkan fondasi kokoh untuk kerja sama yang berkelanjutan ke depannya. Ismail juga menekankan bahwa kolaborasi dengan Satu University akan membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen dalam mengeksplorasi inovasi pembelajaran berbasis teknologi informasi.

Lebih lanjut, Ismail Suardi Wekke menjelaskan bahwa IAI Rawa Aopa berkomitmen penuh untuk mengalokasikan sumber daya yang diperlukan guna menyukseskan agenda bersama ini. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan peta jalan strategis agar poin-poin kesepakatan dalam diskusi terpumpun tersebut dapat segera dieksekusi di lapangan. Dukungan administratif dan anggaran juga dipastikan akan berjalan beriringan dengan target pencapaian akademik yang telah ditetapkan.

Dalam sesi diskusi tersebut, Ismail Suardi Wekke menyatakan terkait visi kolaborasi ini. “Kami melihat Satu University sebagai mitra strategis yang memiliki kesamaan visi dalam mencetak generasi unggul yang adaptif terhadap perubahan zaman,” ujar Ismail dengan penuh optimisme. 

Beliau menambahkan, “Diskusi ini adalah langkah awal dari rangkaian proyek bersama yang mencakup penelitian lintas disiplin dan program magang bersertifikat bagi mahasiswa.” Menutup pernyataannya, Ismail menegaskan, “Sinergi ini membuktikan bahwa jarak geografis bukan lagi penghalang untuk membangun keunggulan akademik yang inklusif dan progresif.”

Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi ekosistem pendidikan di Konawe Selatan. Dengan menggandeng Satu University, IAI Rawa Aopa optimistis dapat menghadirkan standar mutu internasional dalam bingkai nilai-nilai lokal. Pertemuan daring tersebut ditutup dengan kesepakatan untuk segera merumuskan nota kesepahaman yang lebih teknis sebagai payung hukum aktivitas kolaboratif di masa mendatang.