IMG-20260705-WA0044

ASEAN Symposium on Higher Education 2026 Digelar di Jakarta dan Bandung, Perkuat Transformasi Pendidikan Tinggi ASEAN

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Indonesia kembali menjadi pusat perhatian dunia akademik di Asia Tenggara dengan digelarnya ASEAN Symposium on Higher Education (ASHE) 2026. Forum strategis regional ini dijadwalkan berlangsung selama satu pekan penuh, mulai dari tanggal 22 hingga 28 September 2026, bertempat di dua kota pusat inovasi dan pendidikan nasional, Jakarta dan Bandung.

Simposium ini hadir di tengah momentum krusial, di mana institusi pendidikan tinggi dituntut untuk tangkas beradaptasi terhadap disrupsi teknologi digital sekaligus merangkul semangat Open Science (Sains Terbuka). ASHE 2026 diproyeksikan menjadi wadah bertemunya para rektor, direktur pascasarjana, peneliti senior, hingga pemangku kebijakan (regulator) untuk merumuskan cetak biru tata kelola kampus yang berbasis knowledge management dan ekosistem digital yang integratif.

“Tantangan pendidikan tinggi di ASEAN saat ini bukan lagi sekadar kompetisi, melainkan bagaimana membangun sinergi yang kokoh. Melalui simposium ini, kita mendorong model pengelolaan yang mengombinasikan sentralisasi operasi infrastruktur dengan desentralisasi otonomi akademik. Pendekatan ini penting untuk memacu inovasi lokal yang berdampak sosial, seperti inisiatif pemberdayaan berbasis komunitas dan desa,” ujar perwakilan komite pengarah simposium dalam keterangannya di Jakarta.

Selain presentasi riset multidisiplin dan diskusi panel, ASHE 2026 juga akan memfasilitasi sesi khusus kemitraan strategis. Agenda ini mencakup penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Nota Perjanjian (MoA) antar-perguruan tinggi lintas negara untuk program pertukaran mahasiswa, riset kolaboratif, serta penguatan literasi keuangan inklusif.

Rangkaian acara di Jakarta akan difokuskan pada kebijakan makro dan high-level networking, sementara sesi di Bandung akan diisi dengan lokakarya implementatif, termasuk penerapan metode Design Thinking untuk transformasi manajemen sekolah dan perguruan tinggi, serta diseminasi pemanfaatan identitas digital peneliti (global research identifiers) guna mendongkrak visibilitas akademik global.

Komite internasional mengundang seluruh ilmuwan, praktisi, dan pimpinan institusi dari seluruh penjuru ASEAN untuk mendaftarkan draf artikel ilmiah maupun hadir sebagai delegasi resmi. Informasi selengkapnya mengenai tenggat waktu pengiriman abstrak, biaya registrasi, dan detail akomodasi selama berada di Jakarta dan Bandung dapat diakses melalui laman resmi panitia penyelenggara.

ACER-N 2026 (ISW)

Call for Partnerships on ACER-N International Conference 2026

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – This is the call for partnerships on the event ACER-N International Conference 2026 (Jakarta, 23-25 September 2026)

Call for Partnerships: ACER-N International Conference 2026

Empowering Innovation, Connecting Leaders, Shaping the Future

The Organizing Committee of the ACER-N International Conference 2026 cordially invites corporate leaders, academic institutions, non-profit organizations, and industry innovators to join us as official partners for this year’s landmark event.

About ACER-N 2026

The ACER-N International Conference is a regional forum of Southeast Asia that brings together leading researchers, practitioners, policymakers, and industry experts to exchange groundbreaking ideas, share cutting-edge research, and foster cross-disciplinary collaboration. This year’s conference will focus on driving sustainable solutions, technological advancements, and impactful global networks.

  • Date: 23-25 September, 2026
  • Venue: Jakarta (hybrid)

Why Partner with ACER-N 2026?

Partnering with ACER-N offers your organization a unique platform to enhance visibility, demonstrate thought leadership, and connect directly with a highly targeted international audience.

  • Global Visibility: Elevate your brand presence among top-tier academics, industry executives, and decision-makers worldwide.
  • Networking Opportunities: Access exclusive networking sessions, panel discussions, and B2B matchmaking opportunities.
  • Thought Leadership: Showcase your organization’s latest innovations, products, or services through dedicated exhibition spaces or speaking slots.
  • Talent Acquisition: Connect with emerging researchers and top-tier professionals shaping the future of the industry.

Partnership Opportunities

We offer a range of tailored partnership packages designed to meet your organization’s specific marketing and corporate social responsibility (CSR) objectives.

Partnership Level Key Benefits Availability
Platinum (Keynote Partner) Premium branding on all main stages, opening keynote address slot, complimentary VIP passes, and prime exhibition space. Exclusive (1)
Gold Partner Prominent logo placement, panel session sponsorship, exhibition booth, and regular social media features. Limited (3)
Silver Partner Standard logo placement on promotional materials, exhibition table, and complimentary delegate passes. Available
Session / Workshop Partner Exclusive branding of a specific technical session, workshop, or track aligned with your industry expertise. Subject to Track
In-Kind / Media Partner Customized branding in exchange for media coverage, technological support, or delegate amenities. Open

Custom Packages: We understand that every organization has unique goals. We are more than happy to customize a partnership package that aligns perfectly with your strategic vision.

How to Apply

Join us in shaping the narrative of tomorrow. To express your interest or receive our detailed Partnership Brochure (including pricing and full benefits), please contact our partnership team:

Deadline for Partnership Applications: August 15, 2026

Let’s build a smarter, more connected future together. We look forward to welcoming you as a valued partner of ACER-N 2026!

ACER-N (ISW)

Announcement: Launching from Bandung ACER-N International Conference, Jakarta 23-25 September 2026

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – We are pleased to announce the upcoming ACER-N International Conference, scheduled to take place from September 23rd to 25th, 2026, in the vibrant capital city of Jakarta, Indonesia. This premier three-day event will serve as a global stage for academics, researchers, industry professionals, and policymakers to converge and share groundbreaking insights. Under this year’s core theme, the conference aims to address the most pressing challenges and pioneering advancements shaping our world today.

Jakarta, a dynamic metropolis where rich cultural heritage meets rapid modern development, provides the perfect backdrop for this prestigious gathering. Attendees will have the unique opportunity to experience Indonesia’s world-class hospitality while engaging in high-level academic discourse. The venue has been carefully selected to offer state-of-the-art facilities, ensuring a seamless, comfortable, and inspiring environment for all participants traveling from various corners of the globe.

The ACER-N 2026 program features a meticulously curated agenda designed to foster innovation and cross-disciplinary collaboration. The event will kick off with keynote addresses from internationally renowned experts, followed by a series of parallel tracks, technical sessions, and interactive panel discussions. Participants can look forward to presenting their latest research findings, discovering emerging trends, and gaining valuable feedback from a distinguished panel of peer reviewers.

Beyond the formal presentations, the conference places a strong emphasis on networking and community building. Dedicated networking sessions, coffee breaks, and an exclusive gala dinner will allow delegates to connect with leading minds, forge strategic partnerships, and spark collaborations that extend far beyond the duration of the event. Whether you are an established scholar or an emerging researcher, the connections made here promise to be invaluable for your professional journey.

We warmly invite authors to submit their original research papers and abstracts for presentation. Registration is now officially open, with early-bird discounts available for those who secure their seats ahead of time. Don’t miss this chance to contribute to the global academic dialogue and experience the energy of Jakarta—mark your calendars for September 23–25, 2026, and join us for an unforgettable intellectual experience.

Turnitin (ISW)

Undangan Workshop: Optimalisasi Turnitin Sebagai Alat Bantu Integritas Riset

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Dalam era perkembangan ilmu pengetahuan kontemporer, integritas akademik dan orisinalitas riset menjadi fondasi utama dalam menjaga kredibilitas institusi maupun peneliti. Plagiarisme, baik yang disengaja maupun tidak, tetap menjadi tantangan besar yang dapat meruntuhkan reputasi ilmiah ilmiah seseorang. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai etika penulisan dan pemanfaatan teknologi deteksi kesamaan (similarity check) menjadi sebuah urgensi yang tidak dapat ditawar lagi bagi seluruh civitas akademika.

Sebagai langkah antisipasi untuk menjawab tantangan tersebut, kami menghadirkan Workshop: Optimalisasi Turnitin Sebagai Alat Bantu Integritas Riset. Kegiatan ini dirancang khusus untuk menjembatani kebutuhan para dosen, peneliti, dan mahasiswa dalam mengenal fungsi Turnitin secara komprehensif. Bukan sekadar alat untuk “menangkap” plagiarisme, workshop ini akan mengupas tuntas bagaimana Turnitin dapat dioptimalkan sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas penulisan ilmiah sebelum dipublikasikan ke jurnal bereputasi.

Sepanjang sesi workshop, para peserta akan diajak untuk membedah berbagai fitur mutakhir yang dimiliki oleh Turnitin. Materi yang disampaikan mencakup teknik membaca dan menginterpretasikan Similarity Report secara akurat, membedakan antara kesamaan teks (similarity) dengan plagiarisme aktual, hingga strategi menurunkan persentase kemiripan tanpa mengurangi substansi ilmiah. Selain itu, kegiatan ini juga akan memberikan simulasi langsung (hands-on experience) agar peserta dapat mempraktikkan langsung etika pengutipan (sitasi) dan parafrase yang benar sesuai standar internasional.

Mengapa Anda Harus Hadir?

Melalui bimbingan langsung dari praktisi dan ahli yang kompeten (dari perusahaan Turnitin), peserta tidak hanya akan menguasai aspek teknis perangkat lunak, tetapi juga memperkuat pemahaman substantif mengenai konsep research integrity. Workshop ini menjadi ruang diskusi interaktif untuk membedah studi kasus nyata, kendala yang sering dihadapi saat proses pengunggahan dokumen, serta solusi praktis dalam menghadapi algoritma Turnitin yang dinamis.

Sebagai penutup, partisipasi aktif dalam workshop ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya akademik yang bersih, jujur, dan berdaya saing tinggi. Dengan menguasai optimalisasi Turnitin, para peneliti akan lebih percaya diri dalam menghasilkan karya-karya orisinal yang diakui secara global. Mari bersama-sama menjaga marwah dunia pendidikan dan riset Indonesia dengan mendaftarkan diri Anda segera melalui tautan yang telah disediakan. Kami tunggu kehadiran Anda!

NUNI (ISW)

Pengumuman Kegiatan Bersama NUNI dan BINUS University dengan Prof. Dr. John Connell (Australia)

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Pengumuman kegiatan bersama Nation University Network in Indonesia (NUNI) dan BINUS University menghadirkan akademisi internasional terkemuka, Prof. Dr. John Connell dari Australia. Kolaborasi strategis ini dirancang sebagai wadah diseminasi riset global yang mempertemukan pemikiran inovatif antarperguruan tinggi lintas negara. 

Melalui sinergi ini, para peserta diajak mengeksplorasi perspektif baru dalam menjawab tantangan kontemporer di bidang pembangunan dan dinamika regional. Kemitraan akademik global kini menjadi pilar utama dalam mendongkrak visibilitas riset institusi di kancah internasional. 

Ketika perguruan tinggi lokal berkolaborasi dengan pakar dunia, transfer pengetahuan tidak lagi berjalan satu arah, melainkan bertransformasi menjadi dialog interaktif yang subur. Fenomena inilah yang melandasi pentingnya kolaborasi teranyar antara NUNI dan BINUS University.

Hadirnya Prof. Dr. John Connell, seorang pakar human geography terkemuka dari University of Sydney, memberikan bobot ilmiah yang signifikan pada agenda ini. Rekam jejak beliau dalam meneliti dinamika sosial-ekonomi dan migrasi di wilayah Asia-Pasifik menawarkan metodologi empiris yang relevan bagi peneliti domestik. Forum ini sekaligus menjadi ruang bedah teoretis untuk memetakan solusi lokal atas problematika global.

Sebagai wadah yang inklusif, NUNI secara konsisten mendorong penguatan kapasitas riset nasional lewat jejaring antaruniversitas di Indonesia. Bersama BINUS University yang dikenal kuat dalam ekosistem riset digital dan teknologi, integrasi keilmuan ini diharapkan mampu melahirkan inovasi yang berdampak nyata. Pertemuan kelembagaan semacam ini mempercepat akselerasi tata kelola pengetahuan (knowledge management) di era keterbukaan informasi.

Kegiatan ini bertujuan untuk meruntuhkan dinding tebal antara menara gading akademik dan masyarakat umum. Gagasan-gagasan kompleks mengenai pembangunan berkelanjutan dikemas dengan narasi yang scannable, segar, dan mudah dicerna tanpa kehilangan esensi metodologisnya. Pendekatan ini terbukti efektif dalam memantik minat generasi muda untuk terjun ke dunia penelitian.

Dari sudut pandang strategis, luaran atau output dari kegiatan bersama ini diproyeksikan mampu memperkaya khazanah publikasi ilmiah yang bereputasi. Melalui diskusi intensif, para peneliti lokal berpeluang membangun kemitraan riset lanjutan yang berbasis Open Science, sehingga memperluas jangkauan sitasi global. Identitas peneliti yang mapan kini tidak hanya dinilai dari gelar, melainkan dari kontribusi nyatanya dalam jaringan kerja global.

Sebagai penutup, pengumuman ini sekaligus menjadi panggilan terbuka bagi para akademisi, praktisi, dan mahasiswa untuk kolaborasi kegiatan dalam bentuk pelaksana bersama (co-host). Kolaborasi internasional bukan lagi sebuah opsi mewah, melainkan suatu keniscayaan di tengah interkonektivitas global saat ini. Mari bersiap menyerap inspirasi dan metodologi segar langsung dari sang pakar demi kemajuan riset nusantara.

Bogor (ISW)

Rintisan Kerjasama STAI Sirojul Falah Bogor dengan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan

Rawaaopakonsel.ac.id, Kendari – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sirojul Falah Bogor menjajaki rintisan kerja sama akademik dengan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan. Kesepakatan strategis ini dicapai dalam pertemuan yang dilaksanakan secara daring (online) pada Kamis, 11 Juni 2026. Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STAI Sirojul Falah Bogor, Dr. Abd. Misno, M.E., M.Si., MH., bersama dengan Wakil Rektor IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke.

“Kami ingin memastikan bahwa para alumni dari kedua kampus memiliki daya saing yang setara di tingkat nasional. Melalui program pertukaran dosen, kolaborasi riset, dan pengabdian masyarakat bersama, kita akan membuka cakrawala baru bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks,” tambah Ismail.

Ismail menjelaskan bahwa kolaborasi yang diinisiasi bersama STAI Sirojul Falah Bogor bertujuan untuk mengakselerasi peningkatan mutu institusi, terutama dalam memperkuat jurnal ilmiah dan publikasi bersama. Menurutnya, keterbatasan geografis saat ini bukan lagi penghalang, melainkan peluang untuk saling melengkapi kekurangan masing-masing kampus.

“Kerja sama antara IAI Rawa Aopa dan STAI Sirojul Falah Bogor bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan langkah nyata untuk menyatukan potensi akademik dari Indonesia Barat dan Indonesia Timur demi mencetak generasi unggul,” ujar Ismail dengan tegas saat memberikan respon dalam diskusi tersebut.

Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian kolaboratif dan pengabdian masyarakat lintas wilayah. Dr. Abd. Misno menyambut baik sinergi ini dan menegaskan bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi keagamaan Islam swasta sangat krusial untuk meningkatkan mutu lulusan di era digital.

Sehari sebelum pertemuan daring tersebut, tepatnya dalam acara Wisuda VII Angkatan I IAI Rawa Aopa yang digelar pada Rabu, 10 Juni 2026, Ismail Suardi Wekke menekankan pentingnya kemitraan ini secara langsung di hadapan para wisudawan.

Dalam kesempatan yang sama pada momentum wisuda tersebut, Ismail Suardi Wekke juga menguraikan latar belakang dan visi jangka panjang dari kolaborasi ini melalui pernyataan tidak langsung kepada media dan civitas akademika.

“Saya berharap rintisan kerja sama yang kita sepakati besok (Kamis) dapat segera dieksekusi dalam program-program konkret. Kita tidak boleh menunda momentum baik ini demi kemajuan institusi dan kontribusi nyata bagi pendidikan Islam di Indonesia,” pungkasnya di akhir pidato wisuda.

Lebih lanjut, Wakil Rektor IAI Rawa Aopa itu menyampaikan bahwa sinergi ini akan difokuskan pada pengembangan kurikulum berbasis luaran (OBE). Beliau menilai bahwa mahasiswa di Konawe Selatan maupun di Bogor harus mendapatkan akses pengalaman belajar yang inklusif dan bervariasi dari kedua belah pihak.

Di akhir penjelasannya, Ismail menegaskan bahwa pihak rektorat IAI Rawa Aopa berkomitmen penuh untuk mengawal rintisan kerja sama ini agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas. Beliau berharap bahwa hasil riset bersama antara STAI Sirojul Falah dan IAI Rawa Aopa nantinya dapat menjadi solusi konkret bagi permasalahan sosial-keagamaan di wilayah masing-masing.

Wisuda (ISW)

Menuju Podium Kelulusan: Panduan Lengkap Jalur Sukses Calon Wisudawan

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Momen yang dinanti akhirnya tiba. Setelah bertahun-tahun bergelut dengan tugas akhir, revisi tiada akhir, dan ujian pendadaran yang menguras emosi, gerbang kelulusan kini sudah di depan mata. Namun, sebelum Anda resmi memindahkan kuncir toga, ada satu fase krusial yang tidak boleh dilewatkan: birokrasi dan seremonial wisuda.

Agar langkah Anda menuju podium kelulusan berjalan mulus tanpa hambatan teknis, berikut adalah panduan taktis bagi para calon wisudawan dan wisudawati yang telah dirangkum dalam 6 langkah emas.

1. Selesaikan Urusan Finansial dan Administrasi

Langkah pertama dan paling fundamental adalah memastikan “rapor” Anda bersih di tingkat universitas. Pastikan seluruh kewajiban akademik, tunggakan keuangan, dan administrasi telah tuntas.

Segera lakukan konfirmasi dan pendaftaran di Biro Administrasi dan Keuangan (BAK). Mengabaikan poin ini bisa membuat nama Anda “tersangkut” di sistem, meskipun Anda sudah dinyatakan lulus secara akademik.

2. Amankan Nomor Urut Wisuda

Setelah urusan administrasi beres, langkah berikutnya adalah mendaftarkan diri ke Panitia Wisuda. Di tahap ini, Anda akan tercatat secara resmi sebagai peserta prosesi dan akan mendapatkan Nomor Wisuda. Nomor ini sangat penting karena menentukan posisi duduk Anda, urutan pemanggilan ke panggung, hingga pencetakan buku alumni.

3. Sesi Foto Ijazah (Catat Tanggalnya!)

Ijazah adalah dokumen seumur hidup, jadi pastikan foto Anda tampak prima dengan atribut toga lengkap. Sesi foto ijazah resmi dijadwalkan mulai 8 Juni 2026, tepat setelah pelaksanaan Istigasah Akbar di Kampus Lamooso.

Tips: Datanglah lebih awal dan siapkan penampilan terbaik Anda pasca-acara doa bersama agar proses pemotretan berjalan efisien.

4. Wajib Hadir Gladi Bersih

Sebuah prosesi yang agung membutuhkan latihan yang matang. Gladi bersih akan dilaksanakan pada 9 Juni 2026, mulai pukul 12.30 s.d. 18.00 WIB (menyesuaikan dengan tanggal wisuda Anda).

  • Kenapa ini penting? Anda akan dipandu mengenai simulasi alur masuk, sikap saat pemindahan kuncir toga, hingga simulasi menerima map ijazah.
  • Fasilitas Tambahan: Bagi Anda yang terlewat atau belum sempat melakukan foto ijazah pada hari sebelumnya, panitia membuka kesempatan kedua untuk berfoto di sela-sela agenda gladi bersih ini.

5. Hari-H: Hadir Tepat Waktu Sesuai Undangan

Saat hari H pelaksanaan wisuda, pastikan Anda hadir sesuai dengan waktu yang tertera pada undangan. Manajemen waktu yang baik adalah kunci. Datanglah lebih awal untuk menghindari kemacetan di sekitar area kampus dan menyempatkan diri melakukan registrasi ulang di lokasi. Jangan lupa membawa kartu undangan fisik Anda!

6. Pengambilan Ijazah dan Penyelesaian Administrasi Akhir

Setelah prosesi sakral selesai, Anda sudah sah menyandang gelar baru. Namun, lembar ijazah asli tidak langsung jatuh dari langit. Anda dapat mengambilnya melalui Staf Tenaga Kependidikan (Tendik) ataupun koordinator wilayah masing-masing.

Sebelum ijazah diserahkan, pastikan Anda telah menyelesaikan pembayaran biaya dokumentasi dan biaya repository sebesar Rp 250.000 (per orang).

Checklist Ringkas Calon Wisudawan

Untuk memudahkan Anda melakukan tracking, berikut tabel ringkasan yang bisa Anda simpan:

No Agenda Waktu / Tanggal Keterangan

1

Cleansing Administrasi Segera Biro Administrasi & Keuangan

2

Registrasi Panitia Segera Mendapatkan Nomor Wisuda

3

Foto Ijazah (Utama) 8 Juni 2026 Usai Istigasah Akbar, Kampus Lamooso

4

Gladi Bersih & Foto Susulan 9 Juni 2026 Jam 12.30 – 18.00 WIB

5

Prosesi Wisuda Sesuai Undangan Hadir tepat waktu

6

Pengambilan Ijazah Pasca-Wisuda Melalui Tendik atau Koordinator

sebesar (Biaya Rp 250.000)

Selamat mempersiapkan diri, calon wisudawan dan wisudawati! Nikmati setiap prosesnya, karena ini adalah babak penutup dari sebuah perjuangan panjang sekaligus gerbang awal menuju petualangan yang baru. Sampai jumpa di podium kelulusan!

FGD (ISW)

Undangan FGD, Mengawali Kerjasama IAI Rawa Aopa dengan STAI Sirojul Falah Bogor

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Kolaborasi antarperguruan tinggi kini menjadi bagian dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi nasional. IAI Rawa Aopa Konawe Selatan terus berkomitmen memperluas jaringan kemitraan strategisnya di berbagai daerah. Langkah nyata kali ini diwujudkan melalui inisiasi kerja sama dengan STAI Sirojul Falah Bogor.

Sebagai momentum awal, kedua institusi sepakat untuk menggelar sebuah forum diskusi ilmiah. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) yang dirancang secara partisipatif. Pertemuan tersebut bertujuan untuk merumuskan ruang lingkup sinergi akademik yang berdampak luas.

Undangan FGD ini menandai komitmen bersama untuk bergerak menuju perguruan tinggi unggul. Melalui forum ini, para akademisi akan bertukar gagasan mengenai standar mutu kelembagaan. Kolaborasi lintas pulau ini diharapkan mampu meningkatkan daya sanding institusi di tingkat nasional.

Fokus utama diskusi akan diarahkan pada pengembangan riset bersama dan pengabdian masyarakat. Kedua kampus memiliki keunggulan lokal yang dapat saling melengkapi secara sinergis. Integrasi potensi ini menjadi modal penting untuk membangun reputasi akademik yang kompetitif.

Selain bidang penelitian, forum ini juga akan membahas peluang pertukaran mahasiswa dan dosen. Program tersebut penting untuk membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif dan dinamis. Pengalaman kolaboratif ini akan melahirkan lulusan yang memiliki daya sanding tinggi di dunia kerja.

Manajemen tata kelola berbasis digital turut menjadi agenda penting dalam pembahasan FGD ini. Penguatan sistem penjaminan mutu internal memerlukan adaptasi teknologi yang berkelanjutan dan terukur. Tata kelola yang modern menjadi prasyarat mutlak dalam mewujudkan kampus yang unggul.

Secara sosiologis, kemitraan ini menjembatani tantangan pendidikan antara kawasan barat dan timur Indonesia. Jarak geografis tidak lagi menjadi penghalang untuk saling meningkatkan kapasitas institusional. Forum FGD ini merupakan langkah strategis dalam memosisikan kedua kampus sebagai pusat keunggulan baru.

Kegiatan diskusi terpumpun ini dijadwalkan akan berlangsung dalam waktu dekat secara intensif. Seluruh pemangku kepentingan akademik dari kedua belah pihak diundang untuk berkontribusi aktif. Sinergi awal ini diharapkan menjadi fondasi kokoh untuk mencapai predikat unggul dan berdaya sanding.

Asta Cita (ISW)

Pengumuman Simposium Asta Cita 2026, Penta Helix Partisipasi Pembangunan Menuju Indonesia Maju

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Dengan senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan YME, Allah SWT, kami umumkan pelaksanaan Simposium Asta Cita 2026 sebagai forum nasional yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan. Pertemuan ilmiah berskala besar ini dirancang khusus untuk merumuskan langkah taktis menuju visi Indonesia Maju. Seluruh rangkaian acara akan berfokus pada hilirisasi riset dan penyelarasan kebijakan pembangunan jangka panjang.

Tema utama yang diangkat tahun ini menekankan pentingnya implementasi kolaborasi lintas sektor yang inklusif. Gagasan tersebut dinilai sangat relevan untuk menjawab tantangan dinamika ekonomi global yang kian kompleks. Melalui integrasi pemikiran, simposium ini diharapkan mampu menghasilkan cetak biru transformasi yang adaptif.

Konsep Penta Helix dipilih sebagai roda penggerak utama dalam setiap sesi diskusi panel yang digelar. Sinergi ini menyatukan kekuatan kolektif dari unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media. Kelima pilar tersebut akan saling melengkapi untuk meruntuhkan ego sektoral dalam pembangunan nasional.

Partisipasi aktif dari seluruh elemen tersebut dinilai sangat krusial demi menciptakan inovasi yang berdampak nyata. Melalui ruang dialog yang setara, ide-ide segar dari masyarakat dapat langsung direspons oleh pembuat kebijakan. Pendekatan berbasis data ini diyakini mampu mempercepat pemerataan kesejahteraan di berbagai daerah.

Sejumlah artikel ilmiah populer dan hasil riset terapan mutakhir akan dipresentasikan secara komprehensif. Para pakar lintas disiplin ilmu dijadwalkan membedah peta jalan transformasi digital dan keberlanjutan lingkungan. Selain itu, strategi penguatan sektor pangan dan energi juga menjadi topik bahasan yang intensif.

Panitia pelaksana mengundang para peneliti, birokrat, praktisi industri, serta aktivis komunitas untuk berbagi gagasan solutif. Pendaftaran peserta dan pengumpulan abstrak karya tulis kini telah dibuka secara resmi melalui kanal daring. Proses seleksi akan dilakukan secara ketat oleh dewan penasihat ilmiah yang kompeten di bidangnya.

Rekomendasi kebijakan yang dihasilkan dari simposium ini nantinya akan diserahkan langsung kepada pemerintah pusat. Luaran konkret tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan ilmiah dalam menyusun regulasi yang berpihak pada publik. Dengan demikian, sains tidak hanya berhenti di laboratorium tetapi menjelma menjadi solusi konkret.

Agenda ini dijadwalkan berlangsung mulai dari pertengahan tahun di Juni 2026 secara hibrida untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Forum ini menjadi momentum emas untuk membuktikan bahwa sinergi horizontal mampu mengakselerasi kemajuan bangsa. Kehadiran seluruh elemen bangsa sangat diharapkan demi menyongsong era baru Indonesia yang mandiri.

Asta Cita (ISW)

Akselerasikan Pembangunan Nasional, IAI Rawa Aopa Matangkan Simposium Asta Cita 2026

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan terus bergerak cepat dalam menginisiasi ruang strategis yang mempertemukan pemikiran akademis dengan kebijakan eksekutif. Sebagai langkah nyata, pimpinan perguruan tinggi tersebut mengadakan kunjungan dinas ke Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) serta Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama di Jakarta, Selasa (19/5/2026). 

Kunjungan ini berfokus pada koordinasi dan pematangan persiapan agenda akbar bertajuk Simposium Asta Cita 2026. Simposium ini dirancang khusus untuk menjadi wadah kolaborasi berkelanjutan antara sektor perguruan tinggi dan jajaran pemerintahan dalam mengawal program-program strategis nasional. Melalui forum ini, kontribusi pemikiran berbasis riset dari kampus diharapkan dapat langsung mengakar pada implementasi kebijakan publik.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke, menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak boleh lagi menara gading yang berjarak dari realitas pembangunan. Menurutnya, Simposium Asta Cita 2026 didesain untuk menjembatani kepakaran para akademisi dengan kebutuhan taktis pemerintah dalam mengeksekusi visi pembangunan jangka panjang. 

Ismail juga menyampaikan bahwa sinkronisasi yang dilakukan bersama Kemensetneg dan Kementerian Agama menjadi modal penting untuk memastikan output dari simposium ini memiliki dampak kedinasan dan kenegaraan yang konkret. Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa IAI Rawa Aopa berkomitmen penuh untuk memfasilitasi dialog yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan. 

Langkah koordinasi ke pusat pemerintahan ini, tambahnya, merupakan bukti keseriusan institusi dalam membangun ekosistem akademik yang responsif terhadap tantangan zaman serta mampu menyuplai rekomendasi kebijakan yang berbasis data ilmiah.

“Simposium ini merupakan manifesto dari tanggung jawab moral perguruan tinggi untuk mengawal agenda besar nasional secara saintifik dan aplikatif,” ujar Ismail Suardi Wekke saat memberikan keterangan di sela-sela kunjungannya di Jakarta.

Ismail juga menambahkan bahwa keterlibatan lintas kementerian menjadi kunci utama keberhasilan forum ini. “Kami mengapresiasi sambutan hangat dari pihak Kemensetneg dan Ditjen Pendis Kemenag, karena sinergi ini akan memastikan setiap pemikiran dari kampus mendarat tepat pada kebutuhan regulasi pemerintah,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Ismail optimis forum ini akan melahirkan peta jalan kolaborasi yang kokoh. “Kami ingin memastikan bahwa Simposium Asta Cita 2026 menjadi titik balik penguatan kemitraan strategis yang nyata, di mana riset akademis bertransformasi menjadi solusi konkret bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

Pertemuan koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat struktur kepanitiaan bersama dan mematangkan substansi materi yang akan dibahas, sehingga pelaksanaan Simposium Asta Cita 2026 mendatang mampu menghasilkan naskah akademik dan rekomendasi strategis yang aplikatif demi kemajuan bangsa.