KKA Sambasule, Meluhu

Rembuk KKA IAI Rawa Aopa dan Warga Sambasule, Deteksi Dini hingga Pencegahan Stunting

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe – Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan langsung berbaur dengan masyarakat Desa Sambasule, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe di hari kedua Kuliah Kerja Amaliah (KKA) pada Selasa (4/8/2026).

Mahasiswa KKA di Desa Sambasule mengikuti berbagai kegiatan mulai dari rembuk pencegahan stunting, hingga berpindah posko dari rumah.

Rangkaian kegiatan Mahasiswa KKA menuai respon positif dari unsur perangkat Desa Sambasule. Salah satunya Sekretaris Desa, Mustahiq.

Menurutnya, kehadiran Mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa di Desa Sambasule dapat membantu kelancaran penyelenggaraan program-program pemerintah desa, khususnya dalam urusan upaya pencegahan stunting.

“Keberadaan Mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa menjadi peluang bekerja bersama. Termasuk dalam isu stunting,” tutur Mustahiq

Wakil Rektor IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke menjelaskan, rangkaian aktivitas mahasiswa tidak terlepas dari bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan Ini merupakan bagian dalam partisipasi mahasiswa melalui kerja-kerja pengabdian,” katanya menerangkan.

Bagi masyarakat setempat, pelaksanaan Rembuk Stunting sebagai upaya pencegahan ini perlu dipertahankan.

Sebagaimana diketahui, KKA mulai dilaksanakan pada Senin 3 Agustus 2026 dengan pembekalan dan juga penempatan di berbagai posko.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pendiri sekaligus Dewan Pembina Yayasan Pendidikan dan Perguruan Tinggi Al Asri Konawe Selatan, Al Asri M Si menegaskan bahwa program KKA memegang peranan kunci dalam mengukur kualitas pengabdian institusi kepada masyarakat.

HaI itu disampaikan pada Rapat Koordinasi panitia bersama jajaran dosen dan tenaga kependidikan dalam menyamput penyelenggaraan KKA, Kamis 30 Juli 2026.

Ia mengimbau seluruh panitia dan tenaga pengajar untuk mengawal jalannya kegiatan dengan komitmen penuh.

“KKA bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan etalase utama kualitas tata kelola dan dedikasi akademis kampus kita di tengah masyarakat,” ujar Al Asri di hadapan peserta rapat.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya perubahan paradigma dalam bekerja demi merespons dinamika pendidikan tinggi modern. Menurutnya, keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh kesiapan internal dalam beradaptasi dan berinovasi.

HMJ HTN

HMJ HTN IAI Rawa Aopa Bersama Kepala Desa Sambahule Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Tata Negara (HTN) Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa bersama Kepala Desa Sambahule menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga korban kebakaran rumah di lokasi kebakaran, Desa Sambahule, Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan, Selasa (4/8/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum HMJ HTN IAI Rawa Aopa, Hendarwan Supriyadi, dan diterima oleh Ibu Neni Astrianingsih, istri dari Ali Takdir, yang rumahnya hangus dilalap api.

Kegiatan kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Penyaluran bantuan juga menjadi wujud sinergi antara organisasi kemahasiswaan dengan Pemerintah Desa Sambahule dalam membantu warga yang membutuhkan.

Ketua Umum HMJ Hukum Tata Negara IAI Rawa Aopa, Hendarwan Supriyadi, berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi keluarga korban.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga korban dan menjadi bukti bahwa kepedulian serta gotong royong masih hidup di tengah masyarakat,” ujar Hendarwan.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari komitmen HMJ HTN IAI Rawa Aopa untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan akademik, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.

Sementara itu, keluarga korban menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada HMJ Hukum Tata Negara IAI Rawa Aopa bersama Pemerintah Desa Sambahule atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

Kepala Desa Sambahule turut mengapresiasi kepedulian mahasiswa yang telah bersinergi dengan pemerintah desa dalam membantu warganya yang tertimpa musibah.

Melalui kegiatan ini, HMJ Hukum Tata Negara IAI Rawa Aopa kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pengabdian.

Kolaborasi bersama Pemerintah Desa Sambahule diharapkan dapat memperkuat semangat kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong dalam membantu warga yang sedang menghadapi musibah.

Aksi kemanusiaan di Pertigaan Pasar Palangga menjadi wujud kepedulian mahasiswa HTN IAI Rawa Aopa terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran Rumah di Kecamatan Baito

Peduli Sosial Mahasiswa HTN IAI Rawa Aopa, Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Baito

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Tata Negara (HTN) Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban kebakaran rumah di Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di pertigaan Pasar Palangga itu dipimpin Ketua HMJ HTN Hendarwan Supriyadi, didampingi Sekretaris Umum Yusdar bersama sejumlah pengurus HMJ HTN.

Aksi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang turut memberikan donasi secara sukarela.

Ketua HMJ HTN Hendarwan Supriyadi mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

“Kami ingin hadir dan berbagi untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran,” ujar Hendarwan.

Seluruh dana yang terkumpul diserahkan kepada Bendahara Umum HMJ HTN untuk didata, kemudian dilaporkan kepada Wakil Rektor III IAI Rawa Aopa selaku pembina HMJ sebagai bentuk transparansi sebelum disalurkan kepada para korban.

Wakil Rektor III IAI Rawa Aopa mengapresiasi aksi sosial yang dilakukan mahasiswa.

“Ini adalah wujud kepedulian dan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi para korban,” katanya.

Penggalangan dana berlangsung tertib dan mendapat dukungan dari masyarakat yang melintas di pertigaan Pasar Palangga. Bantuan yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan kepada korban kebakaran di Kecamatan Baito.