Kunjungan Warga (ISW)

Posko 3 KKA, Berkunjung ke Rumah Warga

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Potoro – Hari keempat pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA), Posko 3 melaksanakan kegiatan kunjungan ke rumah warga (Selasa, 11 Agustus 2026). Dalam kegiatan ini, sebagai kesempatan untuk bersosialisasi dan sekaligus memperkenalkan kegiatan KKA.

Kegiatan ini sebagai tahapan awal dalam pelaksanaan KKA. Begitu pula untuk sosialisasi terkait dengan persiapan penetapan program kerja.

Dari semua warga posko, mengikuti kegiatan dipimpin oleh Arip Supriyanto (Koordinator Posko Kelurahan Potoro).

Dalam kegiatan ini, warga menerima rombongan dan sekaligus menitipkan pesan bahwa ini adalah sebuah pembelajaran.

Monev (ISW)

Monev KKA di 3 Posko, Kelurahan Potoro, Konawe Selatan

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, — Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kuliah Kerja Amaliah (KKA) berlangsung lancar sesuai rencana di Pasar Potoro pada Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh para peserta KKA yang terbagi dalam tiga posko, sekaligus menjadi ruang dialog interaktif bersama Bapak Pendiri Yayasan Pendidikan dan Perguruan Tinggi Al Asri Konawe Selatan, Al Asri, S.Pd.I., M.Si..

Dalam arahannya, Bapak Al Asri menekankan pentingnya pergeseran paradigma dalam pelaksanaan KKA. Beliau menyampaikan bahwa seluruh rangkaian program yang dijalankan oleh mahasiswa hendaknya tidak sekadar menggugurkan kewajiban akademik, melainkan ditransformasikan menjadi nilai ibadah.

“Saat melaksanakan KKA, maka itu kesempatan mendapatkan peluang beramal jariah,” pungkas Bapak Al Asri di hadapan seluruh peserta yang hadir.

Baca Juga: IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Bersiap Laksanakan KKA, Integrasi antara KKN dengan Pengabdian Masyarakat
https://rawaaopakonsel.ac.id/berita/iai-rawa-aopa-konawe-selatan-bersiap-laksanakan-kka-integrasi-antara-kkn-dengan-pengabdian-masyarakat/

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor, Ismail Suardi Wekke. Kehadirannya bertujuan untuk memantau langsung dan memastikan seluruh perencanaan program kerja mahasiswa dapat berjalan secara terstruktur dan tepat sasaran.

Menurut Ismail Suardi Wekke, dokumentasi dan pemantauan secara berkala sangat krusial. Selain untuk pemenuhan kelengkapan penilaian mata kuliah, program ini dirancang agar memberikan dampak nyata sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“KKA tidak hanya menjadi sebuah rutinitas atau sebuah seremoni yang berjalan apa adanya. Lebih dari itu, perlu menjadi wadah untuk transformasi masyarakat,” kata Ismail Suardi Wekke.

Al Asri juga mengemukakan bahwa momentum hari kemerdekaan, sebuah kesempatan memadukan patriotisme dengan semangat pengabdian.

“KKA yang terlaksana dalam bulan Agustus ke September, sebuah peluang untuk memadukan pengabdian dalam hari merah putih,” tegas Al Asri menutup acara diskusi tersebut.

Melalui Monev ini, diharapkan seluruh mahasiswa dari keempat posko dapat mengoptimalkan sisa masa KKA dengan program-program bernilai guna tinggi yang berkelanjutan bagi masyarakat Pasar Potoro dan sekitarnya.

KUNJUNGAN PEMBAHASAN MAHASISWA

 

ANESE, 9 Agustus 2026 — Memasuki hari kedua pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa KKN Posko 7 melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Kepala Desa ANESE pada Minggu (9/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan penerimaan mahasiswa KKN secara resmi yang akan dilaksanakan di Kantor Desa ANESE. Kegiatan dihadiri oleh seluruh mahasiswa KKN Posko 7 bersama Kepala Desa ANESE dan jajaran aparat desa.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa memperkenalkan diri sekaligus berdiskusi mengenai berbagai persiapan teknis pelaksanaan kegiatan penerimaan. Kepala Desa bersama aparat desa turut memberikan arahan, masukan, serta informasi mengenai tata cara pelaksanaan kegiatan dan hal-hal yang perlu diperhatikan mahasiswa selama menjalankan program KKN di Desa ANESE.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi dan kerja sama yang baik antara mahasiswa KKN dengan pemerintah desa.

Melalui koordinasi tersebut, mahasiswa KKN Posko 7 berharap seluruh rangkaian kegiatan penerimaan dapat berjalan dengan lancar. Selanjutnya, mahasiswa berkomitmen untuk menjalankan program kerja dan pengabdian selama berada di Desa ANESE dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

KKN Posko 7 — Desa ANESE
Bersama Mengabdi, Bersinergi, dan Memberikan Manfaat.

KKA Tudameaso

Mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa Berbaur di Desa Tudameaso, Warga Keluhkan Harga Pinang Murah

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe  Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan Posko VIII silaturahmi dengan masyarakat petani Pinang di Desa Tudameaso, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara pada Rabu (5/8/2026).

Dalam pertemuan itu, mahasiswa dan warga berbincang tentang hasil produksi Pinang yang menjadi salah satu faktor perputaran ekonomi masyarakat sekitar.

Mahasiswa mendengarkan langsung keluhan warga tentang harga Pinang yang belum sesuai dengan keinginan petani.

Keluhan itu salah satunya disampaikan oleh Maudu. Selaku pemilik Pinang, ia merasa produksi Pinang yang dilakukan petani belum setara dengan harga pasar yang tergolong murah.

“Kami masih sangat kesusahan dengan harga Pinang yang murah, khususnya di Kecamatan Muluhu. Pinang belum banyak yang menanam tapi harganya sangat murah,” keluh Maudu.

Mendengar itu, Mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Posko VIII, Sulwati menilai masalah yang dialami warga sekitar harusnya bisa menjadi perhatian pemerintah terkait.

“Keluhan petani akibat anjloknya harga pinang sangat wajar karena berdampak langsung pada daya beli dan biaya hidup,” kata Sulwati.

Sekadar diketahui, KKA IAI Rawa Aopa Konawe Selatan sudah memasuki hari ketiga sejak dimulainya pada Senin, 3 Agustus 2026 lalu.

Berbagai aktivitas sudah dilakukan, termasuk di antaranya saat Rembuk Sunting di Desa Sambasule, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe pada Selasa 4 Agustus 2026.

China (ISW)

IAI Rawa Aopa Siap Berpartisipasi Dalam The 23rd China-ASEAN Expo, 17-21 September 2026

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta — Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa memastikan akan berpartisipasi aktif dalam pameran internasional bergengsi The 23rd China–ASEAN Expo (CAEXPO) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 17–21 September 2026 di Nanning International Convention and Exhibition Center, Nanning, Tiongkok. Keikutsertaan institusi pendidikan tinggi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik, riset terapan, serta pengembangan potensi ekonomi dan industri halal di kancah global.

Kesiapan dan keterlibatan IAI Rawa Aopa ini sejalan dengan agenda nasional yang diusung Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. Sebelumnya, Kemendag telah menggelar acara Kick-off Partisipasi Indonesia pada CAEXPO 2026 di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada 13 Maret 2026.

Dalam sambutannya pada acara kick-off tersebut, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, menyampaikan bahwa CAEXPO 2026 merupakan platform ideal yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai elemen bangsa, termasuk akademisi dan pelaku usaha lokal, untuk memperkenalkan produk unggulan serta inovasi masa depan.

“CAEXPO 2026 dapat dimanfaatkan pelaku usaha dan lembaga strategis untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan Indonesia sekaligus memperkuat kerja sama perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan, dan industri antara Indonesia dan Tiongkok,” tegas Puntodewi.

Pada gelaran tahun ini, Paviliun Indonesia direncanakan menempati Hall D5 dengan area seluas 2.000 m². Indonesia akan menampilkan tiga paviliun utama sebagai representasi kekuatan ekonomi, potensi unggulan daerah, serta inovasi nasional. Kehadiran IAI Rawa Aopa di ajang ini diharapkan mampu menampilkan karya riset inovatif, produk binaan UMKM, serta gagasan pengembangan SDM daerah yang siap bersaing di pasar ASEAN dan Tiongkok.

Kegiatan Kick-off CAEXPO 2026 sendiri diisi oleh sesi paparan dan testimoni dari berbagai tokoh lintas sektor, seperti Wakil Ketua Umum Bidang Diplomasi Multilateral Kadin Indonesia Andi Anzhar Cakra Wijaya; perwakilan PT Pandu Arjuna Nusantara (PAR) Indonesia Guspiabri Sumowigeno; Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) Sarwoto Atmosutarno; perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Provinsi Kalimantan Utara Heri Siampa; serta Officer II Small and Medium Enterprise Partnership Program Pertamina Ujang Supriadi.

Melalui sinergi antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, asosiasi, dan perguruan tinggi seperti IAI Rawa Aopa, Indonesia optimistis dapat mengoptimalkan peluang kerja sama ekonomi dan investasi internasional sepanjang gelaran CAEXPO 2026 mendatang.

Ismail Suardi Wekke, Wakil rektor di Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2026 menyatakan kesiapan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan dalam mengikuti kegiatan tersebut. “Usai KKN yang sementara dilaksanakan, maka hasil-hasil KKN dan juga KKA itu, akan didiseminasikan di tingkat internasional,” pungkas Ismail. (*)

NR (ISW)

IAI Rawa Aopa Jalin Kerjasama dengan NR Institute, Dorong Ekosistem Koperasi di Desa

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Musyawarah Nasional (Munas) resmi dibuka dengan menggelar Rapat Pleno I pada Selasa (4/8/2026). Turut hadir Ismail Suardi Wekke, Wakil Rektor IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, termasuk hadir dalam agenda utama rapat pleno pertama. Agenda Pleno I berfokus pada pengukuhan visi dan misi organisasi serta pembahasan strategis mengenai pengembangan ekosistem koperasi.

Pelaksanaan Munas kali ini digelar secara hybrid, mengombinasikan kehadiran tatap muka terbatas di Sekretariat Organisasi kawasan Tebet, Jakarta Selatan, serta partisipasi dalam jaringan (daring) bagi para peserta dari berbagai daerah.

Dalam kepemimpinannya pada Pleno I, Ismail Suardi Wekke menekankan pentingnya penyelarasan visi dan misi agar seluruh jajaran organisasi memiliki fondasi yang kokoh, khususnya dalam mendorong penguatan ekonomi anggota melalui koperasi.

“Pengukuhan visi dan misi ini menjadi dasar sebelum kita melangkah ke program kerja strategis, terutama dalam membangun ekosistem koperasi yang tangguh dan relevan. Format hybrid ini memastikan seluruh anggota tetap memiliki hak dan ruang yang sama untuk mengawal arah gerak organisasi,” ujar Ismail saat memimpin jalannya sidang.

Agenda dilanjutkan dengan diskusi mendalam terkait rancangan ekosistem koperasi. Para peserta menyoroti pentingnya modernisasi tata kelola, digitalisasi layanan koperasi, hingga perluasan jaringan kemitraan guna memperkuat daya saing usaha bersama di tengah ketidakpastian ekonomi.

Suasana rapat berlangsung dinamis. Peserta yang hadir secara fisik di Tebet maupun secara virtual aktif memberikan masukan untuk penajaman draf visi-misi serta poin-poin krusial terkait pengembangan koperasi tersebut.

Setelah melalui serangkaian tanggapan dan penyempurnaan substansial, Rapat Pleno I secara resmi mengesahkan rumusan visi dan misi organisasi yang baru sekaligus menyepakati kerangka awal pengembangan ekosistem koperasi. Pengesahan ini menjadi pijakan untuk melanjutkan ke agenda Rapat Pleno berikutnya dalam rangkaian Musyawarah Nasional tahun ini.

Sebagaimana diketahui, IAI Rawa Aopa sementara menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) terpadu dengan nama utama Kuliah Kerja Amaliah. “Kesempatan ini bisa diseleraskan antara NR Institute dengan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan untuk mendorong ekosiostem koperasi,” pungkas Ismail usai Pleno I selesai.

KKA Sambasule, Meluhu

Rembuk KKA IAI Rawa Aopa dan Warga Sambasule, Deteksi Dini hingga Pencegahan Stunting

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe – Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan langsung berbaur dengan masyarakat Desa Sambasule, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe di hari kedua Kuliah Kerja Amaliah (KKA) pada Selasa (4/8/2026).

Mahasiswa KKA di Desa Sambasule mengikuti berbagai kegiatan mulai dari rembuk pencegahan stunting, hingga berpindah posko dari rumah.

Rangkaian kegiatan Mahasiswa KKA menuai respon positif dari unsur perangkat Desa Sambasule. Salah satunya Sekretaris Desa, Mustahiq.

Menurutnya, kehadiran Mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa di Desa Sambasule dapat membantu kelancaran penyelenggaraan program-program pemerintah desa, khususnya dalam urusan upaya pencegahan stunting.

“Keberadaan Mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa menjadi peluang bekerja bersama. Termasuk dalam isu stunting,” tutur Mustahiq

Wakil Rektor IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke menjelaskan, rangkaian aktivitas mahasiswa tidak terlepas dari bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan Ini merupakan bagian dalam partisipasi mahasiswa melalui kerja-kerja pengabdian,” katanya menerangkan.

Bagi masyarakat setempat, pelaksanaan Rembuk Stunting sebagai upaya pencegahan ini perlu dipertahankan.

Sebagaimana diketahui, KKA mulai dilaksanakan pada Senin 3 Agustus 2026 dengan pembekalan dan juga penempatan di berbagai posko.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pendiri sekaligus Dewan Pembina Yayasan Pendidikan dan Perguruan Tinggi Al Asri Konawe Selatan, Al Asri M Si menegaskan bahwa program KKA memegang peranan kunci dalam mengukur kualitas pengabdian institusi kepada masyarakat.

HaI itu disampaikan pada Rapat Koordinasi panitia bersama jajaran dosen dan tenaga kependidikan dalam menyamput penyelenggaraan KKA, Kamis 30 Juli 2026.

Ia mengimbau seluruh panitia dan tenaga pengajar untuk mengawal jalannya kegiatan dengan komitmen penuh.

“KKA bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan etalase utama kualitas tata kelola dan dedikasi akademis kampus kita di tengah masyarakat,” ujar Al Asri di hadapan peserta rapat.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya perubahan paradigma dalam bekerja demi merespons dinamika pendidikan tinggi modern. Menurutnya, keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh kesiapan internal dalam beradaptasi dan berinovasi.

KKA Tudameaso

HMJ HTN IAI Rawa Aopa Bersama Kepala Desa Sambahule Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Tata Negara (HTN) Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa bersama Kepala Desa Sambahule menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga korban kebakaran rumah di lokasi kebakaran, Desa Sambahule, Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan, Selasa (4/8/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum HMJ HTN IAI Rawa Aopa, Hendarwan Supriyadi, dan diterima oleh Ibu Neni Astrianingsih, istri dari Ali Takdir, yang rumahnya hangus dilalap api.

Kegiatan kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Penyaluran bantuan juga menjadi wujud sinergi antara organisasi kemahasiswaan dengan Pemerintah Desa Sambahule dalam membantu warga yang membutuhkan.

Ketua Umum HMJ Hukum Tata Negara IAI Rawa Aopa, Hendarwan Supriyadi, berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi keluarga korban.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga korban dan menjadi bukti bahwa kepedulian serta gotong royong masih hidup di tengah masyarakat,” ujar Hendarwan.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari komitmen HMJ HTN IAI Rawa Aopa untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan akademik, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.

Sementara itu, keluarga korban menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada HMJ Hukum Tata Negara IAI Rawa Aopa bersama Pemerintah Desa Sambahule atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

Kepala Desa Sambahule turut mengapresiasi kepedulian mahasiswa yang telah bersinergi dengan pemerintah desa dalam membantu warganya yang tertimpa musibah.

Melalui kegiatan ini, HMJ Hukum Tata Negara IAI Rawa Aopa kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pengabdian.

Kolaborasi bersama Pemerintah Desa Sambahule diharapkan dapat memperkuat semangat kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong dalam membantu warga yang sedang menghadapi musibah.

Sambasule (ISW)

Hari Kedua KKA di Meluhu, Ragam Aktivitas Mahasiswa di Lapangan

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe — Menginjak hari kedua pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA), para mahasiswa peserta KKN mulai menerjunkan diri secara aktif dalam beragam program kemasyarakatan di Desa Sambasule, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe, Selasa (4/8/2026).

Rangkaian agenda KKA yang secara resmi telah dimulai sejak Senin (3/8/2026) lalu—diawali dengan sesi pembekalan serta pelepasan menuju posko—kini memasuki tahap pembagian fokus kerja dan adaptasi lingkungan.

Pada hari kedua ini, dinamika kegiatan mahasiswa tampak makin memadat. Sebagian peserta KKA langsung membaur bersama aparatur desa dan warga setempat untuk mengikuti forum rembuk pencegahan stunting. Kehadiran mahasiswa dalam rembuk ini diharapkan mampu memperkuat edukasi kesehatan masyarakat sekaligus mendukung program percepatan penurunan angka stunting di kawasan pedesaan.

Baca Juga: IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Bersiap Laksanakan KKA, Integrasi antara KKN dengan Pengabdian Masyarakat
https://rawaaopakonsel.ac.id/berita/iai-rawa-aopa-konawe-selatan-bersiap-laksanakan-kka-integrasi-antara-kkn-dengan-pengabdian-masyarakat/

Di samping agenda kemasyarakatan, para mahasiswa juga disibukkan dengan penataan logistik dan pemindahan posko utama dari rumah warga yang sebelumnya dijadikan penampungan sementara. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran operasional program kerja selama masa pengabdian berlangsung.

“Memasuki hari kedua ini, beragam kegiatan mahasiswa sudah mulai berjalan, mulai dari keterlibatan dalam rembuk pencegahan stunting hingga proses kepindahan posko,” ujar Ismail Suardi Wekke saat memberikan keterangannya, Selasa (4/8).

Kehadiran mahasiswa KKA di Meluhu (Kabupaten Konawe) diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata serta dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Meluhu.

Aksi kemanusiaan di Pertigaan Pasar Palangga menjadi wujud kepedulian mahasiswa HTN IAI Rawa Aopa terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran Rumah di Kecamatan Baito

Peduli Sosial Mahasiswa HTN IAI Rawa Aopa, Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Baito

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Tata Negara (HTN) Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban kebakaran rumah di Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di pertigaan Pasar Palangga itu dipimpin Ketua HMJ HTN Hendarwan Supriyadi, didampingi Sekretaris Umum Yusdar bersama sejumlah pengurus HMJ HTN.

Aksi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang turut memberikan donasi secara sukarela.

Ketua HMJ HTN Hendarwan Supriyadi mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

“Kami ingin hadir dan berbagi untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran,” ujar Hendarwan.

Seluruh dana yang terkumpul diserahkan kepada Bendahara Umum HMJ HTN untuk didata, kemudian dilaporkan kepada Wakil Rektor III IAI Rawa Aopa selaku pembina HMJ sebagai bentuk transparansi sebelum disalurkan kepada para korban.

Wakil Rektor III IAI Rawa Aopa mengapresiasi aksi sosial yang dilakukan mahasiswa.

“Ini adalah wujud kepedulian dan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi para korban,” katanya.

Penggalangan dana berlangsung tertib dan mendapat dukungan dari masyarakat yang melintas di pertigaan Pasar Palangga. Bantuan yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan kepada korban kebakaran di Kecamatan Baito.