Hijaukan Desa: Langkah Nyata Mahasiswa KKA Posko 8 IAI Rawa Aopa Lewat Kebun Dasa Wisma

 

 

kkabuletin. rawaaopakonsel. ac.id meluhu-posko 8 woerahi, kec.meluhu, kab.konawe, Memanfaatkan lahan pekarangan yang selama ini kurang optimal, mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Posko 8 IAI Rawa Aopa Konawe Selatan secara nyata menunjukkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan warga. Melalui program kolaboratif pembuatan Kebun Dasa Wisma, para mahasiswa bahu-membahu bersama masyarakat setempat untuk mengubah pekarangan rumah menjadi area hijau yang produktif dan bernilai ekonomis.

Kegiatan yang digagas oleh mahasiswa Posko 8 ini berfokus pada penanaman berbagai jenis tanaman obat keluarga (TOGA), sayur-mayur harian seperti cabai, terung, dan bayam, serta tanaman pembumbuan dapur. Selain membantu estetika lingkungan agar lebih asri, Kebun Dasa Wisma ini dirancang sebagai langkah efisiensi pengeluaran rumah tangga warga setempat dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.

Koordinator Mahasiswa Posko 8 KKA IAI Rawa Aopa menyampaikan bahwa inisiasi ini bukan sekadar aksi penanaman fisik semata, melainkan sarana edukasi dan penguatan sinergi antara mahasiswa dan kelompok kader Dasa Wisma di desa.

“Kami ingin kehadiran KKA Posko 8 memberi dampak yang berkelanjutan. Kebun Dasa Wisma ini harapannya menjadi stimulan agar semangat gotong royong dan kesadaran memanfaatkan pekarangan rumah tetap hidup, bahkan setelah masa pengabdian kami selesai,” ujarnya di sela-sela aktivitas penanaman.

Masyarakat dan kelompok ibu-ibu Dasa Wisma menyambut hangat program pendampingan tersebut. Proses gotong royong tampak hangat sejak tahap pembersihan lahan, penyediaan media tanam dari pupuk organik lokal, hingga penataan polibag dan bedengan.

Melalui langkah kecil yang konsisten ini, Posko 8 KKA IAI Rawa Aopa membuktikan bahwa pengabdian masyarakat dapat dimulai dari pekarangan rumah—menciptakan desa yang tidak hanya lebih hijau dan asri, tetapi juga mandiri secara pangan.