NR (ISW)

IAI Rawa Aopa Jalin Kerjasama dengan NR Institute, Dorong Ekosistem Koperasi di Desa

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Musyawarah Nasional (Munas) resmi dibuka dengan menggelar Rapat Pleno I pada Selasa (4/8/2026). Turut hadir Ismail Suardi Wekke, Wakil Rektor IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, termasuk hadir dalam agenda utama rapat pleno pertama. Agenda Pleno I berfokus pada pengukuhan visi dan misi organisasi serta pembahasan strategis mengenai pengembangan ekosistem koperasi.

Pelaksanaan Munas kali ini digelar secara hybrid, mengombinasikan kehadiran tatap muka terbatas di Sekretariat Organisasi kawasan Tebet, Jakarta Selatan, serta partisipasi dalam jaringan (daring) bagi para peserta dari berbagai daerah.

Dalam kepemimpinannya pada Pleno I, Ismail Suardi Wekke menekankan pentingnya penyelarasan visi dan misi agar seluruh jajaran organisasi memiliki fondasi yang kokoh, khususnya dalam mendorong penguatan ekonomi anggota melalui koperasi.

“Pengukuhan visi dan misi ini menjadi dasar sebelum kita melangkah ke program kerja strategis, terutama dalam membangun ekosistem koperasi yang tangguh dan relevan. Format hybrid ini memastikan seluruh anggota tetap memiliki hak dan ruang yang sama untuk mengawal arah gerak organisasi,” ujar Ismail saat memimpin jalannya sidang.

Agenda dilanjutkan dengan diskusi mendalam terkait rancangan ekosistem koperasi. Para peserta menyoroti pentingnya modernisasi tata kelola, digitalisasi layanan koperasi, hingga perluasan jaringan kemitraan guna memperkuat daya saing usaha bersama di tengah ketidakpastian ekonomi.

Suasana rapat berlangsung dinamis. Peserta yang hadir secara fisik di Tebet maupun secara virtual aktif memberikan masukan untuk penajaman draf visi-misi serta poin-poin krusial terkait pengembangan koperasi tersebut.

Setelah melalui serangkaian tanggapan dan penyempurnaan substansial, Rapat Pleno I secara resmi mengesahkan rumusan visi dan misi organisasi yang baru sekaligus menyepakati kerangka awal pengembangan ekosistem koperasi. Pengesahan ini menjadi pijakan untuk melanjutkan ke agenda Rapat Pleno berikutnya dalam rangkaian Musyawarah Nasional tahun ini.

Sebagaimana diketahui, IAI Rawa Aopa sementara menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) terpadu dengan nama utama Kuliah Kerja Amaliah. “Kesempatan ini bisa diseleraskan antara NR Institute dengan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan untuk mendorong ekosiostem koperasi,” pungkas Ismail usai Pleno I selesai.

Teluk Ketapang (ISW)

Implementasi Kerjasama Koperasi Homestay Teluk Ketapang, Bagian dari Student Mobility 2026

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo — Kunjungan kerja Pengerusi Koperasi Homestay Teluk Ketapang, Malaysia, di Kampus Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan selama tiga hari dua malam, sejak Ahad (19/7/2026) hingga Selasa (21/7/2026), membuahkan hasil nyata. Agenda intensif yang melingkupi tatap muka dengan pemerintah daerah, akademisi, hingga mahasiswa tersebut resmi dimaktubkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementation Agreement (IA).

Rangkaian kegiatan diawali dengan agenda lapangan di Kecamatan Buke, kunjungan silaturahmi ke Kepala Desa Pelandia, serta pertemuan strategis bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe Selatan. Tak hanya peninjauan lapangan, penguatan kapasitas akademik juga digelar melalui dua sesi Focus Group Discussion (FGD)—masing-masing melibatkan jajaran pimpinan IAI Rawa Aopa dan forum dialog interaktif bersama mahasiswa.

Wakil Rektor IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud transformasi kampus dalam memperluas jangkauan pengabdian dan jejaring internasional.

“Kunjungan selama tiga hari dua malam ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari kerja konkret yang langsung menyentuh program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan akademik berbasis global,” ujar Ismail Suardi Wekke usai mengantar tamu ke bandara Kendari.

Menurut Ismail, keterlibatan berbagai pihak mulai dari pimpinan desa hingga dinas pendidikan menunjukkan bahwa implementasi kerjasama ini dirancang untuk memberikan dampak sistemik bagi daerah. Ismail menegaskan bahwa kemitraan ini diikhtiarkan agar membawa nilai tambah langsung bagi mahasiswa dan masyarakat Konawe Selatan.

Sebagai bentuk konkret dari penandatanganan dokumen kerjasama, kedua belah pihak sepakat untuk segera mengeksekusi dua agenda besar di Kuala Terengganu, Malaysia, yakni Fun Trip edukatif dan Forum Antarabangsa Belia. “Keduanya merupakan bagian dari Student Mobility 2026,” papar Ismail Suardi Wekke. 

“Kami merancang program Fun Trip dan Forum Antarabangsa Belia dalam Kerangka Student Mobility 2026 di Kuala Terengganu sebagai ruang bagi mahasiswa untuk menimba pengalaman antarbangsa, mengasah kepemimpinan, serta memahami tata kelola pariwisata berbasis komunitas secara langsung,” tutur Ismail.

Selain program di Terengganu, Koperasi Homestay Teluk Ketapang juga dipastikan menjadi mitra strategis dalam penyelenggaraan Celebes International Summit on Education and Culture yang dijadwalkan berlangsung di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

“Sinergi pada Celebes International Summit on Education and Culture di Bandara Sultan Hasanuddin akan memperkuat posisi kita bersama dalam mengintegrasikan isu pendidikan, budaya, dan ekonomi kreatif di tingkat regional,” tambah Ismail.

Ismail Suardi Wekke juga menjelaskan bahwa integrasi antara agenda akademis dan praktik di lapangan, seperti yang dilakukan selama kunjungan di Kecamatan Buke dan Desa Pelandia, menjadi modal penting dalam penyusunan program Implementation Agreement yang berkelanjutan.

“Ke depan insya Allah kita akan laksanakan bersama kegiatan olimpiade sains, baik untuk tingkat sekolah menengah pertama di kawasan Asia Tenggara, dan sekolah menengah atas untuk wilayah Asia Pasifik,” jelas Ismail Suardi Wekke yang juga merupakan Komite Saintifik SEAAM.

Penutupan rangkaian kunjungan berakhir dengan ditandai dalam penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama operasional yang diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi hubungan bilateral antara institusi pendidikan di Sulawesi Tenggara dan penggerak ekonomi komunitas dari Malaysia.

Koperasi (ISW)

Program Sarjana Penggerak Koperasi melalui Kuliah di Program Studi Hukum Tata Negara

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Program ini fokus pada akselerasi talenta muda. Target utamanya adalah lulusan sarjana berpotensi tinggi dan dengan minat khusus. Ini sebagai kesempatan membangun ekosistem profesional di lingkungan koperasi. Tujuannya adalah memperkuat daya saing kelembagaan secara nasional.

Para peserta akan menjalani pelatihan intensif dalam kerangka program sarjana di program studi Hukum Tata Negara, lulusan akan memperoleh gelar S.H. Materi diantaranya mencakup manajemen modern dan teknologi digital. Kami mengasah jiwa intelektual. Mereka disiapkan untuk menjadi motor inovasi. Kompetensi SDM menjadi prioritas utama dalam program ini.

Selama kuliah, peserta akan ditempatkan langsung bergabung dengan Koperasi Rawa Aopa. Mereka juga dapat bertugas mendampingi koperasi di berbagai daerah. Peran mereka adalah memperbaiki tata kelola organisasi. Selain itu, mereka membantu pengembangan unit bisnis baru. Transformasi koperasi dimulai dari tangan para profesional muda.

Daya saing koperasi akan meningkat secara signifikan. Digitalisasi sistem menjadi agenda kerja nyata. Efisiensi operasional akan tercipta melalui ide-ide segar. Koperasi tidak lagi dipandang sebelah mata. Lembaga ini bertransformasi menjadi entitas bisnis yang tangguh.

Sinergi ini menciptakan keberlanjutan ekonomi rakyat. Sarjana penggerak menjadi jembatan modernitas dan tradisi. Kualitas pelayanan anggota akan semakin profesional. Program ini adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Masa depan koperasi ada di tangan generasi terpelajar.

Penyiapan SDM bagi menyukseskan kegiatan “Sarjana Penggerak Koperasi” merupakan program Kementerian Koperasi RI yang akan menjadi fasilitator dalam kurikulum dan juga magang di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Sementara itu, akselerasi juga akan mendapatkan dukungan NR Institute dan PT. Nusantara Multiglobal Sinergi yang merupakan bagian dari Nusantara Group.

Koperasi Jasa (ISW)

IAI Rawa Aopa Siapkan Koperasi, Segera Dikenalkan ke Publik Melalui Peluncuran

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa bergerak cepat dalam melakukan penguatan kelembagaan pasca prosesi pelantikan Rektor yang berlangsung pada Sabtu, 17 Januari 2026 di Aula Kampus Andoolo. Salah satu langkah strategis yang kini tengah dimatangkan adalah pendirian Koperasi Jasa Rawa Aopa, sebuah unit usaha yang dirancang untuk mendukung ekosistem ekonomi di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar.

Ismail Suardi Wekke, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian integral dari peta jalan pengembangan institusi yang lebih mandiri. Dalam pernyataan dalam kesempatan yang sama, Ismail menjelaskan bahwa kehadiran koperasi ini menjadi simbol kemandirian lembaga dalam mengelola sumber daya yang dimiliki secara profesional.

“Koperasi Jasa Rawa Aopa kami persiapkan sebagai pilar ekonomi yang akan menopang berbagai kegiatan strategis di kampus serta menjadi wadah kolaborasi bagi seluruh civitas akademika,” ujar Ismail Suardi Wekke dalam pernyataan usai kegiatan pelantikan.

Melanjutkan pemaparannya, Ismail juga mengungkapkan secara tidak langsung bahwa persiapan peluncuran perdana koperasi tersebut kini tengah memasuki tahap akhir dan akan segera diperkenalkan secara luas kepada publik dalam waktu dekat dengan target sekitar bulan Syawal. Hal ini sejalan dengan upaya kampus untuk memperkuat struktur keuangan internal melalui unit bisnis yang legal dan terorganisir.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh regulasi dan struktur manajemen koperasi sudah siap sepenuhnya sebelum diperkenalkan secara resmi kepada publik agar peluncurannya nanti memberikan dampak yang berkelanjutan,” tegas Ismail Suardi Wekke yang juga Distinguished Professor di North Bangkok University, Thailand.

Pada pernyataan di kesempatan yang sama Ismail Suardi Wekke menekankan bahwa melalui koperasi ini, sinergi antara aspek akademik dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan beriringan demi kemajuan IAI Rawa Aopa di masa depan. Beliau berharap unit usaha ini menjadi motor penggerak bagi inovasi-inovasi lain yang sedang direncanakan oleh pihak rektorat dalam masa jabatan baru ini.

“Peluncuran ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata dalam mewujudkan kesejahteraan civitas akademika dan masyarakat luas melalui model ekonomi berbasis keumatan,” pungkas Ismail Suardi Wekke yang turut hadir dalam kegiatan pelantikan tersebut, dimana melantik struktur pejabat di lingkup institusi Rawa Aopa.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Organisasi Koperasi, Abdul Kadir, S.Sos., S.H., M.H., menyatakan bahwa fokus utama tim saat ini adalah mematangkan koordinasi internal. Ia menegaskan bahwa pendirian koperasi ini merupakan langkah konkret pengembangan kelembagaan yang diambil segera setelah pelantikan Rektor baru. Sementara itu, pihak Humas Koperasi mengonfirmasi bahwa persiapan peluncuran perdana kini menjadi prioritas agar seluruh pemangku kepentingan dapat memahami manfaat strategis dari kehadiran Koperasi Jasa Rawa Aopa.