Ramadhan (ISW)

Seri Ngaji Penulisan Artikel, Pertemuan Kedua dengan Pokok Bahasan Terkait Artikel di Jurnal Scopus

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Upaya peningkatan kualitas publikasi ilmiah dosen di kancah internasional terus dipacu melalui kolaborasi lintas institusi. Memasuki pekan kedua, program “Seri Ngaji Penulisan Artikel” kembali digelar pada Jumat siang dengan fokus utama membedah teknik menembus jurnal bereputasi global yang terindeks Scopus. “Kita melaksanakan selama Ramadhan, sebagai jtihad dalam mengisi amaliyah Ramadhan,” papar Ismail di Andolo, Jumat 27 Februari 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring setiap Jumat selepas salat Jumat ini merupakan hasil sinergi strategis antara 20 perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang bekerja sama dengan Rumah Jurnal UIN Ponorogo. Pertemuan kedua ini menjadi momentum krusial bagi para akademisi untuk memahami standar ketat dan pola penulisan yang diinginkan oleh pengelola jurnal internasional.

Ismail Suardi Wekke, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, menekankan bahwa publikasi di jurnal Scopus bukan sekadar mengejar angka kredit, melainkan bentuk kontribusi nyata ilmuwan Indonesia di level dunia. Menurutnya, dosen harus memiliki ketekunan ekstra dalam menghadapi proses penelaahan atau review yang seringkali memakan waktu lama dan melelahkan secara mental. 

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi seperti ini merupakan kunci utama dalam membangun ekosistem riset yang sehat dan berkelanjutan di tanah air. “Kita berupaya melaksanakan kegiatan Ngaji Penulisan Artikel selama Ramadhan sebagai upaya berjamaah,” kata Ismail Suardi Wekke yang didaulat menjadi pemateri pada pertemuan Jumat pertama. 

Dalam sesi penyampaian materi, Ismail megajak para peserta untuk mengenal spirit yang dapat mendorong dalam penulisan artikel. “Artikel yang layak masuk Scopus harus memiliki kebaruan atau novelty yang jelas serta metodologi yang mampu dipertanggungjawabkan secara universal,” tegas Ismail di hadapan ratusan peserta virtual. 

Ia juga mengingatkan agar penulis tidak mudah menyerah saat menerima penolakan dari editor jurnal. “Jangan menganggap penolakan sebagai akhir, tetapi jadikan catatan dari reviewer sebagai kompas untuk memperbaiki kualitas naskah Anda agar lebih tajam,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Ismail menekankan pentingnya integritas dalam menulis dengan menyatakan bahwa sitasi yang relevan dan penggunaan rujukan primer yang mutakhir adalah fondasi utama dari sebuah artikel berkualitas tinggi.

Program Seri Ngaji Penulisan ini direncanakan akan terus berlanjut dengan berbagai topik spesifik lainnya. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempersempit kesenjangan kualitas publikasi antarperguruan tinggi di Indonesia dan meningkatkan visibilitas riset nasional di mata dunia.

“Dengan kegiatan, kita berupaya untuk berjamaah. Sehingga bisa maju bersama-sama untuk pengembangan perguruan tinggi keagamaan Islam Indonesia,” pungkas Ismail Suardi Wekke di sela-sela bersama dengan tim Safari Dakwah Ramadhan kolaborasi IAI Rawa Aopa Konawe Selatan dengan Pengurus Wilayah Al Washliyah Sulawesi Tenggara.

IMG-20260224-WA0013

Amaliah Ramadhan IAI Rawa Aopa Fokus pada Dimensi, Akademik, Spiritual, dan Pengabdian Masyarakat

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan meluncurkan rangkaian program “Amaliah Ramadhan” guna mengisi bulan suci dengan aktivitas edukatif dan religius. Program yang dirancang secara komprehensif ini mencakup berbagai kegiatan unggulan, mulai dari kursus intensif bahasa asing bagi mahasiswa hingga pelaksanaan Safari Ramadhan yang menjangkau masyarakat di pelosok daerah.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke, menyatakan bahwa agenda ini merupakan wujud nyata pengabdian kampus kepada masyarakat sekaligus upaya peningkatan kapasitas intelektual mahasiswa. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan amaliah tahun ini sengaja dikonsep secara variatif agar menyentuh aspek akademik dan spiritual secara bersamaan.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi sarana bagi para dosen dan mahasiswa untuk mempererat silaturahmi dengan warga di sekitar Kabupaten Konawe Selatan.

“Terima kasih kepada semua pihak, dalam Ramadhan kali ini, sudah hampir sepekan, IAI Rawa Aopa menggelar pelbagai rangkaian kegiatan,” papar Ismail.

Lanjut “Kami ingin menjadikan momentum Ramadhan ini selain sebagai rutinitas ibadah, juga laboratorium pembelajaran nyata bagi seluruh sivitas akademika melalui berbagai kursus keahlian,” ujar Ismail Suardi Wekke usai bertemu pimpinan Pesantren Darul Ulum Ammesangeng, Senin (23/2/2026).

Beliau menambahkan bahwa antusiasme mahasiswa sangat tinggi, terutama pada kelas bahasa yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing global mereka.

“Melalui Safari Ramadhan, kami juga berkomitmen untuk menghadirkan pesan-pesan kesejukan dan moderasi beragama di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.

Selain memperkuat fondasi keagamaan, Ismail Suardi Wekke mengungkapkan bahwa pihak rektorat telah mengalokasikan dukungan sumber daya yang maksimal agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan tepat sasaran. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah dalam menyukseskan agenda-agenda dakwah yang bersifat transformatif.

Terakhir, Ismail berharap agar kegiatan ini dapat berkelanjutan setiap tahunnya sehingga kehadiran IAI Rawa Aopa semakin dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat Sulawesi Tenggara.

“Kami ingin menjadikan momentum Ramadhan ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan laboratorium pembelajaran nyata bagi seluruh sivitas akademika melalui berbagai kursus keahlian,” pungkas Ismail Suardi Wekke setiba di Kendari.