Kegiatan PPQ Harian

Posko 3 KKA, Kegiatan PPQ Harian

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Potoro – Hari kelima pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA), Posko 3 melaksanakan kegiatan PPQ Harian (Rabu, 12 Agustus 2026). Dalam kegiatan ini, berkesempatan untuk mengajar dan mendampingi anak-anak dalam belajar mengaji. Kegiatan ini bukan hanya tentang membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sebuah proses untuk mengenalkan dan menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak sejak usia dini.

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Amaliah (KKA) sebagai pendamping dan pengajar, serta anak-anak yang mengikuti pembelajaran mengaji.

Kegiatan ini dilakukan karena pendidikan agama merupakan salah satu hal penting dalam kehidupan anak-anak. Belajar mengaji sejak dini dapat membantu anak-anak mengenal Al-Qur’an, memahami nilai-nilai kebaikan, serta membiasakan diri untuk mencintai ajaran agama.
Bagi mahasiswa KKA, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama berada di bangku perkuliahan. Mahasiswa tidak hanya datang untuk menyelesaikan program kerja, tetapi juga belajar bagaimana cara berbagi ilmu, bersabar dalam menghadapi anak-anak, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Mahasiswa mendampingi anak-anak dalam membaca dan mempelajari Al-Qur’an. Anak-anak diajarkan secara perlahan sesuai dengan kemampuan mereka. Mahasiswa membantu memperbaiki bacaan, memberikan contoh, mendengarkan ketika anak-anak membaca, dan memberikan semangat ketika mereka mengalami kesulitan.
Dalam prosesnya, pembelajaran tidak hanya dilakukan dengan suasana yang serius, tetapi juga dengan pendekatan yang menyenangkan agar anak-anak tidak merasa takut atau bosan. Dengan begitu, anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman dan perlahan menumbuhkan rasa senang terhadap kegiatan mengaji.

Bersih Masjid (ISW)

Semangat Gotong Royong, KKA Posko 8 Bersama Kepala KUA Bersihkan Masjid As-Sidiq di Desa Woerahi

Buletinkka.rawaaopakonsel.ac.id, – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan rumah ibadah dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah, mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Posko 8 menggelar aksi gotong royong melalui program Gerakan Bersih-Bersih Masjid (GEBER MAS). Kegiatan ini dipusatkan di Masjid As-Sidiq, Desa Woerahi, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, pada Senin (10/8/2026).

Sebagaimana diketahui, Kuliah Kerja Amaliah (KKA) IAI Rawa Aopa merupakan program pengabdian masyarakat tahunan yang dirancang untuk mengintegrasikan nilai-nilai akademis dan keagamaan dengan dinamika kehidupan sosial warga. Melalui program ini, mahasiswa diterjunkan langsung ke berbagai wilayah untuk menghadirkan solusi konkret serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat setempat.

Aksi sosial tersebut berlangsung khidmat dan lancar berkat kolaborasi yang kuat antara mahasiswa dan otoritas keagamaan setempat. Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Meluhu turun langsung ke lapangan untuk mendampingi, memimpin, serta bahu-membahu bersama mahasiswa membersihkan seluruh area dalam hingga halaman masjid.

Langkah ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata dari civitas akademika IAI Rawa Aopa terhadap berbagai program prioritas Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat fungsi masjid sebagai pusat peradaban, kebersihan lingkungan, serta pemberdayaan umat berbasis rumah ibadah.

Kegiatan GEBER MAS ini juga menjadi bagian dari partisipasi aktif mahasiswa KKA dalam mengabdi kepada masyarakat. Melalui aksi nyata bersih-bersih rumah ibadah ini, diharapkan menjadi jalan dalam membina hubungan silaturahmi antara mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa, pihak KUA, serta warga Desa Woerahi.

Koordinator Desa berharap bahwa dengan kegiatan seperti ini, maka hubungan silaturahmi dapat terjalin semakin erat hingga masa pengabdian selesai.

Posko 3 (ISW)

Ikuti Monev, Posko 3 Pertahankan Komitmen Pengabdian Masyarakat

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo — Memasuki hari keempat pelaksanaan Kuliah Kerja Amalan (KKA), civitas akademika Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan terus mengawal kualitas pengabdian mahasiswa di lapangan. Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang digelar di Posko 3 menjadi momentum pembuktian komitmen mahasiswa dalam menjalankan program Pengabdian Masyarakat Terpadu secara berkelanjutan.

Kegiatan Monev ini dihadiri langsung oleh Pembina Yayasan, Al Asri, S.Pd.I., M.Si., serta Wakil Rektor IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke. Kehadiran unsur pimpinan yayasan dan rektorat tersebut menegaskan pentingnya integrasi antara nilai-nilai akademik dan dedikasi sosial dalam skema KKA.

Dalam peninjauan tersebut, jajaran pimpinan melihat dari dekat berbagai program kerja berbasis pemberdayaan masyarakat yang tengah dijalankan oleh mahasiswa Posko 3. Pendekatan terpadu yang diusung dalam KKA tahun ini tidak hanya menempatkan mahasiswa sebagai pelaksana kegiatan, melainkan sebagai fasilitator perubahan yang berkolaborasi aktif dengan warga setempat.

Pembina Yayasan IAI Rawa Aopa, Al Asri, menyampaikan apresiasinya atas semangat dan dedikasi mahasiswa yang tetap terjaga selama berada di lokasi pengabdian. Ia menekankan bahwa KKA merupakan representasi nyata dari hadirnya perguruan tinggi di tengah-tengah persoalan masyarakat.

Satu nada dengan hal tersebut, Wakil Rektor IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke, menggarisbawahi pentingnya menjaga konsistensi dan kualitas luaran program kerja hingga akhir masa bakti KKA. Menurutnya, pengabdian masyarakat terpadu harus mampu memberikan dampak positif yang terukur dan berkesinambungan bagi desa lokasi penempatan.

Proses Monev di Posko 3 berlangsung interaktif melalui diskusi evaluatif mengenai kendala lapangan, respons masyarakat, serta pemantauan ketercapaian target program kerja. Dengan dilaksanakannya evaluasi berkala ini, IAI Rawa Aopa memastikan seluruh rangkaian KKA berjalan sesuai standar akademik dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Konawe Selatan.

WhatsApp Image 2026-08-28 at 23.50.17

KKN Kelompok 8 IAI Rawa Aopa Gelar Bakti Sosial di Masjid Al-Mu’minin Desa Bekenggasu Indah

Desa Bekenggasu Indah, 11 Agustus 2026 — KKN Kelompok 8 IAI Rawa Aopa Posko Desa Bekenggasu Indah melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembersihan Masjid Al-Mu’minin yang berada di Dusun II, Desa Bekenggasu Indah. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan sekaligus wujud nyata pengabdian kepada masyarakat selama pelaksanaan KKN.

Kegiatan dilaksanakan secara gotong royong oleh mahasiswa KKN dengan membersihkan halaman dan lingkungan sekitar masjid serta bagian-bagian yang membutuhkan perhatian. Dengan semangat kebersamaan, para mahasiswa bekerja sama untuk menciptakan lingkungan Masjid Al-Mu’minin yang lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah dan berbagai kegiatan keagamaan.

Selain menjaga kebersihan tempat ibadah, kegiatan bakti sosial ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mempererat silaturahmi serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat Desa Bekenggasu Indah. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial, mahasiswa dapat berinteraksi dan berkontribusi secara nyata dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah. Masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, KKN Kelompok 8 IAI Rawa Aopa berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendorong semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Kegiatan pembersihan Masjid Al-Mu’minin menjadi salah satu bentuk komitmen KKN Kelompok 8 IAI Rawa Aopa untuk hadir dan memberikan kontribusi positif selama melaksanakan pengabdian di Desa Bekenggasu Indah. Diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian yang terbangun dapat terus dipelihara oleh mahasiswa maupun masyarakat.

KKN Kelompok 8 IAI Rawa Aopa
Posko Desa Bekenggasu Indah

Kunjungan Warga (ISW)

Posko 3 KKA, Berkunjung ke Rumah Warga

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Potoro – Hari keempat pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA), Posko 3 melaksanakan kegiatan kunjungan ke rumah warga (Selasa, 11 Agustus 2026). Dalam kegiatan ini, sebagai kesempatan untuk bersosialisasi dan sekaligus memperkenalkan kegiatan KKA.

Kegiatan ini sebagai tahapan awal dalam pelaksanaan KKA. Begitu pula untuk sosialisasi terkait dengan persiapan penetapan program kerja.

Dari semua warga posko, mengikuti kegiatan dipimpin oleh Arip Supriyanto (Koordinator Posko Kelurahan Potoro).

Dalam kegiatan ini, warga menerima rombongan dan sekaligus menitipkan pesan bahwa ini adalah sebuah pembelajaran.

Monev (ISW)

Monev KKA di 3 Posko, Kelurahan Potoro, Konawe Selatan

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, — Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kuliah Kerja Amaliah (KKA) berlangsung lancar sesuai rencana di Pasar Potoro pada Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh para peserta KKA yang terbagi dalam tiga posko, sekaligus menjadi ruang dialog interaktif bersama Bapak Pendiri Yayasan Pendidikan dan Perguruan Tinggi Al Asri Konawe Selatan, Al Asri, S.Pd.I., M.Si..

Dalam arahannya, Bapak Al Asri menekankan pentingnya pergeseran paradigma dalam pelaksanaan KKA. Beliau menyampaikan bahwa seluruh rangkaian program yang dijalankan oleh mahasiswa hendaknya tidak sekadar menggugurkan kewajiban akademik, melainkan ditransformasikan menjadi nilai ibadah.

“Saat melaksanakan KKA, maka itu kesempatan mendapatkan peluang beramal jariah,” pungkas Bapak Al Asri di hadapan seluruh peserta yang hadir.

Baca Juga: IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Bersiap Laksanakan KKA, Integrasi antara KKN dengan Pengabdian Masyarakat
https://rawaaopakonsel.ac.id/berita/iai-rawa-aopa-konawe-selatan-bersiap-laksanakan-kka-integrasi-antara-kkn-dengan-pengabdian-masyarakat/

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor, Ismail Suardi Wekke. Kehadirannya bertujuan untuk memantau langsung dan memastikan seluruh perencanaan program kerja mahasiswa dapat berjalan secara terstruktur dan tepat sasaran.

Menurut Ismail Suardi Wekke, dokumentasi dan pemantauan secara berkala sangat krusial. Selain untuk pemenuhan kelengkapan penilaian mata kuliah, program ini dirancang agar memberikan dampak nyata sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“KKA tidak hanya menjadi sebuah rutinitas atau sebuah seremoni yang berjalan apa adanya. Lebih dari itu, perlu menjadi wadah untuk transformasi masyarakat,” kata Ismail Suardi Wekke.

Al Asri juga mengemukakan bahwa momentum hari kemerdekaan, sebuah kesempatan memadukan patriotisme dengan semangat pengabdian.

“KKA yang terlaksana dalam bulan Agustus ke September, sebuah peluang untuk memadukan pengabdian dalam hari merah putih,” tegas Al Asri menutup acara diskusi tersebut.

Melalui Monev ini, diharapkan seluruh mahasiswa dari keempat posko dapat mengoptimalkan sisa masa KKA dengan program-program bernilai guna tinggi yang berkelanjutan bagi masyarakat Pasar Potoro dan sekitarnya.

Mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa Laksanakan Program Penanaman Tanaman Obat di Kebun Dasawisma

kkabuletin. rawaaopakonsel. ac.id meluhu-posko 8 woerahi, kec.meluhu, kab.konawe, Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa sukses melaksanakan program penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) di Kebun Dasawisma Desa Woerahi, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe. Kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berlangsung pada Rabu (11/8/2026) ini diinisiasi oleh kelompok mahasiswa KKA sebagai bentuk pengabdian masyarakat sekaligus upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan warga.

Program penanaman ini menghadirkan berbagai jenis tanaman obat seperti kunyit, jahe, temulawak, dan sereh yang ditanam bersama para kader Dasawisma serta ibu-ibu PKK setempat. Selain untuk memperhijau lingkungan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya apotek hidup sebagai solusi kesehatan mandiri dan ekonomis. Melalui gotong royong ini, mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa berharap Kebun Dasawisma dapat menjadi percontohan pemanfaatan lahan produktif bagi warga desa setempat.

Mahasiswa KKA IAI rawa aopa Bersih-bersih mesjid as-sidiq didesa woerahi bersama kepala KUA kec meluhu

kkabuletin. rawaaopakonsel. ac.id meluhu-posko 8 woerahi, kec.meluhu, kab.konawe, Wujud nyata pengabdian kepada masyarakat ditunjukkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa. Berkolaborasi langsung dengan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Meluhu, para mahasiswa menggelar aksi kerja bakti membersihkan Masjid As-Sidiq di Desa Woerahi, Kecamatan Meluhu.

Kegiatan gotong royong yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan ini berfokus pada pembersihan seluruh area masjid, mulai dari area utama ruang shalat, tempat wudhu, hingga halaman sekitar masjid.

Kepala KUA Kecamatan Meluhu memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan semangat para mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa. Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya membawa program kerja akademik, tetapi juga memberikan dampak sosial-keagamaan yang positif bagi warga sekitar.

“Aksi bersih-bersih masjid ini merupakan langkah yang sangat mulia. Tempat ibadah yang bersih dan nyaman tentu akan membuat jamaah semakin khusyuk dalam menjalankan ibadah. Sinergi seperti ini diharapkan terus terjalin selama masa pengabdian mahasiswa di sini,” ujar Kepala KUA Kecamatan Meluhu di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, koordinator mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari komitmen mereka dalam menjalankan nilai-nilai Amaliah kampus, yaitu menebar manfaat dan mempererat silaturahmi dengan pihak pemerintah lokal serta masyarakat desa.

Masyarakat Desa Woerahi menyambut positif kegiatan ini. Selain mempererat tali silaturahmi antara akademisi, instansi keagamaan, dan warga, aksi bersih masjid ini diharapkan dapat memotivasi warga setempat untuk terus menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah secara berkelanjutan.

WhatsApp Image 2026-08-28 at 23.11.07

KKN Posko 8 IAI Rawa Aopa Gelar Koordinasi Program Kerja Bersama Pemerintah Desa Bekenggasu Indah

Desa Bekenggasu, Minggu, 9 Agustus 2026 — KKN Kelompok 8 IAI Rawaopa melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Pemerintah Desa Bekenggasu dalam rangka membahas dan menyusun program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan koordinasi tersebut dihadiri oleh Bapak Kepala Desa Bekenggasu bersama Bapak Sekretaris Desa. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh kekeluargaan, dengan fokus utama membahas rencana kegiatan yang akan menjadi bagian dari pelaksanaan program KKN selama kurang lebih satu bulan.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 8 menyampaikan sejumlah rancangan program kerja yang telah disusun. Selanjutnya, pihak pemerintah desa memberikan arahan, masukan, serta saran terkait program-program yang dinilai sesuai dengan kondisi, potensi, dan kebutuhan masyarakat Desa Bekenggasu.

Koordinasi ini menjadi langkah awal yang penting bagi mahasiswa KKN untuk memastikan setiap program yang direncanakan dapat dilaksanakan secara terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, komunikasi bersama pemerintah desa diharapkan dapat memperkuat sinergi antara mahasiswa KKN dengan seluruh unsur masyarakat selama pelaksanaan kegiatan.

Melalui arahan dan dukungan dari Pemerintah Desa Bekenggasu, KKN Kelompok 8 IAI Rawaopa berkomitmen untuk melaksanakan seluruh program kerja dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan kerja sama, serta menyesuaikan setiap kegiatan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat setempat.

KKN Kelompok 8 IAI Rawa aopa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Bekenggasu Indah atas waktu, sambutan, arahan, serta dukungan yang telah diberikan. Diharapkan kolaborasi yang terjalin selama pelaksanaan KKN dapat memberikan kontribusi positif serta manfaat bagi masyarakat Desa Bekenggasu Indah

KKN Kelompok 8 IAI Rawa Aopa
Posko Desa Bekenggasu Indah

Hijaukan Desa: Langkah Nyata Mahasiswa KKA Posko 8 IAI Rawa Aopa Lewat Kebun Dasa Wisma

 

 

kkabuletin. rawaaopakonsel. ac.id meluhu-posko 8 woerahi, kec.meluhu, kab.konawe, Memanfaatkan lahan pekarangan yang selama ini kurang optimal, mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Posko 8 IAI Rawa Aopa Konawe Selatan secara nyata menunjukkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan warga. Melalui program kolaboratif pembuatan Kebun Dasa Wisma, para mahasiswa bahu-membahu bersama masyarakat setempat untuk mengubah pekarangan rumah menjadi area hijau yang produktif dan bernilai ekonomis.

Kegiatan yang digagas oleh mahasiswa Posko 8 ini berfokus pada penanaman berbagai jenis tanaman obat keluarga (TOGA), sayur-mayur harian seperti cabai, terung, dan bayam, serta tanaman pembumbuan dapur. Selain membantu estetika lingkungan agar lebih asri, Kebun Dasa Wisma ini dirancang sebagai langkah efisiensi pengeluaran rumah tangga warga setempat dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.

Koordinator Mahasiswa Posko 8 KKA IAI Rawa Aopa menyampaikan bahwa inisiasi ini bukan sekadar aksi penanaman fisik semata, melainkan sarana edukasi dan penguatan sinergi antara mahasiswa dan kelompok kader Dasa Wisma di desa.

“Kami ingin kehadiran KKA Posko 8 memberi dampak yang berkelanjutan. Kebun Dasa Wisma ini harapannya menjadi stimulan agar semangat gotong royong dan kesadaran memanfaatkan pekarangan rumah tetap hidup, bahkan setelah masa pengabdian kami selesai,” ujarnya di sela-sela aktivitas penanaman.

Masyarakat dan kelompok ibu-ibu Dasa Wisma menyambut hangat program pendampingan tersebut. Proses gotong royong tampak hangat sejak tahap pembersihan lahan, penyediaan media tanam dari pupuk organik lokal, hingga penataan polibag dan bedengan.

Melalui langkah kecil yang konsisten ini, Posko 8 KKA IAI Rawa Aopa membuktikan bahwa pengabdian masyarakat dapat dimulai dari pekarangan rumah—menciptakan desa yang tidak hanya lebih hijau dan asri, tetapi juga mandiri secara pangan.