IMG-20260310-WA0025

IAI Rawa Aopa Konsel Gelar Aksi Berbagi Nasi dan Takjil Ramadhan di Wilayah Konawe

Rawaaopakonsel.ac.id,Konawe Selatan – Civitas Akademika Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan Hybrid Konawe menggelar kegiatan berbagi takjil kepada 1masyarakat dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Senin (9/3/2026).

Kegiatan sosial tersebut diwujudkan dengan membagikan sebanyak 200 porsi nasi takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan menjelang waktu berbuka puasa.

Aksi berbagi ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial civitas akademika terhadap masyarakat sekitar, sekaligus sebagai upaya menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas di bulan yang penuh berkah.

Ipri Yanti selaku Dosen pembimbing civitas akademika IAI Rawa Aopa Konsel menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mengamalkan nilai-nilai keislaman, khususnya dalam meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, sekaligus mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat,” ujar Ipri Yanti selaku dosen pembimbing.

Selain itu, M. Anang syukur selaku ketua panitia kegiatan juga menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai unsur civitas akademika, mulai dari mahasiswa hingga dosen, yang secara bersama-sama turun langsung membagikan takjil kepada masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi bentuk kebersamaan civitas akademika dalam menebar kebaikan di bulan Ramadhan. Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat membawa keberkahan dan menjadi inspirasi untuk terus berbagi kepada sesama,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Para penerima takjil mengapresiasi inisiatif civitas akademika yang dinilai turut membantu masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di lingkungan kampus serta menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan.

Ipri Yanti selaku dosen pembimbing Hybrid Konawe berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam membangun nilai-nilai sosial, keagamaan, dan kemanusiaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan kali kedua kami melaksanakan kegiatan yang sama, dan semoga bisa berlanjut ke tahun tahun berikutnya” ujar Ipri Yanti Dosen pembimbing IAI Rawa Aopa.

IMG-20260307-WA0024-768x480

Ismail Suardi Wekke Kupas Tuntas Strategi Publikasi Buku Scopus di Webinar Institut Nitro

awaaopakonsel.ac.id, Makassar – Institut Nitro Bisnis dan Keuangan Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem akademik nasional melalui penyelenggaraan Ramadhan Webinar Series 1.

Mengusung tema strategis “How to Publish Book with Scopus Index”, kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada Sabtu (7/3/2026) ini menjadi oase bagi para peneliti yang ingin menembus ketatnya persaingan publikasi ilmiah di tingkat global.

Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Rektor Institut Nitro, Dr. Megawati, S.E., MHRM, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar diskusi rutin, melainkan sebuah lompatan strategis bagi institusi dan peserta. Beliau menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal menuju pelaksanaan International Conference (ICon-FiBank) yang direncanakan berlangsung pada 27–28 April 2026 di wilayah Makassar–Maros.

Dr. Megawati juga menggarisbawahi peran krusial indeks Scopus dalam memperluas jangkauan karya ilmiah hingga ke tingkat internasional, mengingat kredibilitas akademik saat ini sangat bergantung pada pengakuan global.

Dr. Megawati menegaskan secara langsung mengenai tujuan utama acara ini:

“Webinar ini menjadi ruang berbagi pengetahuan bagi kalangan akademisi untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di tingkat internasional,” ujarnya di hadapan ratusan peserta virtual.

Memasuki sesi inti, narasumber utama Ismail Suardi Wekke, S.Ag., M.A., Ph.D, yang juga merupakan anggota Komite Saintifik ICon-FiBank, membedah secara mendalam urgensi publikasi pada platform bereputasi. Beliau menjelaskan bahwa publikasi yang terindeks Scopus bukan sekadar mengejar angka kredit, melainkan membangun rekam jejak ilmiah yang abadi di dunia digital internasional. Ismail Suardi Wekke menyoroti pentingnya platform penerbit internasional seperti IGI Global sebagai gerbang bagi peneliti Indonesia untuk diakui oleh komunitas sains dunia.

Dalam pemaparannya, Ismail Suardi Wekke menekankan pentingnya portofolio peneliti: “Publikasi pada platform bereputasi internasional tidak hanya memperluas jangkauan pembaca secara global, tetapi juga menjadi bagian dari portofolio akademik yang menunjukkan rekam jejak ilmiah seorang peneliti di tingkat internasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia memberikan panduan teknis yang sangat rinci bagi para peserta. Ismail memaparkan bahwa proses penerbitan buku dimulai dari registrasi akun yang tepat, penyusunan proposal buku yang kuat, hingga manajemen revisi yang profesional sebelum naskah final dikirimkan. Penjelasan ini mencakup strategi komunikasi dengan editor internasional agar naskah memiliki peluang diterima lebih besar.

Ismail juga menambahkan detail mengenai tahapan teknis pengajuan buku: “Kita akan memaparkan secara rinci tahapan yang harus dilakukan dalam menulis dan mengajukan buku agar dapat terindeks Scopus melalui platform penerbit internasional IGI Global,” tambahnya dengan penuh semangat.

Antusiasme terhadap materi ini terlihat dari keberagaman latar belakang peserta yang hadir. Webinar ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai institusi besar di seluruh Indonesia, mulai dari STIE YPUP Makassar, STIT Sunan Giri Bima, UIN Sunan Ampel, Universitas Awal Bros, hingga STIM LPI Makassar. Tak ketinggalan, delegasi dari Universitas Muhammadiyah Bima, UMI Makassar, UPRI Makassar, UPI, UNIFA, UNITAMA, serta Universitas Siliwangi juga turut menyimak jalannya diskusi. Kehadiran peserta dari STIKOM, Universitas Bosowa, Universitas Udayana, UM Palopo, Institut PPI, Universitas Merdeka, LP3I Makassar, hingga Universitas Katolik Atma Jaya membuktikan bahwa kebutuhan akan edukasi publikasi Scopus bersifat masif di lintas disiplin ilmu.

Amin Hamdat, S.E., M.M, selaku Wakil Humas Institut Nitro yang bertindak sebagai moderator, mampu menghidupkan suasana diskusi sehingga peserta tetap fokus hingga akhir acara yang berlangsung selama hampir dua jam tersebut. Melalui kegiatan ini, pihak penyelenggara berharap para akademisi tidak hanya berhenti pada tahap penulisan, tetapi memiliki motivasi kuat untuk berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan di level yang lebih tinggi.

Diharapkan, sinergi yang terbangun dalam webinar ini akan bermuara pada kesuksesan konferensi internasional ICon-FiBank 2026 mendatang. Dengan wawasan baru mengenai strategi publikasi, para peserta diharapkan mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas yang tidak hanya membanggakan institusi masing-masing, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi peradaban global.

Langkah Strategis LPPM IAI Rawa Aopa dalam Mendorong Literasi Halal di Konawe Selatan

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Nuansa keberkahan Ramadan menyelimuti Kabupaten Konawe Selatan saat civitas akademika Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAI Rawa Aopa menggelar aksi  kolaboratif bersama Polres Konawe Selatan. Kegiatan yang dimulai dengan pembagian takjil kepada pengguna jalan di area strategis ini menjadi simbol kedekatan antara dunia kampus dan institusi kepolisian.

Agenda sosial tersebut tidak berhenti di jalanan, melainkan berlanjut dengan diskusi hangat dalam balutan buka puasa bersama yang diselenggarakan di markas Polres Konawe Selatan, Jumat (6/3/2026).

Ketua Program Studi HTN IAI Rawa Aopa, Suriansyah, M.H., menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk melatih kepekaan sosial mahasiswa di luar ruang kuliah. Beliau menyampaikan bahwa kolaborasi dengan pihak kepolisian adalah langkah strategis untuk mempererat hubungan emosional serta sinergitas institusional.

Suriansyah juga menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bersama aparat keamanan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus kebahagiaan bagi warga yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Ini sebuah langkah dalam menyemarakkan Ramadhan, sekaligus juga sebagai laboratorium sosial,” kata Suriansyah, Ketua Program Studi Hukum Tata Negara (HTN), Institut Agama Islam Rawa Aopa Konawe Selatan.

Dalam wawancara di sela-sela kegiatan, Suriansyah, M.H. memberikan pernyataan langsung mengenai esensi dari gerakan ini.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya cerdas secara intelektual dalam memahami hukum, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi melalui aksi berbagi seperti ini,” tegasnya.

Beliau menambahkan mengenai pentingnya kemitraan ini dengan berujar bahwa kerja sama dengan Polres Konawe Selatan adalah langkah positif dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan responsif terhadap kondisi sosial.

Menutup penyataannya, Suriansyah menekankan keberlanjutan program ini dengan harapan agar kegiatan tersebut menjadi titik awal bagi kolaborasi-kolaborasi berikutnya yang jauh lebih besar dan berdampak luas bagi masyarakat Konawe Selatan.

Dari tempat berbeda, akademisi Ismail Suardi Wekke turut menyoroti langkah institusional IAI Rawa Aopa yang kini tengah serius menggarap potensi ekonomi syariah. Ismail menjelaskan bahwa pengintegrasian Pusat Halal ke dalam Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) merupakan strategi untuk memastikan setiap riset memiliki output yang konkret.

Beliau juga memaparkan bahwa IAI Rawa Aopa berkomitmen penuh untuk menjadi pusat literasi halal yang kredibel di Sulawesi Tenggara melalui pendampingan masyarakat. Lebih lanjut, Ismail menyampaikan bahwa dengan penguatan kelembagaan tersebut, kampus akan bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan industri halal mulai dari tingkat lokal.

Langkah IAI Rawa Aopa dalam memperkuat ekosistem halal memang kini dikoordinir sepenuhnya oleh LPPM sebagai motor penggerak utama. Upaya ini dilakukan bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai bentuk partisipasi aktif dalam menyongsong regulasi wajib halal nasional.

Melalui LPPM, Pusat Halal diproyeksikan mampu menjangkau UMKM di Konawe Selatan untuk mendapatkan sertifikasi dan edukasi yang memadai. Dengan demikian, peran kampus tidak hanya terbatas pada teori hukum tata negara, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi kerakyatan yang berlandaskan nilai-nilai religius dan standar keamanan produk yang terjamin bagi seluruh lapisan masyarakat.

IMG-20260305-WA0037

Terima KMA Resmi, IAI Rawa Aopa Siap Cetak Sarjana Ekonomi Syariah Unggulan

Rawaaopakonsel.ac.id, Kendari – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan resmi memperkuat kedudukannya sebagai lembaga pendidikan tinggi kredibel dengan menerima Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1714 Tahun 2025 mengenai izin penyelenggaraan Program Studi Ekonomi Syariah untuk jenjang Sarjana (S1).

Penerimaan dokumen strategis tersebut dilakukan pada Senin, 3 Maret 2025, yang diterima langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan dan Perguruan Tinggi Al Asri. Kehadiran program studi baru ini diharapkan menjadi angin segar bagi calon mahasiswa di Sulawesi Tenggara yang ingin mendalami sektor ekonomi berbasis syariah.

Ketua Yayasan Pendidikan dan Perguruan Tinggi Al Asri, Mardan, SKM., M.Si, menegaskan bahwa seluruh infrastruktur penunjang dan sumber daya manusia telah disiagakan untuk melayani calon mahasiswa yang ingin bergabung di kampus hijau tersebut. Mardan menyampaikan bahwa pembukaan program studi baru ini merupakan jawaban atas kebutuhan pasar kerja di Sulawesi Tenggara yang semakin dinamis.

Beliau menegaskan bahwa IAI Rawa Aopa berkomitmen penuh untuk memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Kami telah menyiapkan skema pendaftaran yang memudahkan calon mahasiswa, baik dari sisi administrasi maupun akses informasi, agar proses transisi menuju bangku perkuliahan berjalan lancar,” ujar Mardan saat tiba di Kendari usai menerima KMA tersebut.

Selain kesiapan internal, pihak yayasan juga memastikan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah melalui program UKT Setara tetap menjadi prioritas utama. Marda menjelaskan bahwa kehadiran program bantuan biaya pendidikan dari Pemkab Konawe Selatan akan sangat membantu meringankan beban orang tua mahasiswa, terutama bagi keluarga yang kurang mampu namun memiliki semangat belajar tinggi.

Beliau menuturkan bahwa pihak kampus akan terus melakukan sosialisasi masif ke sekolah-sekolah menengah agar informasi mengenai beasiswa dan keunggulan prodi baru ini tersampaikan secara merata ke pelosok daerah.

Ketua Yayasan juga memberikan penekanan khusus pada kualitas lulusan yang ingin dicapai oleh IAI Rawa Aopa di masa depan.

Beliau menyatakan bahwa target utama institusi bukan sekadar menjaring kuantitas mahasiswa yang banyak, melainkan mencetak kader-kader intelektual yang memiliki integritas moral dan keahlian profesional di bidang ekonomi Islam.

“Penerimaan mahasiswa baru tahun ini adalah momentum bagi kami untuk membuktikan bahwa putra-putri daerah tidak perlu jauh-jauh keluar kota demi mendapatkan pendidikan tinggi yang kredibel dan terakreditasi,” tegas Mardan.

Lebih lanjut, Mardan menambahkan bahwa seluruh fasilitas pendukung seperti laboratorium, perpustakaan, hingga ruang kelas telah direvitalisasi untuk menyambut mahasiswa angkatan pertama Prodi Ekonomi Syariah.

Beliau menyampaikan rasa optimisnya bahwa antusiasme masyarakat akan sangat tinggi mengingat prodi ini memiliki prospek kerja yang luas di sektor perbankan dan industri kreatif syariah.

“Kami mengundang seluruh generasi muda Konawe Selatan untuk menjadi bagian dari sejarah baru ini dan bersama-sama membangun daerah melalui ilmu pengetahuan yang bermanfaat,” pungkasnya menutup pernyataan.

Langkah penguatan akademik ini berjalan selaras dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Teranyar, Pemkab Konsel kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui penandatanganan Addendum Perjanjian Kerja Sama Program UKT Setara Tahun Anggaran 2026. Prosesi penandatanganan ini berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari pada Selasa, 24 Februari 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Selatan, Ichsan Porosi, yang hadir mewakili pemerintah daerah, didampingi oleh Asisten I Ivan Ardiansyah dan Kepala BKAD Marwiyah Tombili. Dalam agenda tersebut, IAI Rawa Aopa menjadi salah satu dari 13 universitas dan sekolah tinggi mitra yang menyepakati kelanjutan program bantuan biaya pendidikan tersebut.

Kerja sama ini merupakan pengejawantahan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Konawe Selatan dalam menciptakan pemerataan akses pendidikan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Dalam sambutannya, Ichsan Porosi menekankan bahwa program UKT Setara adalah bukti nyata kehadiran negara dalam meringankan beban finansial mahasiswa.

Ia menyatakan bahwa program ini memastikan putra-putri daerah memiliki kesempatan setara untuk mengenyam pendidikan tinggi demi mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Menurutnya, addendum ini bukan sekadar bantuan biaya, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan Konawe Selatan.

Melalui sinergi antara izin program studi baru di IAI Rawa Aopa dan dukungan finansial melalui program UKT Setara dari Pemkab Konsel, diharapkan kualitas pendidikan di Sulawesi Tenggara akan mengalami peningkatan signifikan. Pemerintah daerah optimistis bahwa kolaborasi erat dengan perguruan tinggi mitra akan terus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan dan kecerdasan masyarakat di masa mendatang.

Acara Turnitin (ISW)

Ngabuburit with Turnitin, Pertemuan Terakhir: Ngabuburit Produktif dan Berintegritas

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Sore hari menjelang berbuka adalah waktu yang begitu membahagiakan. Energi mulai menurun namun semangat harus tetap terjaga. Mahasiswa, dosen, dan juga peneliti dapat berkumpul bersama untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat.

Kita dapat memilih untuk belajar bersama terkait orisinalitas karya tulis ilmiah. Momen ini menjadi ajang belajar sekaligus menunggu azan magrib tiba. Turnitin menjadi perangkat utama dalam sesi ngabuburit khusus ini.

Sesi terakhir dari dua sesi, akan dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026, Pukul 14.00 WIB (Jakarta) – 15.00 WITA (Andoolo/Makassar) – 16.00 WIT (Papua/Wamena). Melalui aplikasi pertemuan zoom.

Ngabuburit with Turnitin adalah sebuah konsep kegiatan kolektif yang memadukan tradisi menunggu berbuka puasa dengan penguatan integritas akademik. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa dan peneliti untuk meninjau orisinalitas karya tulis mereka secara santai.

Fokus utamanya adalah mengubah waktu tunggu yang biasanya pasif menjadi sesi konsultasi naskah yang produktif. Melalui kegiatan ini, budaya jujur dalam menulis ditekankan sebagai bagian dari nilai-nilai kejujuran di bulan suci.

Salah satu tujuan agar peserta mengetahui letak kesalahan sitasi sebelum naskah tersebut dikumpulkan secara resmi. Teknologi digunakan sebagai alat bantu evaluasi diri yang objektif dan transparan.

Kegiatan ini sesi diskusi terkait dengan “Parafrase” yang interaktif. Kegiatan ini juga mengusung konsep pendampingan sebaya (peer-review) dalam membaca laporan hasil Turnitin. Peserta dapat saling memberikan masukan mengenai bagian tulisan yang perlu diperbaiki atau diperjelas sumbernya.

Pemahaman bahwa skor tinggi tidak selalu berarti plagiarisme akan dijelaskan secara mendalam dan mendetail. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan mahasiswa terhadap perangkat lunak pendeteksi kemiripan tersebut. Kerjasama antarpeserta diharapkan mampu menciptakan ekosistem akademik yang saling mendukung dan kompetitif.

Unsur spiritual tetap diintegrasikan ke dalam konsep ini melalui refleksi tentang integritas diri. Menjaga orisinalitas tulisan dimaknai sebagai bentuk kejujuran yang selaras dengan nilai-nilai ibadah puasa.

Peserta diajak menyadari bahwa karya yang berkah adalah karya yang dihasilkan dari pemikiran sendiri. Integritas akademik bukan sekadar aturan formal, melainkan prinsip moral yang harus dijaga selamanya. Konsep ini membangun karakter peneliti yang bertanggung jawab atas setiap kata yang ditulisnya.

Acara dirancang untuk menjadi bagian amaliah ramadhan. Konsep “Ngabuburit with Turnitin” ini diharapkan menjadi rangkaian kegiatan selama Ramadhan. Sebuah cara mengisi waktu-waktu Ramadhan untuk meraih kesuksesan akademik sekaligus keberkahan di bulan Ramadan.

“Kegiatan ini merupakan prakarsa bersama Institut Agama Islam Rawa Aopa Konawe Selatan dengan Turnitin Indonesia”

Screenshot_2026_0226_233032

Momentum Ramadhan, IAI Rawa Aopa dan Al Washliyah Sulawesi Tenggara Pererat Ukhuwah

Rawaaopakonsel.ac.id, Kendari – Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa terus memperkuat jejaring sosial dan keagamaan melalui kolaborasi strategis. Kali ini, IAI Rawa Aopa bersama-sama dengan Pengurus Wilayah Al Washliyah Sulawesi Tenggara dalam agenda Safari Ramadhan yang dipusatkan di Masjid Al Hidayah, Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan ini selain Ketua Program Studi HTN, Suriansyah, M.H., juga turut hadir hadir Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke. Kehadiran delegasi akademisi ini disambut hangat oleh jamaah dan tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk pengabdian masyarakat di bulan suci.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail Suardi Wekke menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan. Ia menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam mengintegrasikan nilai-nilai akademis dengan penguatan spiritualitas di tengah masyarakat. Menurutnya, Safari Ramadhan sebagai upaya menyemarakkan Ramadhan. Juga menjadi jembatan untuk mendengar langsung aspirasi warga serta memperkokoh ukhuwah islamiyah.

Lebih lanjut, Ismail Suardi Wekke menegaskan komitmen kampus dalam mendukung kegiatan syiar Islam yang berdampingan dengan pengembangan keilmuan. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran Prodi HTN di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa hukum tata negara juga memiliki peran penting dalam mengatur tatanan sosial yang harmonis dan religius. Ia berharap melalui momentum Ramadhan ini, kerjasama dengan Al Washliyah dapat terus berlanjut dalam program-program pemberdayaan umat lainnya.

Terkait pelaksanaan kegiatan, Ismail Suardi Wekke menyampaikan “Kegiatan Safari Ramadhan ini adalah wujud implementasi pengabdian masyarakat yang menjadi pilar penting dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi di IAI Rawa Aopa,” tegasnya di hadapan jamaah yang juga dihadiri Kepala Kelurahan Potoro.

Ia juga menambahkan, “Kami memilih berkolaborasi dengan Al Washliyah karena memiliki visi yang sama dalam merawat tradisi keislaman dan mencerdaskan kehidupan bangsa”.

Sebagai penutup, ia menyampaikan pesan optimisme, “Semoga kehadiran kami di Masjid Al Hidayah ini mampu mempererat tali persaudaraan dan membawa keberkahan bagi kemajuan Konawe Selatan.”

Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi ringan antara delegasi kampus, pengurus Al Washliyah, dan pengurus Masjid Al Hidayah mengenai rencana pengembangan dakwah dan pendidikan di wilayah Potoro dan sekitarnya.

Screenshot_2026_0226_233032

Kunjungan Pimpinan IAI Rawa Aopa di Potoro: Membawa Pesan Akademik dan Religi

Rawaaopakonsel.ac.id, Kendari – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al Hidayah, Kelurahan Potoro, saat rombongan Safari Dakwah Ramadhan tiba untuk melangsungkan agenda syiar Islam dan penguatan ukhuwah.

Kehadiran Ketua Umum Pengurus Wilayah (PW) Al Washliyah Sulawesi Tenggara bersama jajaran Pimpinan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan disambut hangat oleh Lurah Potoro beserta tokoh masyarakat dan warga setempat, Kamis (26/2/2026).

Momentum ini menjadi jembatan komunikasi antara akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah di tingkat kelurahan. Lurah Potoro dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas dipilihnya Masjid Al Hidayah sebagai titik kunjungan. Menurutnya, kehadiran para tokoh pendidikan dan agama ini memberikan suntikan semangat spiritual bagi warga dalam menjalani ibadah di bulan suci.

Sinergi antara lembaga pendidikan seperti IAI Rawa Aopa dengan masyarakat diharapkan terus berlanjut guna menciptakan ekosistem sosial yang religius dan edukatif.

“Terima kasih Al Washliyah atas kesediaan bergandengan tangan dengan kami,” kata Ismail Suardi Wekke.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, yang turut hadir dalam rombongan tersebut, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Beliau menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian kampus kepada masyarakat luas.

“Kami datang ke Masjid Al Hidayah sebagai kunjungan, juga dalam kaitan untuk memastikan bahwa nilai-nilai akademik dan religiusitas dapat berdenyut langsung di tengah-tengah warga,” tegas Ismail di hadapan para jamaah.

Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa keterlibatan kampus dalam Safari Dakwah adalah bagian dari tanggung jawab moral untuk memberikan pencerahan di luar ruang kelas. Ia menyampaikan bahwa bulan Ramadhan adalah momentum emas untuk memperkuat simpul kebangsaan melalui jalur dakwah yang menyejukkan.

“Safari ini menjadi laboratorium sosial bagi kami untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus menyebarkan pesan damai Ramadhan,” ujarnya menambahkan.

Terkait pengembangan institusi, Ismail juga menyoroti bagaimana peran masyarakat sangat vital dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi di daerah tersebut. Ia menegaskan komitmen IAI Rawa Aopa untuk terus terbuka terhadap kerja sama yang berdampak pada kesejahteraan umat.

“Keberadaan IAI Rawa Aopa harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di Kelurahan Potoro ini, melalui program-program yang relevan dengan kebutuhan lokal,” kata Ismail.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail turut memaparkan bahwa pihak rektorat saat ini tengah fokus menyinkronkan program perencanaan kampus agar lebih adaptif terhadap dinamika sosial di Sulawesi Tenggara.

Beliau juga menjelaskan bahwa penguatan sumber daya manusia di internal IAI Rawa Aopa bertujuan untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peka terhadap nilai-nilai kearifan lokal.

Selain itu, Ismail menggarisbawahi bahwa manajemen keuangan dan kepegawaian yang transparan di kampus menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik, sehingga institusi dapat menjadi mitra strategis bagi pemerintah kelurahan dalam berbagai program pemberdayaan di masa depan.

Screenshot_2026_0226_185410

Kolaborasi Strategis IAI Rawa Aopa dan Al Washliyah dalam Safari Ramadhan

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan menerima kunjungan Tim Safari Dakwah Ramadhan dari organisasi Al Washliyah, Kamis (26/2/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana khidmat tersebut menjadi momentum bagi kedua belah pihak untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyelaraskan program dakwah di wilayah Sulawesi Tenggara.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kolaborasi ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kehadiran lembaga keagamaan dalam menyentuh lapisan masyarakat terbawah.

Turut hadir dekan di jajaran IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, begitu pula Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama. Hadir pula dosen dan ketua program studi.

“Kami memandang kehadiran Tim Safari Dakwah Al Washliyah sebagai berkah bagi civitas akademika dan masyarakat sekitar, terutama dalam menyemarakkan syiar Islam di bulan yang suci ini,” ujar Ismail Suardi Wekke di sela-sela penyambutan.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara akademisi dan praktisi dakwah merupakan kunci untuk memberikan solusi atas tantangan umat saat ini. “Kemitraan ini tidak boleh berhenti pada seremonial semata, melainkan harus diwujudkan dalam program-program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan,” tegasnya.

Ismail Suardi Wekke juga menggarisbawahi beberapa poin strategis terkait pengembangan institusi. Beliau menjelaskan bahwa IAI Rawa Aopa berkomitmen penuh untuk memfasilitasi setiap gerakan dakwah yang berorientasi pada moderasi beragama dan pemberdayaan ekonomi umat.

Menurutnya, peran perguruan tinggi adalah menjadi jembatan ilmu yang mendukung gerakan sosial keagamaan seperti yang dilakukan oleh Al Washliyah. Lebih lanjut, beliau menyampaikan harapan agar kunjungan ini menjadi titik awal bagi pertukaran sumber daya manusia, khususnya dalam hal pengembangan dai-dai muda di lingkungan kampus.

Kegiatan Safari Dakwah ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi penguatan nilai-nilai religiusitas di Konawe Selatan. Kehadiran tokoh-tokoh dari Al Washliyah diharapkan memberikan warna baru dalam diskusi keagamaan yang inklusif dan mencerahkan.

IMG-20260304-WA0001

Pemkab Konawe Selatan dan 13 Perguruan Tinggi Teken Kerja Sama Bantuan UKT Anggaran 2026

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mempertegas komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi warganya. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Addendum Perjanjian Kerja Sama Program UKT Setara Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa (24/2/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Selatan, Ichsan Porosi, hadir mewakili pemerintah daerah dalam prosesi penandatanganan tersebut. Beliau didampingi oleh Asisten I Ivan Ardiansyah dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Marwiyah Tombili. Agenda strategis ini melibatkan perwakilan dari 13 universitas serta sekolah tinggi mitra, termasuk Institut Agama Islam Rawa Aopa Konawe Selatan yang turut memperkuat sinergi pendidikan ini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Konsel dalam merealisasikan program UKT Setara. Program ini merupakan salah satu pilar prioritas dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ichsan Porosi menegaskan bahwa program UKT Setara adalah bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjawab aspirasi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa program ini memastikan putra-putri daerah memiliki kesempatan yang setara untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa harus terbebani oleh tingginya biaya perkuliahan. Hal ini dianggap sebagai langkah krusial untuk membangun generasi yang unggul dan memiliki daya saing tinggi di masa depan.

Lebih lanjut, Ichsan berharap addendum kerja sama ini mampu mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan. Menurutnya, program ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda Konawe Selatan yang cerdas dan kompeten. Dengan resminya kesepakatan ini, Pemkab Konsel optimistis kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di daerah akan terus meningkat secara signifikan.

Institut Agama Islam Rawa Aopa Konawe Selatan menjadi salah satu dari 13 perguruan tinggi yang menandatangani MoU tersebut. Pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten Konawe Selatan atas dukungan bagi penyelenggaraan pendidikan tinggi di daerah.

“Terima kasih, sebuah apresiasi kami kepada Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan, dan semua jajaran OPD yang telah menjadikan program bantuan UKT ini sebagai bagian dari program daerah,” pungkas Ismail Suardi Wekke, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian  IAI Rawa Aopa Konawe Selatan.