Pengajian Bersama Warga Desa Bekenggasu, Pererat Silaturahmi dan Nilai Keagamaan

Desa Bekenggasu, 14 Agustus 2026 — KKN Kelompok 8 Posko Desa Bekenggasu melaksanakan kegiatan pengajian bersama masyarakat Desa Bekenggasu pada Jumat sore, 14 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kebersamaan antara mahasiswa KKN dan masyarakat.
Pengajian berlangsung dalam suasana yang penuh kekeluargaan. Kegiatan diisi dengan dzikir, doa, serta membaca Al-Qur’an bersama. Selain menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa KKN untuk berinteraksi dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga.
Partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan antusiasme dan semangat kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan program KKN di Desa Bekenggasu. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan keagamaan masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis dan saling mendukung.
KKN Kelompok 8 Posko Desa Bekenggasu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah menyambut serta menerima kehadiran mahasiswa dengan hangat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan silaturahmi antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Bekenggasu dapat terus terjaga, serta kebersamaan dalam kegiatan keagamaan dan sosial dapat terus berkembang.
KKN Kelompok 8 Posko Desa Bekenggasu

Manila (ISW)

Indonesia-Philippines Seminar on Interdisciplinary Studies, 25 August 2026

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – The Indonesia-Philippines Seminar on Interdisciplinary Studies, convened on 25 August 2026, marks a significant milestone in advancing bilateral academic collaboration and regional intellectual synergy between the two archipelagic neighbors. Organized as a collaborative platform for scholars, researchers, and educational leaders, the seminar serves to deepen academic diplomacy while addressing shared socioeconomic, cultural, and environmental realities across Southeast Asia.

At its core, the seminar champions an interdisciplinary approach, recognizing that contemporary global and regional challenges cannot be resolved through isolated academic silos. By bridging disciplines across social sciences, humanities, education, environmental governance, and public administration, the forum encourages participants to integrate diverse methodologies and indigenous knowledge frameworks. This multidimensional dialogue fosters holistic inquiry into complex issues impacting both nations.

A central highlight of the event is the exploration of shared regional concerns, including sustainable development, coastal resilience, digital transformation in pedagogy, and community empowerment. Through focused paper presentations and panel discussions, scholars from Indonesian and Philippine institutions exchange empirical findings, policy insights, and innovative practices, establishing a rigorous basis for evidence-based decision-making and cross-border problem-solving.

Beyond knowledge sharing, the seminar acts as an operational catalyst for enduring institutional partnerships. It establishes structured pathways for joint research initiatives, co-authored scholarly publications in indexed international journals, faculty exchanges, and cross-border student mobility. These strategic linkages strengthen the regional higher education ecosystem and reinforce institutional capacities across participating universities.

Ultimately, the Indonesia-Philippines Seminar on Interdisciplinary Studies underscores the vital role of Southeast Asian academic networks in driving regional integration and mutual prosperity. By building durable bridges between Indonesian and Philippine academia, the gathering not only enriches academic discourse but also contributes meaningfully to the broader vision of an interconnected, innovative, and resilient ASEAN scholarly community.

Laga Voli Tim Putra Posko 3 Versus Posko 1

Laga Voli Tim Putra Posko 3 Versus Posko 1

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Potoro – Hari ketujuhbelas pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA). Hari pertama kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni), Senin 24 Agustus 2026 yang berlangsung meriah di lapangan olahraga Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan. Pada pertandingan pembuka yang dinantikan warga ini, tim putra bola voli dari Posko 3 berhadapan langsung dengan tim tangguh dari Posko 1. Laga perdana sengit ini dilaksanakan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus menjaring bakat olahraga di tingkat kelurahan. Dalam pertandingan yang berlangsung penuh sorak-sorai penonton tersebut, tim putra Posko 3 harus mengakui keunggulan lawan setelah dikalahkan 2 set langsung oleh Posko 1. Sejak awal peluit dibunyikan, tim Posko 1 tampil menekan dengan smes tajam dan pertahanan kokoh yang sulit ditembus. Perbedaan kesiapan strategi di lapangan menjadi faktor utama yang membuat Posko 3 kehilangan poin-poin kritis pada set pertama dan kedua. Kekalahan di hari pertama ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah batu loncatan yang berharga. Jauh di atas papan skor, esensi sejati dari Porseni adalah perjuangan, kerja keras, dan sportivitas yang telah ditunjukkan oleh tim putra Posko 3 di lapangan. Jangan berkecil hati, tetap tegakkan kepala, dan jadikan hasil ini sebagai evaluasi bersama untuk bangkit lebih kuat serta merebut kemenangan di pertandingan berikutnya!

Posko 3 Melawan Posko 1 Untuk Tim Putri Bola Volly

Posko 3 Melawan Posko 1 Untuk Tim Putri Bola Volly

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Potoro – Hari ketujuhbelas Pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA). Pertandingan sengit bola voli putri yang mempertemukan Tim Putri Posko 3 melawan Tim Putri Posko 1 berhasil dimenangkan secara mutlak oleh Tim Posko 3. Laga penuh gengsi ini digelar di lapangan olahraga Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan. Pertandingan tersebut berlangsung pada hari Senin, 24 Agustus 2026, dan berhasil menyedot perhatian warga setempat yang memadati area lapangan. Turnamen ini diselenggarakan sebagai bagian dari agenda perlombaan antar-posko untuk meningkatkan sportivitas sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat di wilayah Kecamatan Andoolo. Kedua tim putri menurunkan skuad terbaik mereka demi gengsi dan nama baik posko masing-masing. Sejak awal babak, atmosfer kompetisi sudah terasa sangat panas karena kedua tim sama-sama mengincar poin penuh untuk mengamankan posisi di klasemen turnamen.Tim Putri Posko 3 sukses mengunci kemenangan besar setelah memenangkan dua set secara berturut-turut tanpa memberikan peluang bagi lawan untuk bangkit. Pada set pertama, dominasi Posko 3 langsung terlihat lewat skema servis mematikan dan smes tajam yang berkali-kali menembus pertahanan Posko 1. Memasuki set kedua, Tim Posko 1 mencoba mengubah strategi dan memberikan perlawanan sengit, namun ketenangan serta rapatnya blok pertahanan Tim Posko 3 berhasil menyudahi perlawanan dengan skor akhir 2-0. Keberhasilan gemilang ini diraih berkat kedisiplinan taktik, kerja sama tim yang solid, serta latihan intensif yang telah dipersiapkan Tim Posko 3 jauh-jauh hari. Dukungan penuh dan yel-yel interaktif dari para pendukung Posko 3 yang hadir di Kelurahan Potoro juga menjadi suntikan motivasi utama bagi para pemain. Dengan hasil positif pada Senin sore ini, Tim Putri Posko 3 resmi memperkokoh posisi mereka sebagai tim yang patut diperhitungkan dalam turnamen ini.

Satu Padu, Posko 1 Sampai 9 Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Hadiri Pembukaan Porseni

Satu Padu, Posko 1 Sampai 9 Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Hadiri Pembukaan Porseni

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Potoro – Hari ketujuhbelas Pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA). Kemeriahan menyelimuti Kelurahan Potoro saat Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) resmi dibuka hari ini. Kegiatan tahunan ini mempertemukan mahasiswa dari Posko 1 sampai Posko 9 untuk berkompetisi bersama warga sekitar. Suasana akrab langsung terasa sejak acara pembukaan dimulai siang dini hari .

Pembukaan Porseni ini dilakukan langsung oleh Pendiri Yayasan Pendidikan dan Perguruan Tinggi Al Asri di Konawe Selatan, yaitu  Bapak Al Asri, S.Pd.I., M.Si. Kehadiran beliau menjadi dorongan semangat yang besar bagi seluruh peserta. Dalam sambutannya, Beliau mengajak semua pihak menjaga sportivitas dan mempererat tali silaturahmi. Acara ini diselenggarakan pada hari Senin, 24 Agustus 2026. Seluruh rangkaian kegiatan pembukaan dipusatkan di Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan. Pemilihan lokasi ini dinilai strategis untuk menyatukan seluruh posko dan masyarakat lokal. Kegiatan ini digelar untuk membangun kebersamaan dan mengasah bakat olahraga serta seni para mahasiswa dan dapat berkolaborasi dengan warga setempat.  Acara kemudian dilanjutkan dengan pertandingan persahabatan yang disambut antusias oleh seluruh penonton yang berada di Lapangan terbuka Kelurahan Potoro Kecamatan Andoolo Konawe Selatan.

KKN Kelompok 8 Tiba di Posko Desa Bekenggasu, Awali Pengabdian dengan Silaturahmi dan Koordinasi

Desa Bekenggasu, 8 Agustus 2026 — KKN Kelompok 8 IAI Rawaopa resmi tiba di Posko Desa Bekenggasu pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Kedatangan mahasiswa KKN bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menjadi langkah awal dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Bekenggasu.
Setibanya di lokasi, kegiatan diawali dengan koordinasi dan silaturahmi bersama DPL serta masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperoleh arahan dan bimbingan sebagai bekal dalam menjalankan berbagai program kerja selama masa pelaksanaan KKN.
Suasana pertemuan berlangsung dengan penuh keakraban. Sambutan hangat dari masyarakat Desa Bekenggasu menjadi kesan positif bagi mahasiswa dalam memulai proses pengabdian di tengah masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi terjalinnya kerja sama antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan berbagai program yang telah direncanakan.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk memberikan manfaat, KKN Kelompok 8 siap menjalankan rangkaian pengabdian di Desa Bekenggasu.
KKN Kelompok 8 Posko Desa Bekenggasu

Pengajian Bersama Warga Desa Bekenggasu, Pererat Silaturahmi dan Nilai Keagamaan

Desa Bekenggasu, 14 Agustus 2026 — KKN Kelompok 8 Posko Desa Bekenggasu melaksanakan kegiatan pengajian bersama masyarakat Desa Bekenggasu pada Jumat sore, 14 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kebersamaan antara mahasiswa KKN dan masyarakat.
Pengajian berlangsung dalam suasana yang penuh kekeluargaan. Kegiatan diisi dengan dzikir, doa, serta membaca Al-Qur’an bersama. Selain menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa KKN untuk berinteraksi dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga.
Partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan antusiasme dan semangat kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan program KKN di Desa Bekenggasu. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan keagamaan masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis dan saling mendukung.
KKN Kelompok 8 Posko Desa Bekenggasu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah menyambut serta menerima kehadiran mahasiswa dengan hangat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan silaturahmi antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Bekenggasu dapat terus terjaga, serta kebersamaan dalam kegiatan keagamaan dan sosial dapat terus berkembang.
KKN Kelompok 8 Posko Desa Bekenggasu

senam Pagi

Senam Pagi Bersama Masyarakat dan Mahasiswa di Desa Papawu

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id,Papawu-posko VI desa papawu kecamatan andolo barat (23 agustus 2026

senam Pagi
senam Pagi

).

Kegiatan senam pagi bersama masyarakat desa papawu dan mahasiswa KKN dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mempererat tali silaturahmi, serta membangun kebersamaan antara mahasiswa KKN dan masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusias dari masyarakat maupun mahasiswa KKN.

Posko 2 KKA Hadirkan Pendampingan Mengaji untuk Tumbuhkan Cinta Al-Qur'an Sejak Dini

Posko 2 KKA Hadirkan Pendampingan Mengaji untuk Tumbuhkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

Kkabuletin. rawaaopakonsel. ac.id potoro – (Minggu,23 Agustus 2026). Kegiatan pendampingan mengaji ini diselenggarakan oleh KKA sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak binaan . Kegiatan berlangsung di sebuah ruangan sederhana beralaskan permadani, pada sesi belajar rutin yang telah dijadwalkan. Tujuan utama dari program ini adalah menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak usia dini serta membentuk karakter yang religius dan berakhlak mulia. Pendampingan dilakukan dengan metode kelompok kecil, di mana setiap anak dibimbing langsung oleh relawan atau pengajar secara personal dalam membaca dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an mereka.

Posko 7 KKA, Kegiatan Pelepasan Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Desa Anese Konawe Selatan

Posko 7 KKA, Kegiatan Pelepasan Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Desa Anese Konawe Selatan

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Potoro – Hari pertama pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA) DESA ANESE – Pemerintah Desa Anese menyambut hangat kedatangan para Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Posko 7 dari Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan di Balai Desa Anese pada Sabtu 08 Agustus 2026.

Acara penerimaan resmi ini menandai dimulainya masa pengabdian masyarakat selama beberapa pekan ke depan. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Kepala Desa Anese, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat. Penerimaan ini dilakukan untuk menyambut sekaligus menyelaraskan visi misi mahasiswa dengan kebutuhan nyata warga desa. Kehadiran mahasiswa KKA di Desa Anese bertujuan untuk menjalankan berbagai program pengabdian berbasis keagamaan dan kemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat belajar langsung dari kehidupan masyarakat sekaligus memberikan solusi bagi tantangan lokal.Kepala Desa Anese dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan menyatakan siap mendukung penuh seluruh kegiatan mahasiswa. Beliau berharap para mahasiswa bisa cepat beradaptasi dengan budaya dan lingkungan setempat. “Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk adik-adik mahasiswa IAI Rawa Aopa demi kemajuan bersama desa kita,” ujar Pak Desa. Acara penyambutan berlangsung penuh kekeluargaan dan diakhiri dengan diskusi awal mengenai rencana program kerja. DPL Posko 7 menitipkan para mahasiswa kepada pemerintah desa agar dibimbing selama proses belajar di lapangan.

Pertemuan ini ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa, DPL, dan jajaran aparat pemerintah desa sebagai simbol dimulainya sinergi.