web1

Mahasiswa KKA Angkatan VIII IAI Rawa Aopa Konsel Gelar Silaturahmi dan Koordinasi dengan Pemerintah Kelurahan Meluhu

MELUHU — Sebagai langkah awal menyukseskan program kerja, perwakilan mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Angkatan VIII Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Tahun Akademik 2026 melaksanakan kegiatan koordinasi dan silaturahmi dengan aparat Pemerintah Kelurahan Meluhu.

Pertemuan tersebut dilangsungkan di kediaman Ketua RW 02, yang juga menjadi lokasi posko utama bagi para mahasiswa yang bertugas di Kelurahan Meluhu.

Kegiatan koordinasi ini diwakili oleh tiga orang mahasiswi, yakni Devi Tri Naldin, Roslina, dan Rima. Kehadiran mereka disambut baik oleh unsur pemerintah kelurahan serta tokoh masyarakat setempat.

Poin Utama Koordinasi

  • Perkenalan Posko: Memperkenalkan secara resmi titik lokasi posko mahasiswa KKA di wilayah RW 02 Kelurahan Meluhu kepada aparat pemerintah setempat.

  • Sinkronisasi Program Kerja: Memaparkan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan selama masa KKA berlangsung agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan program kelurahan.

  • Penguatan Sinergi: Membangun komunikasi yang harmonis serta memohon bimbingan dan arahan dari aparat kelurahan demi kelancaran seluruh rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat.

“Silaturahmi ini sangat penting bagi kami untuk memperkenalkan diri sekaligus meminta arahan dari aparat kelurahan agar program kerja yang kami bawa bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Meluhu,” ungkap Devi Tri Naldin mewakili rekan-rekannya.

Pihak aparat Pemerintah Kelurahan Meluhu menyambut antusias kedatangan para mahasiswa dan menyatakan siap mendukung penuh berbagai program positif yang akan dijalankan selama masa KKA di wilayah mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara akademisi (mahasiswa) dan pemerintah tingkat kelurahan dapat terjalin erat, sehingga pelaksanaan KKA IAI Rawa Aopa Konsel Tahun 2026 di Kelurahan Meluhu dapat sukses dan berdampak luas bagi warga.

web

Wujud Apresiasi, Mahasiswa KKA Angkatan VIII IAI Rawa Aopa Konsel Serahkan Sertifikat Penghargaan kepada Kelurahan dan SDN Meluhu

MELUHU — Sebagai bentuk rasa terima kasih dan penghargaan atas sinergi yang terjalin selama pelaksanaan Kuliah Kerja Afirmatif (KKA), mahasiswa KKA Angkatan VIII Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan (Konsel) Tahun Akademik 2026 menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Pemerintah Kelurahan Meluhu dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Meluhu.

Penyerahan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian acara ramah tamah Posko 1 Kelurahan Meluhu, yang menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di wilayah tersebut.

Sertifikat penghargaan kepada pihak kelurahan diserahkan langsung oleh perwakilan mahasiswa, Firman Alian, dan diterima secara simbolis oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Meluhu, Albar Muliono.

Sementara itu, apresiasi untuk dunia pendidikan diserahkan oleh perwakilan mahasiswa, Rima, kepada Kepala SDN Meluhu, Ruslin, S.Pd.

  • Sinergi Positif: Penghargaan ini diberikan sebagai wujud apresiasi mendalam atas dukungan penuh, fasilitas, serta bimbingan yang diberikan oleh pihak kelurahan dan sekolah kepada para mahasiswa selama menjalankan berbagai program kerja KKA.

  • Harapan ke Depan: Melalui kolaborasi yang telah terjalin, mahasiswa berharap program-program yang telah dilaksanakan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Kelurahan Meluhu serta dunia pendidikan di SDN Meluhu.

Acara ramah tamah ini berlangsung dengan penuh kehangatan, diwarnai rasa haru atas kebersamaan yang telah terjalin antara mahasiswa IAI Rawa Aopa Konsel dan warga setempat selama masa KKA berlangsung.

Pembinaan keagamaan Anak Melalui Kegiatan TPQ

Pada malam 18 Agustus 2026, mahasiswa KKN Posko 7 Desa Anese secara resmi mengawali pelaksanaan program Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang bertempat di Masjid Desa Anese. Kegiatan perdana ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung penguatan pendidikan keagamaan bagi anak-anak di lingkungan masyarakat Desa Anese.

Pelaksanaan TPQ dijadwalkan secara rutin setiap malam selepas salat Magrib, dengan kegiatan pembelajaran yang berfokus pada pengenalan dan peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an serta pembinaan dasar-dasar keagamaan. Pada pelaksanaan perdana, anak-anak

menunjukkan antusiasme yang baik dalam mengikuti proses pembelajaran dan berinteraksi bersama mahasiswa KKN.Melalui program ini, mahasiswa KKN Posko 7 berupaya menciptakan ruang pembelajaran keagamaan yang edukatif, terarah, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, kegiatan TPQ diharapkan dapat menjadi sarana dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, serta pembentukan akhlak yang baik sejak usia dini.

Dimulainya kegiatan TPQ ini menjadi bagian dari komitmen mahasiswa KKN Posko 7 untuk hadir dan berkontribusi secara nyata dalam mendukung pendidikan serta pembinaan generasi muda di Desa Anese.

 

rawaaopakonsel.ac.id/kka⁠

oplus_0

Budidaya Ikan Lele Desa Lalopisi: Langkah Kreatif Bersama Mahasiswa KKA IAI RAWA AOPA KONSEL

Kkabuletin.rawaaoapakonsel.ac.id –  Lalopisi, 09 Agustus 2026, Mengembangkan Potensi Lokal: Kegiatan Budidaya Ikan Lele di Desa Lalopisi.

Mahasiswa KKA IAI RAWA AOPA KONSEL Posko 7 turut serta mendukung dan melaksanakan kegiatan budidaya ikan lele di lingkungan Desa Lalopisi. Kegiatan ini dilakukan dengan semangat belajar bersama dan kerja sama yang baik, guna menggali potensi sumber daya alam serta menambah wawasan mengenai usaha perikanan yang bermanfaat bagi kehidupan sehari‑hari maupun peluang ekonomi warga.

 

Kami mempelajari dan menerapkan cara pengelolaan kolam yang baik, perawatan ikan, pemberian pakan yang teratur, serta menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan agar ikan lele tumbuh sehat, besar, dan berkembang dengan optimal. Pendekatan yang sederhana namun teliti ini dilakukan agar mudah dipahami dan diteruskan oleh masyarakat setempat.

 

Kehadiran mahasiswa Iai rawa aopa konsel menjadi pendamping yang saling berbagi pengalaman dan semangat bersama warga. Semoga kegiatan ini menjadi contoh nyata kerja sama yang bermanfaat, menghasilkan panen yang melimpah, serta menjadi keterampilan yang terus berkembang dan membawa keuntungan bagi kemajuan ekonomi Desa Lalopisi.

IMG-20260806-WA0140

Mahasiswa KKA IAI RAWA AOPA KONSEL Posko 7 – Desa Lalopisi

‎Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Lalopisi, 08 Agustus 2026. Mahasiswa KKA Posko 7 Lalopisi rutin melaksanakan rapat internal untuk menyamakan visi dan misi, serta mengevaluasi perjalanan kegiatan yang telah berjalan selama pengabdian. Di sini kami membahas segala hal secara terbuka dan akrab, saling mendengarkan masukan, serta meninjau hal yang perlu ditingkatkan maupun kendala yang mungkin dihadapi di lapangan.

 

Selanjutnya, kami menyusun rencana kerja yang jelas dan teratur untuk langkah ke depan, membagi tugas dengan bijak sesuai kemampuan masing-masing, serta mematangkan persiapan bagi berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan bersama masyarakat desa. Diskusi berjalan dalam suasana persaudaraan yang erat, penuh tanggung jawab, dan saling menguatkan semangat antaranggota Mahasiswa.

 

Pertemuan ini menjadi fondasi penting guna menjaga kekompakan, melancarkan komunikasi, serta memastikan seluruh program berjalan terarah dan sukses. Dengan persepsi yang utuh dan tekad yang bersatu, tim siap melangkah lebih mantap untuk memberikan hasil pengabdian terbaik bagi Desa Lalopisi tercinta.

IMG_20260829_090450

Mengajar di TPQ Riadlus Sholihin Desa Lalopisi

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id. Lalopisi, 11 Agustus 2026. Langkah Pengabdian & Ilmu: Kegiatan Belajar Mengajar TPQ Riadlus Sholihin.

 

Mahasiswa KKA IAI RAWA AOPA KONSEL Posko 7 merasa sangat bahagia dan terhormat dapat melangkah masuk ke lingkungan pendidikan yang penuh berkah, yaitu TPQ Riadlus Sholihin, Desa Lalopisi. Di sini kami hadir bukan hanya sebagai pendidik, melainkan kakak pendamping yang siap berbagi ilmu, tenaga, dan semangat untuk mendukung proses belajar anak-anak serta bekerja sama dengan pengajar setempat.

 

Suasana belajar di TPQ Riadlus Sholihin berjalan khidmat namun hangat. Kami membimbing anak-anak membaca Al-Qur’an dengan benar, mengenal huruf hijaiyah, tajwid, serta menanamkan nilai-nilai akhlak yang mulia dan sopan santun. Mahasiswa berusaha mendekatkan diri dengan penuh kesabaran dan kasih sayang agar suasana nyaman, menyenangkan, serta setiap anak dapat berkembang dengan percaya diri dan rajin beribadah.

 

Kehadiran ini mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi di Desa Lalopisi. Kami belajar banyak ketulusan dan semangat iman dari lingkungan TPQ ini. Semoga setiap huruf yang dibaca menjadi cahaya bagi masa depan anak-anak, dan kebersamaan ini senantiasa tercatat sebagai amal saleh yang bermanfaat bagi kemajuan TPQ Riadlus Sholihin dan lingkungan sekitarnya.

Dokumentasi kka posko 4 desa ahuhu

Mahasiswa KKA Posko 4 Pasang Papan Nama Kebun Desa Ahuhu, Tandai Selesainya Program Kerja

https://Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id Ahuhu, 28 Agustus 2026 — Mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa Posko 4 Desa Ahuhu melaksanakan pemasangan papan nama Kebun Desa Ahuhu di lokasi kebun desa, Kecamatan Meluhu. Kegiatan ini sekaligus menandai selesainya program kerja Kebun Desa yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian.

 

Pemasangan papan nama menjadi tahap akhir dari rangkaian program kerja Kebun Desa. Sebelumnya, mahasiswa telah melakukan berbagai kegiatan persiapan dan pengelolaan lahan, mulai dari pembersihan area, pembuatan bedengan, hingga penanaman tanaman.

 

Papan nama tersebut dipasang sebagai identitas dan penanda lokasi Kebun Desa Ahuhu sehingga dapat lebih mudah dikenali oleh masyarakat. Keberadaan kebun desa diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKA Posko 4 turut berkontribusi dalam mendukung pemanfaatan lahan serta pengembangan lingkungan Desa Ahuhu. Program tersebut juga menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa melalui kegiatan yang diharapkan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Dengan terpasangnya papan nama Kebun Desa, program kerja Kebun Desa secara resmi ditandai selesai. Mahasiswa berharap hasil yang telah dikerjakan dapat dilanjutkan dan dirawat oleh masyarakat sehingga kebun desa tetap produktif dan memberikan manfaat bagi Desa Ahuhu.

IMG_20260829_084022

Kebun Toga Desa Lalopisi: Pemasangan Pagar Jaring untuk Perlindungan yang Lebih Baik

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id. Lalopisi 28 Agustus 2026, Melindungi Hasil Budi Daya: Pemasangan Pagar Jaring di Kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Desa Lalopisi.

Sebagai langkah nyata merawat dan menjaga keberlangsungan tanaman obat yang tumbuh subur, dilaksanakan pemasangan pagar jaring di lingkungan Kebun Toga Desa Lalopisi. Kegiatan ini dilakukan dengan penuh ketelitian dan semangat kerja sama, guna membatasi wilayah sekaligus memberikan perlindungan fisik yang kuat terhadap gangguan luar, kerusakan, maupun masuknya hewan yang dapat merusak tanaman obat yang sedang berkembang dengan baik.

 

Pagar jaring ini dipasang rapi, kokoh, dan teratur mengelilingi area taman obat. Selain berfungsi sebagai pengaman utama, batas yang jelas, serta mempermudah perawatan tanaman, pemasangan ini juga memberikan tampilan yang lebih bersih, indah, dan tertata rapi bagi lingkungan kebun. Hal ini menjamin setiap tanaman obat dapat tumbuh tenang, berkembang optimal, serta tetap terjaga kualitas dan keasliannya sebagai sumber kesehatan masyarakat desa.

 

Dengan adanya pagar jaring ini, Kebun Toga Desa Lalopisi kini semakin terawat, terlindungi dengan baik, dan siap menjadi sarana pembelajaran serta manfaat kesehatan yang berkelanjutan. Langkah sederhana ini membuktikan kepedulian nyata agar tanaman obat senantiasa tumbuh subur, terjaga keberadaannya, dan bermanfaat sepenuhnya bagi warga.

Dokumentasi kka posko 4 desa ahuhu

Mahasiswa KKA Posko 4 Pasang Batas RT dan Dusun di Desa Ahuhu, Sekaligus Tandai Selesainya Program Kerja

https://Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id Ahuhu, 25 Agustus 2026 — Mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa Posko 4 Desa Ahuhu melaksanakan kegiatan pemasangan batas RT dan dusun di wilayah Desa Ahuhu, Kecamatan Meluhu.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKA Posko 4 dalam membantu penataan dan memberikan identitas wilayah di Desa Ahuhu. Pemasangan batas dilakukan pada titik-titik yang telah ditentukan sehingga dapat membantu masyarakat dalam mengenali batas wilayah RT dan dusun.

 

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bersama-sama oleh mahasiswa KKA dengan penuh semangat dan gotong royong. Program kerja ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung kelengkapan fasilitas serta penataan wilayah desa.

 

Dengan terlaksananya pemasangan batas RT dan dusun pada 25 Agustus 2026, kegiatan tersebut sekaligus menandai selesainya program kerja pemasangan batas RT dan dusun yang telah dikerjakan oleh mahasiswa KKA Posko 4 selama masa pengabdian di Desa Ahuhu.

 

Mahasiswa KKA Posko 4 berharap hasil dari program kerja tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan membantu menciptakan lingkungan desa yang lebih tertata serta memudahkan masyarakat maupun pendatang dalam mengenali wilayah Desa Ahuhu.

Pelaksanaan Perdana Kegiatan Belajar Mengajar Di Sekolah Dasar (SD) 1 Andoolo

 

18 Agustus 2026 — Mahasiswa KKN IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Posko 7 Desa Anese untuk pertama kalinya melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara langsung di Sekolah Dasar setelah sebelumnya melakukan koordinasi dan menyampaikan permohonan izin kepada Kepala Sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk turut berkontribusi dalam mendukung proses pendidikan serta membangun hubungan yang baik dengan pihak sekolah dan para siswa.

 

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN mengambil peran dalam mendampingi proses pembelajaran di dalam kelas dengan menyampaikan materi secara komunikatif dan menyesuaikan penyampaian dengan kondisi serta kebutuhan siswa. Interaksi antara mahasiswa dan siswa berlangsung secara aktif, sehingga suasana pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk memperhatikan, memahami, dan berpartisipasi selama kegiatan berlangsung.

 

Kegiatan belajar mengajar perdana ini sekaligus menjadi pengalaman bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan pengetahuan yang dimiliki di tengah lingkungan pendidikan. Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi yang positif bagi sekolah serta membantu menciptakan proses pembelajaran yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan bagi para siswa.Baca selengkapnya:

https://rawaaopakonsel.ac.id/kka⁠