Website (ISW)

Pemulihan Website dari Serangan Malware, Memperkuat Tata Kelola IT

Rawaaopakonsel.ac.id, Kendari – Sejak semalam (Selasa, 18 Agustus), website kampus mendapatkan postingan dari berbagai bahasa. Ada bahasa Inggris, dan juga bahasa Rusia, begitu pula bahasa lainnya.

Melihat hal tersebut, langsung dirapikan dan juga membersihkan postingan. Termasuk menonkatifkan beberapa akun yang didompleng, termasuk berkomunikasi dengan kolega untuk pencegahan dan pembersihan.

Walaupun sepenuhnya belum pulih, tetapi sudah bisa terkendali. Kendari (pukul 07:23) semua postingan yang berjumlah 1.000-an, sudah dihapus. Kemudian akun yang ditumpangi, juga diset ke tanpa otoritas sama sekali untuk sementara.

Selanjutnya, berkomunikasi dengan kolega untuk memperkuat tata kelola pengurusan IT dalam hal ini website kampus. Selanjutnya, akan mendapatkan pendampingan tambahan dari tim IT lintas kampus untuk mempertahankan apa yang sudah ada, sekaligus memperkuat yang menjadi sisi lemah website untuk diganggu melalui malware ataupun juga peluang gangguan lainnya.

Agenda: Workshop Penyiapan Akreditasi Jurnal ke SINTA

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Sembilan perguruan tinggi memulai prakarsa dalam menjalin kolaborasi strategis. Terbentang dari Papua sampai ke Aceh. Kesembilan perguruan tinggi tersebut, Universitas Amal Ilmiah Yapis Papua, STIT Sunan Giri Bima, STAI DDI Maros, STAI DDI Pangkajene Kepulauan, Universitas Muhammadiyah Barru.

Begitu pula dengan STAI Nusantara (Banda Aceh), STEBI Al Muhsin Yogyakarta. Secara teknis dilaksanakan bersama antara Institut Agama Islam Rawa Aopa Konawe Selatan dengan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Chaeriyah Mamuju. Kegiatan akan dilaksanakan secara daring mulai Jumat, 30 Januari 2026.

Kegiatan dalam kerangka IUCSRS (Indonesian Universities Consortium on Social Religious Studies) yang merupakan prakarsa Dewan Pendidikan Kabupaten Maros, dalam mendorong dan memajukan kerjasama tri dharma perguruan tinggi. Salah satunya terkait dengan pengelolaa terbitan berkala ilmiah.

Fokus utama adalah penguatan tata kelola jurnal ilmiah. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi sumber daya antarlembaga. Semangat kebersamaan menjadi kunci suksesnya kegiatan workshop ini.

Workshop ini bertujuan menyiapkan jurnal menuju akreditasi SINTA. Peserta membedah standar penilaian nasional secara mendalam. Peningkatan skor evaluasi diri menjadi target utama setiap pengelola. Akreditasi yang baik akan meningkatkan reputasi institusi dan dosen.

Manajemen jurnal berbasis Open Journal Systems (OJS) diperkuat. Peserta mendapatkan bimbingan teknis terkait alur kerja penyuntingan. Kelengkapan atribut profil jurnal diperiksa satu demi satu. Hal ini memastikan proses publikasi berjalan profesional dan konsisten.

Kualitas artikel menjadi poin krusial dalam penilaian SINTA. Workshop membahas pentingnya proses peninjauan sejawat (peer-review) yang ketat. Unsur kebaruan dan kontribusi ilmiah ditekankan kepada para editor. Diversitas penulis dari berbagai instansi juga didorong lebih luas.

Rencana Tindak Lanjut Bersama

Kegiatan disertai dengan penyusunan jadwal kegiatan berbasis akreditasi. Setiap perguruan tinggi berkomitmen memantau progres harian. Pendampingan berkelanjutan akan dilakukan antar-pengelola jurnal. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan jurnal-jurnal yang akan terindeks di SINTA sebagai bentuk pengakuan jurnal di tingkat nasional.