Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Potoro – Hari ke sepuluh pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA), Posko 3 melaksanakan Kegiatan Penanaman Pohon Sebagai Penghijauan Lingkungan Kampus (Selasa, 18 Agustus 2026).
Dalam kegiatan ini, Posko 3 Kuliah Kerja Amaliah (KKA) berkumpul dengan semangat membara. Mereka adalah para mahasiswa yang sedang mengabdi di Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan. Namun, khusus hari ini, mereka kembali ke area kampus untuk menjalankan salah satu program kerja utama mereka penanaman pohon sebagai upaya penghijauan lingkungan.
Aksi peduli lingkungan ini dimotori oleh seluruh mahasiswa Posko 3 KKA Kelurahan Potoro. Tidak berjalan sendiri, mereka juga dibantu oleh Dosen Pembimbing Lapangan, dan Staf Kampus. Mereka menggelar aksi nyata bertajuk “Penghijauan Kampus”. Mahasiswa Posko 3 menanam puluhan bibit pohon pelindung dan pohon pucuk merah di area-area kampus yang masih gersang. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan paru-paru kampus, mengurangi polusi udara, dan membuat area belajar menjadi lebih sejuk serta asri.
Meskipun para mahasiswa ini sehari-hari bertugas dan mengabdi di Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo, lokasi penanaman pohon ini dipusatkan di lingkungan sekitar kampus utama, terutama di area halaman depan, sekitar gedung perkuliahan, dan lahan kosong yang posisinya sangat strategis agar nantinya pohon tersebut dapat menjadi peneduh alami.
Kegiatan ini dilaksanakan pada pagi hari yang cerah. Pemilihan waktu di pagi hari sengaja dilakukan agar kondisi tanah masih lembap dan matahari belum terlalu terik, sehingga bibit pohon yang baru ditanam tidak layu dan memiliki kesempatan hidup lebih besar. Mahasiswa Posko 3 menyadari bahwa kenyamanan belajar tidak hanya bersumber dari dalam kelas, tetapi juga dari lingkungan luar. Kampus yang hijau akan menghasilkan oksigen yang bersih, mengurangi dampak pemanasan global, dan memberikan suasana yang menenangkan bagi mahasiswa lain saat beraktivitas. Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari pilar pengabdian masyarakat dalam program KKA mereka. Prosesnya berjalan dengan sangat seru dan penuh gotong royong.
