Kita Bisa (ISW)

Tandatangani MoU Dengan Kita Bisa, IAI Rawa Aopa Siapkan Langkah untuk Implementasi

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan menjalin kerja sama strategis dengan platform penggalangan dana dan kemaslahatan publik, Kita Bisa. Kerja sama tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang menjadi momentum awal bagi kedua belah pihak untuk bersinergi dalam berbagai program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. 

Pascapenandatanganan ini, institusi kampus langsung bergerak cepat menyusun langkah-langkah konkret demi memastikan implementasi program dapat berjalan secara efektif dan akuntabel. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, Ph.D., menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar seremonial di atas kertas, melainkan sebuah langkah nyata untuk memperluas akses kebermanfaatan bagi civitas akademika dan masyarakat luas. 

Menurutnya, ekosistem digital yang dimiliki oleh Kita Bisa akan sangat membantu kampus dalam mengelola potensi filantropi Islam modern secara lebih transparan. “Kemitraan dengan Kita Bisa adalah jembatan inovatif untuk mengintegrasikan nilai-nilai akademis dengan aksi kepedulian sosial yang nyata,” ujar Ismail Suardi Wekke saat ditemui seusai acara penandatanganan Hotel Sofyan Betawi; Jakarta, 16 Mei 2026).

Ia juga menambahkan bahwa pihak rektorat dan seluruh jajaran terkait sedang mematangkan peta jalan agar seluruh klausul dalam dokumen kerja sama tersebut segera mewujud dalam program kerja di lapangan.

“Kami tidak ingin menunda waktu, sehingga minggu ini tim kerja khusus langsung dibentuk untuk merumuskan teknis pelaksanaan di sektor beasiswa dan pemberdayaan ekonomi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ismail menyampaikan optimismenya bahwa sinergi ini akan membawa dampak masif bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan finansial dalam menyelesaikan studinya.

“Melalui kolaborasi ini, kita membuka pintu peluang yang lebih luas bagi mahasiswa kurang mampu agar tetap bisa mengakses pendidikan tinggi berkualitas tanpa terkendala biaya,” pungkasnya.

Di sisi lain, Ismail Suardi Wekke juga menjelaskan bahwa penandatanganan MoU ini menjadi momentum penting bagi IAI Rawa Aopa untuk melakukan transformasi dalam tata kelola keuangan sosial institusi. Ia menekankan bahwa kehadiran platform digital seperti Kita Bisa akan memberikan transparansi yang lebih tinggi, sehingga tingkat kepercayaan publik dan akuntabilitas kampus dalam penyaluran bantuan dapat terus meningkat.

Terkait dengan kesiapan sumber daya manusia di internal kampus, Ismail menerangkan bahwa pihak manajemen perguruan tinggi akan segera menggelar lokakarya bagi staf perencanaan dan kemahasiswaan. Langkah ini dinilai sangat krusial agar personel yang ditunjuk memiliki pemahaman yang mendalam mengenai sistem kerja dan mekanisme program bersama yang akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Terakhir, Ismail juga menggarisbawahi bahwa program kerja sama ini nantinya akan diintegrasikan dengan kegiatan pengabdian masyarakat. Hal tersebut diharapkan dapat mendorong mahasiswa dan dosen untuk terlibat aktif dalam merancang solusi kreatif atas permasalahan sosial yang dihadapi oleh masyarakat di sekitar wilayah Konawe Selatan.

Kita Bisa (ISW)

Wakili Perguruan Tinggi, IAI Rawa Aopa Tandatangani MoU Dengan Kita Bisa

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan memperkuat capaian strategis di tingkat nasional dengan menjadi representasi dari puluhan institusi akademis dalam jalinan kerja sama strategis. Di sela-sela agenda Workshop Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Sakinah Finance, IAI Rawa Aopa secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan platform filantropi terkemuka, Kitabisa (Jakarta, 16 Mei 2026). 

Prosesi penandatanganan ini menjadi sangat prestisius lantaran IAI Rawa Aopa dipercaya untuk mewakili total 42 perguruan tinggi yang hadir dalam forum tersebut. Langkah kolaboratif ini diambil sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan implementasi pengabdian masyarakat dan digitalisasi pendanaan sosial di lingkungan kampus. 

Kehadiran Kitabisa sebagai mitra strategis dinilai membuka ruang inovasi yang lebih luas bagi perguruan tinggi untuk mengintegrasikan nilai-nilai akademis dengan aksi sosial nyata yang akuntabel dan berdampak luas. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, Ph.D., menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah amanah besar bagi institusinya. 

Beliau menyatakan, “Penunjukan IAI Rawa Aopa untuk mewakili 42 perguruan tinggi dalam penandatanganan MoU dengan Kitabisa ini merupakan bentuk kepercayaan nasional sebagai apresiasi terhadap komitmen kita dalam memajukan Tri Dharma.” Ismail menambahkan bahwa integrasi antara sektor akademis dan platform filantropi digital mutakhir seperti Kitabisa akan menjadi katalisator penting bagi pembiayaan program sosial keagamaan serta riset yang berorientasi pada kemaslahatan publik. 

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya aksi nyata pasca-penandatanganan dengan menegaskan, “Kami tidak ingin kerja sama ini berhenti di atas kertas, sehingga setelah workshop ini selesai, kami akan segera merumuskan program konkret agar dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat luas dan sivitas akademika.”

Dalam penjelasannya yang lain, Ismail Suardi Wekke menguraikan bahwa sinergi yang diinisiasi bersama Sakinah Finance dan Kitabisa ini memuat cetak biru yang sangat relevan dengan tantangan modernisasi tata kelola keuangan sosial di lingkungan kampus. Beliau menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut dirancang untuk membuka akses yang lebih inklusif terhadap program-program beasiswa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan tanggap bencana berbasis komunitas akademik. 

Pihaknya juga berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa kerangka kerja sama ini dapat menjadi pemantik bagi perguruan tinggi lain dalam mengadopsi sistem filantropi yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi modern. Di akhir keterangannya, Ismail menekankan bahwa IAI Rawa Aopa siap menjadi pionir sekalgus laboratorium percontohan dalam menyukseskan program-program sosial yang lahir dari kesepakatan besar ini.

Sinergi tripartit antara IAI Rawa Aopa, Sakinah Finance, dan Kitabisa ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem baru dalam dunia pendidikan tinggi, di mana kegiatan edukasi literasi keuangan syariah dapat berjalan beriringan dengan aksi solidaritas sosial yang terstruktur digital. Dengan penandatanganan MoU ini, 42 perguruan tinggi yang terafiliasi kini memiliki jembatan strategis untuk mengeskalasi program pengabdian masyarakat mereka ke skala yang lebih masif.