Kabar Panrita.com, Maros – SEAAM bersama perguruan tinggi mitra, diantaranya Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Maros kembali menggelar kegiatan English Fun Day 2026 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan International Conference on Islamic Education, Law, and Civilization (ICIELC) 2026, yang berfokus pada penguatan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa dalam konteks global.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 3 Mei 2026 pukul 08.00–12.00 WITA, bertempat di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Kabupaten Maros, dengan menghadirkan suasana pembelajaran berbasis alam yang interaktif dan komunikatif.
English Fun Day 2026 merupakan kegiatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak, di antaranya STAI DDI Maros, BOLT (Balsamo Outreach for Learning and Teaching, Jepang), serta SEAAM (South East Asia Academic Mobility), dan didukung oleh organisasi kepemudaan seperti FIM PII Sulsel dan FAM PII UNHAS. Selain mahasiswa STAI DDI Maros, kegiatan ini juga dihadiri oleh siswa dari MAN 2 Makassar dan Madrasah Arifah Gowa, sehingga memperkuat jejaring akademik lintas lembaga.
Peserta kegiatan berjumlah sekitar 60 orang, termasuk 20 mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah STAI DDI Maros, yang didampingi oleh dosen-dosen STAI DDI Maros, yaitu Andi Asdar, S.Pd.I., M.Hum, Emi Sri Rahayu Fatimah, S.E., M.E, dan Rizal, S.Pd., M.Pd. Ahsan Taqwim, S.Pd.I., M.Pd., Dr Haeruddin, MH, Mujahidah, S.Pd., M.Pd., Abd Rahman, S.Pd., M.Pd., dan Wahyuni, S.Pd.I, M.Pd.I Kegiatan ini menghadirkan Prof. Peter John Wanner, Ph.D dari BOLT sebagai narasumber utama yang memberikan wawasan internasional dalam pengembangan kemampuan bahasa Inggris. Kegiatan ini difasilitasi oleh Prof Dr Ismail Suardi Wekke dari Sekertaris Dewan Pendidikan Maros.
Berbagai aktivitas edukatif dilaksanakan dalam kegiatan ini, seperti Focus Group Discussion, Conversation, dan English Survival, yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris peserta secara aktif, praktis, dan kontekstual sesuai dengan tema “From Local to Global: Your English Journey Starts Here” serta konsep “Madrasah Riset.”
Melalui pendekatan pembelajaran partisipatif di ruang terbuka, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna. STAI DDI Maros berharap kegiatan ini dapat mencetak generasi yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di tingkat global melalui penguasaan bahasa Inggris serta penguatan jejaring akademik internasional.
