Digital Thinking (ISW)

Pengumuman Workshop dan ToT Digital Thinking, Maros, 17 Maret 2026

Rawaaopakonsel.ac.id, Turikale – Kami mengundang pelaksana (panitia pelaksana dan panitia pengarah; dan mitra) pengabdian masyarakat untuk hadir di Maros. Acara ini akan dilaksanakan pada tanggal 17 Maret 2026 (14.00 – 18.30) bertempat di LPK Salewangang Indonesia, kegiatan akan diakhiri dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan makan malam.

Fokus utama kita adalah memperkuat langkah-langkah pengabdian di lapangan. Kita akan belajar cara bekerja yang lebih efektif dan modern. Dunia saat ini sudah berubah ke arah serba digital. Pengabdian masyarakat pun tidak boleh tertinggal di belakang. Kegiatan ini bertujuan membekali Anda dengan pola pikir digital yang praktis. Anda akan belajar bagaimana teknologi mempermudah proses pemberdayaan warga.

Peserta akan dipandu memahami langkah-langkah integrasi teknologi yang tepat. Mulai dari perencanaan program hingga pelaporan hasil kerja secara sistematis. Tidak perlu khawatir dengan istilah teknis yang rumit. Semua materi akan disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipraktikkan.

Kegiatan ini didukung oleh PT. Solusi Teknologi Insani (STI) yang merupakan Google for Education partner. STI akan menjadi fasilitator dalam workshop ini, sekaligus akan menjadi mitra dalam implementasi lapangan saat kegiatan nanti. Kegiatan ini sebagai awal dalam kolaborasi antara industri, perguruan tinggi, organisasi kemahasiswaan, dan lembaga pendidikan dalam pengabdian masyarakat kolaboratif.

Sesi Training of Trainers (ToT) juga akan diadakan secara khusus. Tujuannya agar setelah kegiatan bisa mengajarkan kembali ilmu ini kepada rekan sejawat. Kita ingin menciptakan jaringan pengabdi yang melek teknologi di seluruh wilayah. Semangat kolaborasi adalah kunci utama kesuksesan acara ini.

Jangan lewatkan kesempatan berharga ini untuk meningkatkan kualitas pengabdian Anda. Mari jadikan program pengabdian kita lebih berdampak luas bagi masyarakat. Sampai jumpa di Maros untuk memulai transformasi digital bersama. Kami tunggu kehadiran dan kontribusi terbaik Anda.

Agenda: Workshop Penyiapan Akreditasi Jurnal ke SINTA

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Sembilan perguruan tinggi memulai prakarsa dalam menjalin kolaborasi strategis. Terbentang dari Papua sampai ke Aceh. Kesembilan perguruan tinggi tersebut, Universitas Amal Ilmiah Yapis Papua, STIT Sunan Giri Bima, STAI DDI Maros, STAI DDI Pangkajene Kepulauan, Universitas Muhammadiyah Barru.

Begitu pula dengan STAI Nusantara (Banda Aceh), STEBI Al Muhsin Yogyakarta. Secara teknis dilaksanakan bersama antara Institut Agama Islam Rawa Aopa Konawe Selatan dengan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Chaeriyah Mamuju. Kegiatan akan dilaksanakan secara daring mulai Jumat, 30 Januari 2026.

Kegiatan dalam kerangka IUCSRS (Indonesian Universities Consortium on Social Religious Studies) yang merupakan prakarsa Dewan Pendidikan Kabupaten Maros, dalam mendorong dan memajukan kerjasama tri dharma perguruan tinggi. Salah satunya terkait dengan pengelolaa terbitan berkala ilmiah.

Fokus utama adalah penguatan tata kelola jurnal ilmiah. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi sumber daya antarlembaga. Semangat kebersamaan menjadi kunci suksesnya kegiatan workshop ini.

Workshop ini bertujuan menyiapkan jurnal menuju akreditasi SINTA. Peserta membedah standar penilaian nasional secara mendalam. Peningkatan skor evaluasi diri menjadi target utama setiap pengelola. Akreditasi yang baik akan meningkatkan reputasi institusi dan dosen.

Manajemen jurnal berbasis Open Journal Systems (OJS) diperkuat. Peserta mendapatkan bimbingan teknis terkait alur kerja penyuntingan. Kelengkapan atribut profil jurnal diperiksa satu demi satu. Hal ini memastikan proses publikasi berjalan profesional dan konsisten.

Kualitas artikel menjadi poin krusial dalam penilaian SINTA. Workshop membahas pentingnya proses peninjauan sejawat (peer-review) yang ketat. Unsur kebaruan dan kontribusi ilmiah ditekankan kepada para editor. Diversitas penulis dari berbagai instansi juga didorong lebih luas.

Rencana Tindak Lanjut Bersama

Kegiatan disertai dengan penyusunan jadwal kegiatan berbasis akreditasi. Setiap perguruan tinggi berkomitmen memantau progres harian. Pendampingan berkelanjutan akan dilakukan antar-pengelola jurnal. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan jurnal-jurnal yang akan terindeks di SINTA sebagai bentuk pengakuan jurnal di tingkat nasional.