IMG-20260527-WA0036

IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Jadikan Idul Adha Momentum Penguatan Pendidikan dan PMB 2026

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan melanjutkan pembukaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026. Informasi tersebut disampaikan bertepatan dengan momentum peringatan Idul Adha 1447 Hijriah yang juga menjadi sarana menyampaikan pesan nilai keislaman, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam publikasi yang disampaikan pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail  Suardi Wekke, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian, bahwa sejak 1 Mei, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk bergabung pada sejumlah program studi, di antaranya Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Hukum Tata Negara, serta Ekonomi Syariah.

Pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, mengatakan bahwa momentum Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang refleksi untuk memperkuat komitmen terhadap pendidikan.

“Idul Adha mengajarkan nilai pengorbanan, keikhlasan, serta kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Penerimaan mahasiswa baru dijadwalkan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi kampus sehingga memudahkan calon mahasiswa memperoleh informasi terkait proses administrasi maupun persyaratan akademik.

Menurut Ismail, kampus memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.

“Kami ingin menghadirkan pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya,” katanya.

Ia menambahkan, pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang yang akan menentukan arah masa depan generasi bangsa.

“Pendidikan merupakan jalan untuk membangun peradaban, memperluas wawasan, dan menciptakan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui semangat Idul Adha 1447 H, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan berharap masyarakat dapat semakin memperkuat kesadaran akan pentingnya pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul.

“Mari jadikan Idul Adha ini sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat niat menuntut ilmu, dan menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi umat,” tutur smail Suardi Wekke.

Menutup pernyataannya Ismail Suardi Wekke menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang digerakkan melalui HMJ Hukum Tata Negara dalam mempersiapkan penyerahan hewan kurban kepada masyarakat Kelurahan Potoro (Andoolo, Konawe Selatan).

IMG-20260501-WA0023

IAI Rawa Aopa Ambil Peran di Sultan Hasanuddin Forum, Perkuat Daya Saing Riset Nasional

Rawaaopakonsel.ac.id, Maros – Sultan Hasanuddin Forum on Research and Innovation sukses digelar di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Rabu (29/4/2026). Forum ini menjadi momentum penting dalam mendorong akselerasi riset dan inovasi nasional melalui kolaborasi lintas lembaga dan wilayah.

Kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah kolaboratif untuk mempercepat hilirisasi riset serta pengembangan inovasi. Pemilihan lokasi di bandara dinilai strategis karena merepresentasikan konektivitas nasional dan sinergi antarpene­liti serta institusi dari berbagai daerah.

Keberhasilan penyelenggaraan forum ini tidak terlepas dari peran aktif Dewan Pendidikan Kabupaten Maros dalam kolaborasi berskala nasional. Keterlibatan tersebut mencerminkan komitmen dalam membangun ekosistem keilmuan yang inklusif dan dinamis.

Partisipasi IAI Rawa Aopa turut mempertegas peran perguruan tinggi daerah dalam mendukung kemajuan riset nasional. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu melahirkan terobosan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan global.

Forum ini tidak hanya menjadi ruang pertemuan formal, tetapi juga berfungsi sebagai katalisator pertukaran gagasan antara akademisi dan praktisi. Fokus utamanya adalah memastikan setiap inovasi memiliki dampak nyata bagi pembangunan.

Komite Saintifik forum, Ismail Suardi Wekke, mengapresiasi peran Southeast Asian Academic Mobility (SEAAM) dalam mendukung kesuksesan kegiatan tersebut. Ia menilai capaian ini sebagai indikasi kebangkitan kedaulatan intelektual dari kawasan timur Indonesia.

“Forum ini melampaui ekspektasi dalam membangun konektivitas global bagi para peneliti, sekaligus membuka akses lebih luas terhadap jejaring akademik internasional,” ujar Ismail.

Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut terlihat dari kemampuan forum dalam menjembatani peneliti lokal ke jaringan global melalui peran strategis SEAAM, sehingga meningkatkan daya saing riset Indonesia di tingkat internasional.

Selain itu, Ismail menekankan pentingnya relevansi inovasi terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan riset tidak lagi diukur dari banyaknya teori, melainkan dari kontribusi nyata dalam menjawab tantangan pembangunan.

Dari sisi manajerial, ia juga menyoroti pentingnya tata kelola institusi yang kuat untuk mendukung riset berkelanjutan, termasuk transparansi perencanaan keuangan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di perguruan tinggi.

IAI Rawa Aopa, lanjutnya, berkomitmen mengadopsi model kolaborasi forum ini dalam perencanaan strategis kampus guna menciptakan ruang tumbuh optimal bagi dosen dan peneliti.

“Momentum ini harus segera ditindaklanjuti melalui penguatan sinergi lintas sektor agar hasil inovasi tidak berhenti pada tahap presentasi, tetapi diwujudkan dalam kerja sama konkret untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045,” kata Ismail.

Screenshot_2026_0226_233032

Momentum Ramadhan, IAI Rawa Aopa dan Al Washliyah Sulawesi Tenggara Pererat Ukhuwah

Rawaaopakonsel.ac.id, Kendari – Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa terus memperkuat jejaring sosial dan keagamaan melalui kolaborasi strategis. Kali ini, IAI Rawa Aopa bersama-sama dengan Pengurus Wilayah Al Washliyah Sulawesi Tenggara dalam agenda Safari Ramadhan yang dipusatkan di Masjid Al Hidayah, Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan ini selain Ketua Program Studi HTN, Suriansyah, M.H., juga turut hadir hadir Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke. Kehadiran delegasi akademisi ini disambut hangat oleh jamaah dan tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk pengabdian masyarakat di bulan suci.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail Suardi Wekke menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan. Ia menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam mengintegrasikan nilai-nilai akademis dengan penguatan spiritualitas di tengah masyarakat. Menurutnya, Safari Ramadhan sebagai upaya menyemarakkan Ramadhan. Juga menjadi jembatan untuk mendengar langsung aspirasi warga serta memperkokoh ukhuwah islamiyah.

Lebih lanjut, Ismail Suardi Wekke menegaskan komitmen kampus dalam mendukung kegiatan syiar Islam yang berdampingan dengan pengembangan keilmuan. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran Prodi HTN di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa hukum tata negara juga memiliki peran penting dalam mengatur tatanan sosial yang harmonis dan religius. Ia berharap melalui momentum Ramadhan ini, kerjasama dengan Al Washliyah dapat terus berlanjut dalam program-program pemberdayaan umat lainnya.

Terkait pelaksanaan kegiatan, Ismail Suardi Wekke menyampaikan “Kegiatan Safari Ramadhan ini adalah wujud implementasi pengabdian masyarakat yang menjadi pilar penting dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi di IAI Rawa Aopa,” tegasnya di hadapan jamaah yang juga dihadiri Kepala Kelurahan Potoro.

Ia juga menambahkan, “Kami memilih berkolaborasi dengan Al Washliyah karena memiliki visi yang sama dalam merawat tradisi keislaman dan mencerdaskan kehidupan bangsa”.

Sebagai penutup, ia menyampaikan pesan optimisme, “Semoga kehadiran kami di Masjid Al Hidayah ini mampu mempererat tali persaudaraan dan membawa keberkahan bagi kemajuan Konawe Selatan.”

Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi ringan antara delegasi kampus, pengurus Al Washliyah, dan pengurus Masjid Al Hidayah mengenai rencana pengembangan dakwah dan pendidikan di wilayah Potoro dan sekitarnya.