HIDI (ISW)

IAI Rawa Aopa Bersiap Melaksanakan KKA, Mendapatkan Dukungan dari HIDI Indonesia

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan bersiap menerjunkan ratusan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Amaliah (KKA) mendatang. Sebagai kelanjutan dari pelaksanaan sebelumnya, program pengabdian masyarakat terpadu ini mendapatkan amunisi dan dukungan penuh dari Halal Industry Development of Indonesia (HIDI) Indonesia, khususnya dalam akselerasi literasi serta regulasi halal di tingkat masyarakat.

Kepastian sinergi strategis ini dicapai setelah Wakil Rektor IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke, menjalin komunikasi intensif dengan Direktur HIDI Indonesia, Assoc. Prof. Dr. Muhammad Nusran. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan menghadapi pemberlakuan ketentuan wajib halal yang ditargetkan mulai berlaku penuh pada Oktober mendatang.

Melalui kerja sama ini, para mahasiswa peserta KKA tidak hanya akan menyerap aspirasi dan mendampingi warga, tetapi juga dibekali peran khusus sebagai agen penyebar informasi mengenai regulasi dan pentingnya kesadaran produk halal di kawasan pedesaan.

Ismail Suardi Wekke menegaskan bahwa KKA tahun ini didesain agar memberikan dampak konkrit, tidak hanya bagi kurikulum akademik mahasiswa, tetapi juga bagi kebutuhan praktis masyarakat dan para pelaku usaha kecil di daerah.

“KKA bukan sekadar rutinitas akademik tahunan, melainkan bentuk nyata integrasi ilmu dan pengabdian. Melalui kolaborasi dengan HIDI Indonesia, mahasiswa IAI Rawa Aopa akan menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat dan mendampingi pelaku usaha lokal agar siap menghadapi kewajiban sertifikasi halal Oktober mendatang,” ujar Ismail Suardi Wekke.

Sementara itu, pihak HIDI Indonesia menyambut baik langkah proaktif yang diambil oleh manajemen IAI Rawa Aopa. Direktur HIDI Indonesia, Assoc. Prof. Dr. Muhammad Nusran, menyatakan komitmennya untuk memberikan pendampingan materi hingga pembekalan teknis bagi mahasiswa sebelum diterjunkan ke lapangan.

Nusran menilai perguruan tinggi memiliki peran kunci sebagai jembatan informasi antara regulasi pemerintah — terkait ekosistem halal — dengan realitas para pelaku UMKM di akar rumput.

Dengan adanya sinergi antara IAI Rawa Aopa dan HIDI Indonesia ini, pelaksanaan KKA diharapkan dapat mempercepat terbentuknya ekosistem desa sadar halal, sekaligus memastikan para pelaku usaha lokal siap dan terfasilitasi sebelum regulasi wajib halal diberlakukan secara menyeluruh.

Halal (ISW)

Pelatihan Pendamping PPH, Halal Center Politeknik AKA Bogor

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH) yang diselenggarakan oleh Halal Center Politeknik AKA Bogor merupakan program yang dirancang untuk mencetak tenaga ahli yang kompeten dalam mendukung percepatan sertifikasi halal di Indonesia. Program ini bertujuan membekali para peserta dengan pemahaman mendalam mengenai regulasi Jaminan Produk Halal (JPH), kriteria Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), serta teknik verifikasi dan validasi lapangan.

Sebagai lembaga di bawah naungan institusi pendidikan vokasi yang berfokus pada analisis kimia dan industri, pelatihan ini menjamin kualitas kurikulum yang selaras dengan standar teknis dan hukum yang berlaku. Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi komprehensif yang mencakup kebijakan pemerintah terkait sertifikasi halal jalur Self Declare bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Fokus utama instruksi meliputi tata cara pemeriksaan bahan, pemantauan proses produksi, hingga penggunaan sistem informasi Sihalal. Dengan pendekatan praktis, Halal Center Politeknik AKA Bogor memastikan setiap calon Pendamping PPH tidak hanya memahami teori secara tekstual, tetapi juga mampu melakukan pendampingan secara presisi agar produk yang dihasilkan pelaku usaha benar-benar memenuhi kriteria kehalalan yang mutlak.

Melalui inisiatif ini, Halal Center Politeknik AKA Bogor berperan aktif dalam membangun ekosistem halal nasional yang kuat dan terpercaya. Lulusan pelatihan ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam membantu UMKM memperoleh sertifikat halal, yang pada gilirannya akan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.

Sinergi antara keahlian teknis laboratorium yang dimiliki Politeknik AKA dengan integritas proses sertifikasi menjadikan pelatihan ini sebagai salah satu rujukan utama bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam industri halal di Indonesia.

Silahkan mendaftar dengan mengisi link pendaftaran melalui tautan: https://bit.ly/Pendaftaran_P3H_24