Dokumentasi Kka posko 4 meluhu

Mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa posko 4 Observasi dan Jalin Silaturahmi dengan Masyarakat Desa Ahuhu

https://Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id Ahuhu, 4 Agustus 2026 — Memasuki hari kedua pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA), mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Posko 4 Kecamatan Meluhu melaksanakan kegiatan observasi lingkungan di Desa Ahuhu, Kecamatan Meluhu.

 

Kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa untuk mengenal lebih dekat kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat Desa Ahuhu. Selain melakukan observasi, mahasiswa juga menjalin silaturahmi dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang baik selama pelaksanaan KKA.

 

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KKA Posko 4 turut memperkenalkan diri serta memperkenalkan kampus institut agama islam IAI Rawa Aopa kepada masyarakat Desa Ahuhu. Interaksi langsung ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi untuk mendukung pelaksanaan berbagai program kerja ke depannya.

 

Observasi lingkungan juga menjadi bahan bagi mahasiswa dalam memahami kondisi serta kebutuhan masyarakat. Hasil pengamatan tersebut nantinya dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam pelaksanaan program kerja yang sesuai dengan kondisi dan potensi Desa Ahuhu.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Mahasiswa KKA Posko 4 berharap silaturahmi yang telah terjalin dapat terus terjaga hingga berakhirnya masa pengabdian, serta kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Ahuhu.

Dokumentasi Kka posko4

Hari Pertama KKA, Mahasiswa IAI rawa aopa posko 4 Saling Mengenal dan Menetapkankan Struktur Organisasi

https://Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id Desa Ahuhu, Senin 3 Agustus 2026 — Hari pertama pelaksanaan Kuliah Kerja Amaliah (KKA) menjadi momentum bagi mahasiswa untuk saling mengenal, mempererat kebersamaan, serta mempersiapkan pelaksanaan kegiatan KKA di Desa Ahuhu.

 

Kegiatan diawali dengan perkenalan antar mahasiswa yang tergabung dalam Posko 4. Momen ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk saling mengenal, membangun komunikasi, serta memperkuat kerja sama selama menjalankan program KKA di tengah masyarakat.

 

Selain perkenalan, mahasiswa juga melaksanakan pembahasan dan pemantapan struktur organisasi posko. Kegiatan tersebut dilakukan berdasarkan arahan dan bimbingan dari Pak Musran, S.Pd.I., M.Pd. selaku dosen pembimbing.

 

Dalam arahannya, Pak Musran menyampaikan bahwa pelaksanaan KKA merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa, khususnya dalam memahami kehidupan dan pengabdian di tengah masyarakat.

 

“KKN ini justru menjadi momen penting dalam perjalanan kalian — bukan hanya belajar teori, tapi belajar hidup dan mengabdi di tengah masyarakat.”

 

Pesan tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk menjalankan KKA dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Desa Ahuhu.

 

Kegiatan hari pertama ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa KKA Posko 4 untuk membangun kebersamaan, memantapkan organisasi, dan mempersiapkan diri dalam melaksanakan berbagai program selama berada di Desa Ahuhu.

Posko 5 KKA, kegiatan penutupan lomba antar dusun desa wawonggura.

Posko 5 KKA, kegiatan penutupan lomba antar dusun desa wawonggura.

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.idpalangga – (24 Agustus 2026).

Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa yang melaksanakan KKA di Desa Wawonggura, Kecamatan Palangga, melaksanakan penutupan kegiatan lomba antar dusun pada 24 Agustus 2026.Kegiatan lomba tersebut sebelumnya telah dibuka pada 22 Agustus 2026 oleh Bapak Camat Palangga dan Kepala Desa Wawonggura. Kegiatan ini diselenggarakan oleh mahasiswa KKA sebagai salah satu bentuk program kerja untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di tengah masyarakat.

Pelaksanaan lomba mendapat sambutan dan antusiasme yang baik dari masyarakat Desa Wawonggura. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKA berharap dapat memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat serta memberikan kontribusi positif selama pelaksanaan KKA.Penutupan lomba berlangsung dengan penuh kebersamaan dan menjadi tanda berakhirnya seluruh rangkaian perlombaan antar dusun yang telah dilaksanakan bersama masyarakat Desa Wawonggura.

WhatsApp Image 2026-08-25 at 21.12.06

mahasiswa KKA IAI RAWA AOPA Posko 9 Desa TudaMeaso berpartisipasi dalam kegiatan PORDES

Mahasiswa KKA IAI RAWA AOPA KONAWE SELATAN berpartisipasi dalam kegiatan lomba (PORDES) di desa Tudameaso. dan MAHASISWA juga menyerahkan Berupa  PROPOSAL sebagai tanda bahwa MAHASISWA  KKA IAI RAWA AOPA POSKO 9 DESA TUDAMEASO, mendukung penuh kegiatan PORDES yang di Agendakan Langsung Ketua KARANG TARUNA  desa tudameaso.

MAHASISWA KKA IAI RAWA AOPA. Bangga dapat berpartisipasi dan mendukung penuh kemeriahan  perlombaan di DESA TUDAMEASO. kehadiran para mahasiswa  ini tidak hanya datang KKA saja di desa tersebut, tetapi juga ikut serta dalam bagian kegiatan lomba yaitu menjadi PANITIA lomba, kehadiran MAHASISWA KKA IAI RAWA AOPA di Desa Tudameaso. Membawa semangat baru bagi masyarakat, dan menambah kemeriahan baru.

kordinator desa (kordes) KKA posko 9 ”SADRI ” menyampaikan bahwa

    “partisipasi ini merupakan langka nyata untuk membaur dan mempererat tali silaturahmi anatara MAHASISWA dengan masyarakat,

“kami ingin hadir tidak hanya membawa program kerja fisik, tetapi juga membangun kebersamaan.lewat kegiatan PORDES ini, kami  bisa saling mengenal dekat dengan warga dalam suasana yang cair penuh ke gembiraan. ” ujar SADRI sebagai kordes posko 9.

Kepala Desa Tudameaso Bapak NDEA.  Menyambut possitif Antusiasme MAHASISWA. menurutnya,keterlibatan MAHASISWA KKA memberikan energi positif dan semangat baru bagi warga,

       “Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan keikutsertaan MAHASISWA KKA dalam kegiatan lomba ini. Antusiasme mereka tidak hanya memeriakan PORDES tetapi juga mencairkan suasana sehingga warga masyarakat TUDAMEASO merasa sangat dekat dengan mereka 

ini bentuk sinergi yang sangat luar biasa antara MAHASISWA dan masyarakat DESA TUDAMEASO” ujar NDEA Kepala Desa Tudameaso.

Kegiatan ini menjadi momentum penting Bagi MAHASISWA untuk mengasah kepekaan sosial,memahami kearifan lokal,serta meruntuhkan sekat antara akademisi dan masyarakat desa, senyum dan telak tawa selama kegiatan PORDES menjadi bukti hangatnya penerimaan masyarakat terhadap MAHASISWA KKA.

 

 

Expo Desa (ISW)

Expo Desa Hasil KKA di Seminar Indonesia-Filipina

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Dumagete — Semarak kolaborasi lintas negara mewarnai gedung Dumagete pada Selasa Sore sampai malam (25 Agustus 2026). Dalam forum Seminar Internasional Indonesia-Filipina, gelaran Expo Desa Hasil Kuliah Kerja Akademik (KKA) mencuri perhatian para delegasi akademisi, praktisi pembangunan, serta pejabat kedua negara.

Pameran yang menampilkan ragam inovasi dan produk unggulan hasil pemberdayaan masyarakat desa ini menjadi etalase nyata bagaimana sentuhan akademis mampu menggerakkan roda ekonomi akar rumput. Berbagai produk lokal, mulai dari olahan pangan bernilai tambah hingga kerajinan tangan ramah lingkungan, dipajang apik di bilik-bilik stan pameran.

Ketua Panitia Seminar menyebutkan bahwa kehaidran KKA bukan sebagai agenda strategis akademik, juga laboratorium sosial di mana mahasiswa dan warga desa merajut solusi atas persoalan nyata. “Desa bukan lagi objek, melainkan subjek utama pembangunan. Melalui KKA, potensi terpendam di perdesaan digali dan diangkat ke panggung global,” ujarnya di sela-sela peninjauan stan.

Sejumlah delegasi asal Filipina tampak antusias mendiskusikan model pemberdayaan yang diterapkan di desa-desa binaan Indonesia. Mereka menilai pendekatan partisipatif yang diusung dalam KKA memiliki kemiripan tantangan dengan wilayah perdesaan di Filipina, sehingga membuka peluang besar untuk pertukaran pengetahuan (knowledge sharing) di masa mendatang.

Dokumentasi posko 2 meluhu

KKA Posko 2 Meluhu, Rapat Bersama Pemerintah Desa Lamelai Dan Masyarakat..

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Meluhu – Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik antara Mahasiswa KKA, Pemerintah Desa, Dan Masyarakat Desa Lamelai.

Lamelai, 4 Ahustus 2026 – Kegiatan yang berlangsung di balai desa tersebut menjadi salah satu bentuk komunikasi sekaligus silahturahmi dengan masyarakat.

Dalam suasana yang penuh rasa kekeluargaan Mahasiswa memperkenalkan diri, menyampaikan tujuan dan program kerja apa saja yang akan dilaksanakan.

Kegiatan ini diharapakan dapat mempererat hubungan antara Mahasiswa KKA. pemerintah Desa dan Masyarakat Desa Lamelai, sehingga program kerja yang akan dilakukan dapat terlaksana dengan efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Laga Persahabatan Voli KKA Posko 2 Melawan KKA Posko 6

Laga Persahabatan Voli KKA Posko 2 Melawan KKA Posko 6

Kkabuletin.rawaaopakonsel.ac.id, Potoro Hari kedelapan belas (Selasa, 25 Agustus 2026) Pertandingan bola voli putri yang mempertemukan tim Posko 6 melawan tim Posko 2 berlangsung meriah di sebuah lapangan terbuka berlantai tanah yang dikelilingi oleh pepohonan hijau yang rindang. Suasana pertandingan tampak kasual namun penuh semangat khas kegiatan antar-posko mahasiswa yang sedang menjalankan program pengabdian. Cuaca sedang sangat cerah dan mendukung, di mana pancaran sinar matahari menyinari area lapangan dan memberikan bayangan tubuh para pemain di tanah. Peristiwa olahraga ini diselenggarakan di lapangan terbuka Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo. Lapangan terbuka ini berlatar belakang vegetasi pepohonan yang cukup lebat, mencerminkan karakteristik wilayah pedesaan yang asri di Andoolo. Pertandingan yang mempertemukan dua tim posko ini dilaksanakan pada siang menjelang sore hari, terlihat dari posisi pencahayaan matahari yang cukup terik namun mulai condong, menciptakan momen yang ideal bagi warga dan mahasiswa untuk berkumpul serta berolahraga bersama. Pihak-pihak yang terlibat aktif dalam dokumentasi tersebut adalah para mahasiswa dari Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan yang tengah melaksanakan program Kuliah Kerja Amaliah (KKA). Para mahasiswi putri ini terbagi ke dalam dua tim, yaitu tim Posko 6 dan tim Posko 2. Sebagian besar pemain putri yang berada di dalam lapangan tampak mengenakan pakaian olahraga kasual, celana panjang, serta jilbab hitam untuk memudahkan pergerakan. Di sisi lapangan, terlihat pula beberapa orang penonton yang berdiri menyaksikan jalannya pertandingan dengan antusias. Pertandingan ini diadakan sebagai sarana hiburan sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar-anggota posko maupun dengan masyarakat Kelurahan Potoro melalui kegiatan kompetisi yang sehat. Mekanisme jalannya pertandingan bola voli putri ini berlangsung cukup sengit dan kompetitif sejak set pertama dimulai. Kedua tim saling berbalas serangan dengan melakukan servis, operan, dan passing untuk menjatuhkan bola di area pertahanan lawan demi mengumpulkan poin demi poin. Melalui perjuangan yang melelahkan dan kerja sama tim yang solid, kemenangan akhirnya berhasil diraih oleh tim Posko 6 dengan skor akhir 2-1. Tim Posko 6 sukses mengamankan dua set kemenangan, sementara tim Posko 2 harus puas dengan mencuri satu set pertandingan dalam perlawanan mereka yang luar biasa.