Screenshot_2026_0226_233032

Kunjungan Pimpinan IAI Rawa Aopa di Potoro: Membawa Pesan Akademik dan Religi

Rawaaopakonsel.ac.id, Kendari – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al Hidayah, Kelurahan Potoro, saat rombongan Safari Dakwah Ramadhan tiba untuk melangsungkan agenda syiar Islam dan penguatan ukhuwah.

Kehadiran Ketua Umum Pengurus Wilayah (PW) Al Washliyah Sulawesi Tenggara bersama jajaran Pimpinan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan disambut hangat oleh Lurah Potoro beserta tokoh masyarakat dan warga setempat, Kamis (26/2/2026).

Momentum ini menjadi jembatan komunikasi antara akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah di tingkat kelurahan. Lurah Potoro dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas dipilihnya Masjid Al Hidayah sebagai titik kunjungan. Menurutnya, kehadiran para tokoh pendidikan dan agama ini memberikan suntikan semangat spiritual bagi warga dalam menjalani ibadah di bulan suci.

Sinergi antara lembaga pendidikan seperti IAI Rawa Aopa dengan masyarakat diharapkan terus berlanjut guna menciptakan ekosistem sosial yang religius dan edukatif.

“Terima kasih Al Washliyah atas kesediaan bergandengan tangan dengan kami,” kata Ismail Suardi Wekke.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, yang turut hadir dalam rombongan tersebut, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Beliau menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian kampus kepada masyarakat luas.

“Kami datang ke Masjid Al Hidayah sebagai kunjungan, juga dalam kaitan untuk memastikan bahwa nilai-nilai akademik dan religiusitas dapat berdenyut langsung di tengah-tengah warga,” tegas Ismail di hadapan para jamaah.

Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa keterlibatan kampus dalam Safari Dakwah adalah bagian dari tanggung jawab moral untuk memberikan pencerahan di luar ruang kelas. Ia menyampaikan bahwa bulan Ramadhan adalah momentum emas untuk memperkuat simpul kebangsaan melalui jalur dakwah yang menyejukkan.

“Safari ini menjadi laboratorium sosial bagi kami untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus menyebarkan pesan damai Ramadhan,” ujarnya menambahkan.

Terkait pengembangan institusi, Ismail juga menyoroti bagaimana peran masyarakat sangat vital dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi di daerah tersebut. Ia menegaskan komitmen IAI Rawa Aopa untuk terus terbuka terhadap kerja sama yang berdampak pada kesejahteraan umat.

“Keberadaan IAI Rawa Aopa harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di Kelurahan Potoro ini, melalui program-program yang relevan dengan kebutuhan lokal,” kata Ismail.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail turut memaparkan bahwa pihak rektorat saat ini tengah fokus menyinkronkan program perencanaan kampus agar lebih adaptif terhadap dinamika sosial di Sulawesi Tenggara.

Beliau juga menjelaskan bahwa penguatan sumber daya manusia di internal IAI Rawa Aopa bertujuan untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peka terhadap nilai-nilai kearifan lokal.

Selain itu, Ismail menggarisbawahi bahwa manajemen keuangan dan kepegawaian yang transparan di kampus menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik, sehingga institusi dapat menjadi mitra strategis bagi pemerintah kelurahan dalam berbagai program pemberdayaan di masa depan.

Screenshot_2026_0226_185410

Kolaborasi Strategis IAI Rawa Aopa dan Al Washliyah dalam Safari Ramadhan

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan menerima kunjungan Tim Safari Dakwah Ramadhan dari organisasi Al Washliyah, Kamis (26/2/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana khidmat tersebut menjadi momentum bagi kedua belah pihak untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyelaraskan program dakwah di wilayah Sulawesi Tenggara.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kolaborasi ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kehadiran lembaga keagamaan dalam menyentuh lapisan masyarakat terbawah.

Turut hadir dekan di jajaran IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, begitu pula Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama. Hadir pula dosen dan ketua program studi.

“Kami memandang kehadiran Tim Safari Dakwah Al Washliyah sebagai berkah bagi civitas akademika dan masyarakat sekitar, terutama dalam menyemarakkan syiar Islam di bulan yang suci ini,” ujar Ismail Suardi Wekke di sela-sela penyambutan.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara akademisi dan praktisi dakwah merupakan kunci untuk memberikan solusi atas tantangan umat saat ini. “Kemitraan ini tidak boleh berhenti pada seremonial semata, melainkan harus diwujudkan dalam program-program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan,” tegasnya.

Ismail Suardi Wekke juga menggarisbawahi beberapa poin strategis terkait pengembangan institusi. Beliau menjelaskan bahwa IAI Rawa Aopa berkomitmen penuh untuk memfasilitasi setiap gerakan dakwah yang berorientasi pada moderasi beragama dan pemberdayaan ekonomi umat.

Menurutnya, peran perguruan tinggi adalah menjadi jembatan ilmu yang mendukung gerakan sosial keagamaan seperti yang dilakukan oleh Al Washliyah. Lebih lanjut, beliau menyampaikan harapan agar kunjungan ini menjadi titik awal bagi pertukaran sumber daya manusia, khususnya dalam hal pengembangan dai-dai muda di lingkungan kampus.

Kegiatan Safari Dakwah ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi penguatan nilai-nilai religiusitas di Konawe Selatan. Kehadiran tokoh-tokoh dari Al Washliyah diharapkan memberikan warna baru dalam diskusi keagamaan yang inklusif dan mencerahkan.

IMG-20260304-WA0001

Pemkab Konawe Selatan dan 13 Perguruan Tinggi Teken Kerja Sama Bantuan UKT Anggaran 2026

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mempertegas komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi warganya. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Addendum Perjanjian Kerja Sama Program UKT Setara Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa (24/2/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Selatan, Ichsan Porosi, hadir mewakili pemerintah daerah dalam prosesi penandatanganan tersebut. Beliau didampingi oleh Asisten I Ivan Ardiansyah dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Marwiyah Tombili. Agenda strategis ini melibatkan perwakilan dari 13 universitas serta sekolah tinggi mitra, termasuk Institut Agama Islam Rawa Aopa Konawe Selatan yang turut memperkuat sinergi pendidikan ini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Konsel dalam merealisasikan program UKT Setara. Program ini merupakan salah satu pilar prioritas dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ichsan Porosi menegaskan bahwa program UKT Setara adalah bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjawab aspirasi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa program ini memastikan putra-putri daerah memiliki kesempatan yang setara untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa harus terbebani oleh tingginya biaya perkuliahan. Hal ini dianggap sebagai langkah krusial untuk membangun generasi yang unggul dan memiliki daya saing tinggi di masa depan.

Lebih lanjut, Ichsan berharap addendum kerja sama ini mampu mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan. Menurutnya, program ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda Konawe Selatan yang cerdas dan kompeten. Dengan resminya kesepakatan ini, Pemkab Konsel optimistis kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di daerah akan terus meningkat secara signifikan.

Institut Agama Islam Rawa Aopa Konawe Selatan menjadi salah satu dari 13 perguruan tinggi yang menandatangani MoU tersebut. Pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten Konawe Selatan atas dukungan bagi penyelenggaraan pendidikan tinggi di daerah.

“Terima kasih, sebuah apresiasi kami kepada Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan, dan semua jajaran OPD yang telah menjadikan program bantuan UKT ini sebagai bagian dari program daerah,” pungkas Ismail Suardi Wekke, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian  IAI Rawa Aopa Konawe Selatan.

IMG-20260224-WA0050

IAI Rawa Aopa Ajukan Kolaborasi Dengan Dewan Sengketa Indonesia Perkuat Ekosistem Pendidikan

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa memperluas jejaring kerja sama strategis. Kali ini, kampus hijau di Konawe Selatan tersebut tengah mematangkan rencana kolaborasi dengan Dewan Sengketa Indonesia (DSI).

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk memperkuat ekosistem pendidikan, khususnya dalam bidang hukum, mediasi, dan penyelesaian sengketa di lingkungan akademik maupun pengabdian masyarakat. “Kita sementara berkomunikasi dengan DSI dalam penguatan program Studi Hukum Tata Negara,” papar Ismail di Kendari, Selasa (24/2/ 2026).

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari transformasi institusi dalam menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks. Menurutnya, keberadaan Dewan Sengketa Indonesia akan memberikan warna baru bagi pengembangan sumber daya manusia di kampus, terutama dalam melahirkan mediator-mediator profesional dari kalangan akademisi.

“Kami memandang kolaborasi dengan Dewan Sengketa Indonesia sebuah ikhtiar untuk membumikan budaya perdamaian melalui jalur mediasi di Sulawesi Tenggara,” ujar Ismail Suardi Wekke dalam keterangannya.

Ismail Suardi Wekke juga menjelaskan bahwa melalui kemitraan ini, IAI Rawa Aopa berencana membuka ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi di bidang penyelesaian sengketa. Ia meyakini bahwa penguatan aspek hukum non-litigasi akan menjadi nilai tambah bagi lulusan IAI Rawa Aopa sehingga mereka tidak hanya memiliki kedalaman ilmu agama, tetapi juga kecakapan praktis dalam resolusi konflik.

Selain fokus pada pendidikan, Ismail Suardi Wekke menekankan pentingnya riset kolaboratif yang mengangkat kearifan lokal dalam penyelesaian masalah di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa IAI Rawa Aopa ingin mengintegrasikan nilai-nilai lokalitas Sulawesi Tenggara dengan standar profesionalisme yang dimiliki oleh DSI.

Ismail Suardi Wekke mengatakan bahwa tujuan utama dari rencana ini adalah menciptakan ekosistem kampus yang sadar hukum dan mampu menjadi pelopor dalam penyelesaian sengketa secara mandiri. Ia menambahkan bahwa institusi sedang menyiapkan regulasi internal dan fasilitas pendukung agar pusat mediasi yang direncanakan dapat segera beroperasi di bawah payung kerja sama tersebut.

“Harapan kami, sinergi ini akan melahirkan pusat studi mediasi yang kuat, di mana kampus menjadi rujukan utama bagi masyarakat Konawe Selatan dalam mencari keadilan melalui jalur alternatif yang bermartabat,” tegas Ismail Suardi Wekke menutup penjelasannya.

IMG-20260224-WA0020

IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Siapkan Langkah Transformasi Melalui Kemitraan UNHAS

Rawaaopakonsel.ac.id, Makassar – Upaya penguatan institusi dan perluasan jejaring akademik terus dilakukan oleh Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan. Terbaru, jajaran pimpinan IAI Rawa Aopa melakukan kunjungan resmi ke Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar guna mengajukan kerangka perencanaan kerja sama strategis yang mencakup berbagai aspek pengembangan perguruan tinggi, Senin (23/2/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut menjadi momentum penting bagi IAI Rawa Aopa untuk belajar pengalaman dari UNHAS sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia. Fokus utama pembicaraan diarahkan pada sinkronisasi program perencanaan, tata kelola keuangan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui skema kolaborasi yang berkelanjutan.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan langkah konkret untuk mempercepat akselerasi kualitas pendidikan di wilayah Sulawesi Tenggara. Beliau menegaskan bahwa sebagai institusi yang terus berkembang, pihaknya memerlukan mitra strategis seperti Universitas Hasanuddin untuk melakukan transformasi tata kelola yang lebih modern dan akuntabel.

Ismail Suardi Wekke menyampaikan bahwa IAI Rawa Aopa sangat berharap dapat mengadopsi sistem perencanaan yang telah matang di UNHAS untuk diterapkan secara adaptif di Konawe Selatan. Ia menilai bahwa kolaborasi ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah kebutuhan mendesak untuk memastikan setiap gerak pembangunan kampus didasarkan pada perencanaan yang presisi dan berorientasi pada mutu.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa penguatan bidang kepegawaian dan keuangan menjadi pilar utama yang ingin dikerjasamakan dalam waktu dekat. Menurutnya, pengembangan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan dunia akademik yang semakin kompetitif, sehingga sinergi antarperguruan tinggi menjadi jalan pintas yang sangat efektif.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail Suardi Wekke secara gamblang mengutarakan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti pertemuan ini.

“Kami datang ke UNHAS membawa harapan besar agar visi perencanaan kami dapat bersinergi dengan standar yang telah mapan di sini, sehingga IAI Rawa Aopa bisa tumbuh lebih cepat dan profesional,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa kerja sama ini akan menjadi tonggak sejarah bagi pengembangan pendidikan tinggi di Konawe Selatan.

“Langkah ini adalah ikhtiar kami untuk memastikan bahwa pengelolaan keuangan dan kepegawaian di kampus kami memiliki standar nasional yang mumpuni,” pungkasnya di akhir pertemuan.

IMG-20260224-WA0013

Amaliah Ramadhan IAI Rawa Aopa Fokus pada Dimensi, Akademik, Spiritual, dan Pengabdian Masyarakat

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan meluncurkan rangkaian program “Amaliah Ramadhan” guna mengisi bulan suci dengan aktivitas edukatif dan religius. Program yang dirancang secara komprehensif ini mencakup berbagai kegiatan unggulan, mulai dari kursus intensif bahasa asing bagi mahasiswa hingga pelaksanaan Safari Ramadhan yang menjangkau masyarakat di pelosok daerah.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke, menyatakan bahwa agenda ini merupakan wujud nyata pengabdian kampus kepada masyarakat sekaligus upaya peningkatan kapasitas intelektual mahasiswa. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan amaliah tahun ini sengaja dikonsep secara variatif agar menyentuh aspek akademik dan spiritual secara bersamaan.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi sarana bagi para dosen dan mahasiswa untuk mempererat silaturahmi dengan warga di sekitar Kabupaten Konawe Selatan.

“Terima kasih kepada semua pihak, dalam Ramadhan kali ini, sudah hampir sepekan, IAI Rawa Aopa menggelar pelbagai rangkaian kegiatan,” papar Ismail.

Lanjut “Kami ingin menjadikan momentum Ramadhan ini selain sebagai rutinitas ibadah, juga laboratorium pembelajaran nyata bagi seluruh sivitas akademika melalui berbagai kursus keahlian,” ujar Ismail Suardi Wekke usai bertemu pimpinan Pesantren Darul Ulum Ammesangeng, Senin (23/2/2026).

Beliau menambahkan bahwa antusiasme mahasiswa sangat tinggi, terutama pada kelas bahasa yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing global mereka.

“Melalui Safari Ramadhan, kami juga berkomitmen untuk menghadirkan pesan-pesan kesejukan dan moderasi beragama di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.

Selain memperkuat fondasi keagamaan, Ismail Suardi Wekke mengungkapkan bahwa pihak rektorat telah mengalokasikan dukungan sumber daya yang maksimal agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan tepat sasaran. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah dalam menyukseskan agenda-agenda dakwah yang bersifat transformatif.

Terakhir, Ismail berharap agar kegiatan ini dapat berkelanjutan setiap tahunnya sehingga kehadiran IAI Rawa Aopa semakin dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat Sulawesi Tenggara.

“Kami ingin menjadikan momentum Ramadhan ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan laboratorium pembelajaran nyata bagi seluruh sivitas akademika melalui berbagai kursus keahlian,” pungkas Ismail Suardi Wekke setiba di Kendari.

Screenshot_2026_0221_221105

Lintas Kampus: Tingkatkan Kualitas Penulisan Ilmiah Sambil Tunggu Buka Puasa

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Mengisi waktu luang menjelang berbuka puasa dengan kegiatan intelektual, sejumlah institusi pendidikan tinggi berkolaborasi menggelar program bertajuk “Ngabuburit with Turnitin”. Mengangkat tema “Integritas Riset dengan Dukungan Teknologi di Bulan Ramadhan”, inisiatif ini bertujuan menyelaraskan nilai spiritualitas kejujuran dengan etika ilmiah yang fundamental.

Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar akademik untuk memperkuat kapasitas intelektual para peneliti dan akademisi. Fokus utamanya adalah menggeser paradigma penggunaan teknologi Turnitin; dari yang semula dianggap sekadar alat “pendeteksi plagiarisme” menjadi instrumen edukasi untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah.

Melalui forum ini, peserta diajak mengeksplorasi teknik parafrasa yang benar dan manajemen sitasi yang akurat. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir praktik plagiarisme yang tidak disengaja serta memastikan setiap publikasi memiliki kredibilitas tinggi di tingkat internasional.

“Program ini dirancang untuk menyatukan nilai-nilai Ramadhan, seperti disiplin dan kejujuran, ke dalam ekosistem pendidikan tinggi guna melahirkan budaya akademik yang sehat dan transparan,” kata Ismail Suardi Wekke, Komite Saintifik kegiatan ini, Sabtu (21/2/2026).

Dengan kolaborasi ini, institusi berharap dapat mencetak peneliti yang tidak hanya unggul secara kognitif, tetapi juga memiliki integritas etis yang kokoh sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan.

Sesi perdana dari rangkaian kegiatan edukatif ini dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa, 24 Februari 2026, yang bertepatan dengan momentum 7 Ramadhan 1447 H. Mengingat jangkauan pesertanya yang luas, panitia telah menetapkan waktu pelaksanaan serentak di tiga zona waktu Indonesia, yakni pukul 14.00 WIB (Jakarta), 15.00 WITA (Makassar/Maros), dan 16.00 WIT (Papua/Wamena).

Keberhasilan inisiatif ini tidak lepas dari sinergi kuat antara Turnitin Indonesia dengan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan. Selain itu, program ini didukung penuh oleh konsorsium institusi pendidikan dan organisasi profesi yang berkomitmen pada penguatan literasi digital, di antaranya:
Kolaborasi Turnitin Indonesea dengan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan juga menggandeng Sektor Akademik: STAI DDI Maros, STAI DDI Pangkep, IAI DDI Sidrap, serta Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) NITRO Makassar.

Kemudian juga, turut bergabung, Lembaga Kajian & Pendidikan: International Universities Community Service and Research Synergy (IUCSRS) – Dewan Pendidikan Kabupaten Maros. Begitu pula dengan Organisasi Strategis: NR Institute dan Lembaga Teknologi Mahasiswa Islam (LTMI) HMI Cabang Makassar Timur.

Kolaborasi lintas sektoral ini diharapkan mampu menciptakan efek domino dalam peningkatan standar publikasi ilmiah di kawasan Indonesia Tengah dan Timur, sekaligus menjadikan Ramadhan sebagai bulan produktivitas intelektual.

IMG-20260221-WA0022

Ngaji Menulis Artikel Selama Ramadhan, Inisiasi Rumah Jurnal UIN Ponorogo Bersama 20 Mitra Perguruan Tinggi

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Rumah Jurnal UIN Ponorogo: Programkan Ngaji Menulis Artikel Selama Ramadhan 1447 H. Rumah Jurnal UIN Ponorogo menginisiasi program “Ngaji Menulis Artikel”. Kegiatan ini berlangsung selama bulan Ramadhan 1447 H. Sebanyak 20 Perguruan Tinggi (PT) dan institusi penerbit turut berkolaborasi.

Program ini bertujuan produktif di bulan suci. Peserta akan mendalami teknik penulisan karya ilmiah. Sesi pertama sukses terselenggara di Jumat, 20 Februari 2026 berlangsung daring.
Di balik deretan gedung tinggi Universitas Islam Negeri (UIN) Ponorogo, terdapat sebuah unit yang menjadi motor penggerak intelektualitas kampus. Rumah Jurnal UIN Ponorogo kini semakin intensif melakukan transformasi, bukan sekadar menjadi pusat administrasi, melainkan inkubator riset yang krusial bagi sivitas akademika.

Suasana di ruang Rumah Jurnal tampak sibuk pada Jumat siang. Layar monitor menampilkan peserta dan pembicara yang berlangsung daring. Tim pengelola jurnal dari berbagai fakultas tengah berkumpul dalam agenda Ngaji Menulis Artikel.

“Kami fokus pada kolaborasi. Targetnya, jurnal yang dikelola UIN Ponorogo tidak saja maju, tetapi juga maju bersama dengan perguruan tinggi lainnya,” ujar Dr. Muhammad Hariri, Koordinator Rumah Jurnal di awal kegiatan.

Tidak hanya bersifat manajerial, Rumah Jurnal juga aktif turun ke lapangan melalui program Ngaji Menulis Artikel. Dalam sesi yang sering digelar, ruangan biasanya dipenuhi oleh para dosen dan mahasiswa tingkat akhir yang membawa draf penelitian mereka.

Kegiatan ini bertransformasi menjadi ruang diskusi dua arah. Narasumber membedah anatomi artikel, mulai dari cara merumuskan abstrak yang tajam hingga pemilihan referensi yang mutakhir. Situasi ini menciptakan ekosistem riset yang hidup, di mana ide-ide mentah dipoles hingga menjadi karya ilmiah yang layak terbit di jurnal bereputasi internasional.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menyambut baik inisiatif ini. Ismail yang menjadi pembicara pada sesi pertama dari rencana empat sesi menyatakan bahwa kolaborasi antarlembaga menjadi kunci kemajuan akademik. Ia menegaskan bahwa Ramadhan bukan penghalang untuk tetap berkarya. Menurutnya, menulis artikel adalah bentuk syiar ilmu yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail menyatakakan “Kami sangat mendukung penuh gerakan literasi produktif ini,” ujar Ismail.
Ia menambahkan, “Sinergi 20 institusi ini akan memperkuat ekosistem publikasi ilmiah di Indonesia.” Ismail juga menekankan pentingnya kualitas. “Artikel yang dihasilkan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas,” ungkpnya, Sabtu (21/2/2026).

Ismail Suardi Wekke menekankan bahwa program ini merupakan momentum emas bagi para dosen dan peneliti. Beliau menjelaskan bahwa keterlibatan IAI Rawa Aopa merupakan komitmen institusi dalam pengembangan sumber daya manusia. Ismail juga berharap agar tradisi menulis ini tetap terjaga meski bulan Ramadhan telah usai.

Screenshot_20260219_173034

Pimpinan IAI Rawa Tekankan Pentingnya Modernisasi Kampus di IKAPIM Outlook

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Pimpinan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan menghadiri agenda IKAPIM Outlook yang diselenggarakan di Jakarta, Minggu (15/2/2026).

Kehadiran dalam acara ini bertujuan untuk menyerap praktik terbaik dalam pengelolaan pendidikan tinggi di Negeri Jiran guna diimplementasikan dalam konteks pengembangan perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara melalui IAI Rawa Aopa Konawe Selatan.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menyatakan bahwa partisipasi dalam forum ini merupakan langkah strategis untuk memperluas cakrawala akademik institusi.

“Kehadiran kami di IKAPIM Outlook adalah upaya nyata untuk melihat secara langsung bagaimana tata kelola universitas di Malaysia mampu beradaptasi dengan standar global,” ujar Ismail di sela-sela kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail Suardi Wekke juga menjelaskan bahwa IAI Rawa Aopa sangat berkomitmen untuk mengadopsi sistem manajemen keuangan dan perencanaan yang lebih modern.

Ia menegaskan bahwa melalui kolaborasi internasional ini, kampus berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kompetitif dan akuntabel di masa depan.

Lebih lanjut, Ismail menambahkan,
“Kita tidak hanya bertemu, tetapi membawa pulang kerangka kerja yang aplikatif untuk memperkuat struktur kepegawaian dan efisiensi anggaran di IAI Rawa Aopa,” ungkap Ismail yang beberapa waktu lalu dilantik sebagai Research Fellow INTI International University (Malaysia)
Ismail menyampaikan beberapa poin penting terkait visi pengembangan kampus.

Ia juga mengungkapkan bahwa studi banding ini memberikan gambaran jelas mengenai pentingnya integrasi teknologi dalam layanan administrasi kampus agar lebih transparan.

Selain itu, Ismail menekankan bahwa penguatan kapasitas dosen melalui riset kolaboratif dengan mitra di Malaysia akan menjadi prioritas dalam rencana kerja tahun depan. Terakhir, ia berharap agar hubungan baik yang terjalin dalam forum ini dapat berlanjut menjadi kerja sama formal yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Pertemuan dalam kegiatan ini diharapkan menjadi langkah kelanjutan bagi IAI Rawa Aopa dalam melakukan transformasi internal, terutama dalam menyongsong tantangan pendidikan tinggi di era digital yang semakin dinamis.

“Terima kasih kepada IKAPIM yang telah menyediakan platform diskusi dan pertemuan ini, sehingga kita bisa silaturahmi,” pungkas Ismail yang juga alumni Universiti Kebangsaan Malaysia.

IMG-20260218-WA0023

Bawa Nama Sultra ke Level Dunia, Pimpinan IAI Rawa Aopa Sambangi Mentri Pendidikan Tinggi Malaysia

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta –  Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan terus memperkuat jejaring internasionalnya dengan melakukan kunjungan strategis ke Malaysia.

Dalam pertemuan yang berlangsung dalam makan malam alumni Malaysia di Indonesia (Jakarta, 15 Februari 2026), pimpinan IAI Rawa Aopa secara khusus mengenalkan potensi pendidikan tinggi dari Sulawesi Tenggara langsung kepada Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya akselerasi kampus menuju rekognisi global dan penguatan kolaborasi akademik di tingkat Asia Tenggara.

Sebagaimana diketahui EMGS (Education Malaysia Global Services) yang merupakan agensi Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia melaksanakan gala dinner untuk memperkukuh jalinan komunikasi antara alumni Malaysia di Indonesia. Ismail Suardi Wekke turut hadir dalam acara tersebut yang dilaksanakan bersama antara EMSG dan juga IKAPIM (Ikatan Alumni Pelajar Indonesia se-Malaysia) dengan dukungan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan momentum bagi institusi untuk memperluas cakrawala kerja sama lintas negara. Menurutnya, memperkenalkan identitas kampus dari daerah ke level internasional akan membuka peluang besar bagi pertukaran mahasiswa dan riset kolaboratif.

Ia menegaskan bahwa kehadiran IAI Rawa Aopa di Malaysia adalah wujud nyata dari komitmen kampus dalam membawa nama baik Sulawesi Tenggara ke panggung dunia. Ismail Suardi Wekke juga menjelaskan bahwa fokus utama dari penjajakan ini adalah membangun jembatan intelektual yang kokoh antara Indonesia Timur dan Malaysia.

Beliau berharap sinergi ini nantinya dapat diwujudkan dalam program-program konkret yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di kedua negara. Terkait visi jangka panjang, Ismail menyampaikan bahwa langkah diplomasi pendidikan ini akan terus ditingkatkan guna memastikan IAI Rawa Aopa tetap relevan dalam perkembangan pendidikan global.

Saat memberikan keterangan resmi, Ismail Suardi Wekke menekankan pentingnya kolaborasi ini dengan menyatakan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan langkah strategis untuk menempatkan IAI Rawa Aopa dalam ekosistem pendidikan tinggi di Asia Tenggara.

“Kami datang membawa semangat dari Sulawesi Tenggara untuk belajar sekaligus berbagi praktik baik dalam pengelolaan pendidikan tinggi Islam yang moderat dan inovatif,” ujar Ismail saat menyapa Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia dalam acara tersebut.

Menutup pernyataannya, ia menambahkan bahwa sambutan hangat dari pihak Malaysia menjadi sinyal positif bagi masa depan kerja sama kedua belah pihak.

“Interaksi langsung dengan Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia memberikan optimisme baru bagi kami bahwa perguruan tinggi di daerah memiliki ruang yang sama luasnya untuk bersaing di level internasional,” tegas Ismail Suardi Wekke yang merupakan alumni Universiti Kebangsaan Malaysia.

Terakhir, Ismail menggarisbawahi komitmen institusi dengan berujar bahwa IAI Rawa Aopa siap menjadi mitra strategis dalam berbagai inisiatif akademik yang melibatkan universitas-universitas ternama di Malaysia.

“Kita bersiap melaksanakan kegiatan SEASIHE yang merupakan kerjasama antara perguruan tinggi Indonesia-Malaysia,” pungkas Ismail.