KKA Tudameaso

Mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa Berbaur di Desa Tudameaso, Warga Keluhkan Harga Pinang Murah

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe  Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan Posko VIII silaturahmi dengan masyarakat petani Pinang di Desa Tudameaso, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara pada Rabu (5/8/2026).

Dalam pertemuan itu, mahasiswa dan warga berbincang tentang hasil produksi Pinang yang menjadi salah satu faktor perputaran ekonomi masyarakat sekitar.

Mahasiswa mendengarkan langsung keluhan warga tentang harga Pinang yang belum sesuai dengan keinginan petani.

Keluhan itu salah satunya disampaikan oleh Maudu. Selaku pemilik Pinang, ia merasa produksi Pinang yang dilakukan petani belum setara dengan harga pasar yang tergolong murah.

“Kami masih sangat kesusahan dengan harga Pinang yang murah, khususnya di Kecamatan Muluhu. Pinang belum banyak yang menanam tapi harganya sangat murah,” keluh Maudu.

Mendengar itu, Mahasiswa KKA IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Posko VIII, Sulwati menilai masalah yang dialami warga sekitar harusnya bisa menjadi perhatian pemerintah terkait.

“Keluhan petani akibat anjloknya harga pinang sangat wajar karena berdampak langsung pada daya beli dan biaya hidup,” kata Sulwati.

Sekadar diketahui, KKA IAI Rawa Aopa Konawe Selatan sudah memasuki hari ketiga sejak dimulainya pada Senin, 3 Agustus 2026 lalu.

Berbagai aktivitas sudah dilakukan, termasuk di antaranya saat Rembuk Sunting di Desa Sambasule, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe pada Selasa 4 Agustus 2026.