IMG-20260411-WA0008

Gelar FGD, IAI Rawa Aopa dan FISIP Unibos Fokus pada Penguatan Riset dan Pengabdian

Rawaaopakonsel.ac.id, Makassar – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan terus memacu langkah dalam memperluas jejaring institusional. Terbaru, pimpinan IAI Rawa Aopa menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bosowa (Unibos) guna menginisiasi rencana kerjasama strategis dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di antai 7 Gedung Rektorat Universitas Bosowa, Jumat (10/4/ 2026).

Pertemuan yang berlangsung akrab tersebut menjadi momentum penting bagi kedua belah pihak untuk menyelaraskan visi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah Sulawesi.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi institusi menuju standar keunggulan yang lebih tinggi.

Beliau menyampaikan bahwa pertemuan dengan FISIP Unibos merupakan langkah awal yang konkret untuk membangun ekosistem akademik yang inklusif dan kolaboratif.

Ismail Suardi Wekke mengungkapkan bahwa melalui sinergi ini, IAI Rawa Aopa berkomitmen untuk menyerap praktik terbaik dari Unibos guna memperkuat tata kelola lembaga yang mandiri dan profesional.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail Suardi Wekke juga menggarisbawahi pentingnya keterlibatan antarlembaga dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era digital.

“Kami melihat FISIP Unibos sebagai mitra strategis yang memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan ilmu sosial, sehingga kolaborasi ini akan memberikan dampak positif yang nyata bagi mahasiswa dan dosen kami,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan FGD tersebut.

Lebih lanjut, Ismail menekankan bahwa rencana kerjasama ini tidak hanya akan berhenti di atas kertas, tetapi akan diimplementasikan melalui program-program nyata.

“Fokus utama kami adalah bagaimana inisiasi ini dapat segera diwujudkan dalam bentuk pertukaran dosen serta kolaborasi riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di Konawe Selatan dan sekitarnya,” tutur Ismail dengan nada optimis.

Beliau juga menambahkan sebuah harapan besar agar kesepakatan ini menjadi pintu pembuka bagi inovasi-inovasi akademik lainnya. “Saya berharap penandatanganan nota kesepahaman nantinya menjadi momentum sejarah bagi IAI Rawa Aopa untuk sejajar dengan perguruan tinggi besar lainnya di Indonesia,” pungkasnya.

Pihak FISIP Unibos menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan untuk berbagi sumber daya serta pengalaman demi kemajuan bersama. Diskusi tersebut juga mencakup rencana pengembangan kurikulum yang lebih adaptif dan program pengabdian masyarakat lintas provinsi. Dengan adanya pertemuan ini, kedua institusi sepakat untuk segera menyusun draf perjanjian kerjasama teknis yang akan ditandatangani dalam waktu dekat sebagai payung hukum aktivitas kolaboratif di masa depan.