Workshop (ISW)

Pasca ICOSBE 2026, Kolaborasi Binus Business School Berlanjut Dengan IAI Rawa Aopa

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo — Momentum usainya perhelatan International Conference on Sustainable Business and Entrepreneurship (ICOSBE) 2026 tidak lantas menyurutkan langkah sinergi antarperguruan tinggi. Binus Business School resmi melanjutkan kolaborasi strategisnya dengan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan melalui gelaran Workshop Penerbitan Publikasi Pasca-Konferensi pada Senin (20/7/2026) yang dilaksanakan daring.

Kegiatan akademis yang berfokus pada pendampingan konversi makalah ilmiah menjadi bab buku berstandar internasional (book chapter) tersebut dipandu langsung oleh Ismail Suardi Wekke, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa, yang bertindak sebagai moderator.

Ismail Suardi Wekke menyampaikan bahwa forum ilmiah ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan dalam memperkuat tradisi riset di lingkungan perguruan tinggi swasta dan keagamaan.

“Kami ingin memastikan bahwa karya ilmiah yang dipresentasikan dalam ICOSBE 2026 tidak berhenti sebagai dokumen konferensi saja, melainkan berlanjut hingga menjadi karya kolektif berupa book chapter yang terindeks dan dapat diakses oleh publik global,” tegas Ismail usai kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail turut menegaskan pentingnya membangun ekosistem kolaborasi lintas kampus untuk mendongkrak reputasi akademis nasional.

“Kemitraan antara Binus Business School dan IAI Rawa Aopa adalah bukti konkret bahwa batas geografis dan bentuk kelembagaan bukan penghalang untuk melahirkan karya riset bereputasi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa luaran dari pelatihan ini dirancang khusus untuk memberi dampak langsung pada peningkatan rekam jejak publikasi para dosen dan peneliti.

“Melalui pendampingan terstruktur ini, kami menargetkan luaran berupa naskah berkualitas tinggi yang siap dipublikasikan oleh penerbit bereputasi internasional dalam kurun waktu dekat,” tambahnya.

Selain memberikan pernyataan secara langsung, Ismail Suardi Wekke juga menjelaskan gambaran teknis serta arah kebijakan dari kemitraan strategis ini. Ia mengungkapkan bahwa workshop konversi makalah ini dirancang untuk membantu para peneliti dalam menyusun argumentasi ilmiah yang lebih mendalam dan sesuai dengan standar penerbitan buku akademik global.

Lebih lanjut, Wakil Rektor IAI Rawa Aopa tersebut menyebutkan bahwa kolaborasi pasca-ICOSBE 2026 ini akan dijadikan sebagai pilar utama dalam memperkuat program riset kolaboratif antara IAI Rawa Aopa dan mitra jejaring nasional maupun internasional. Ismail menggarisbawahi bahwa sinergi seperti ini penting untuk terus dirawat agar akademisi dari daerah memiliki ruang dan kesempatan yang sejajar di panggung karya ilmiah global.

Workshop yang berlangsung interaktif ini diisi dengan pemaparan strategi penyuntingan naskah, penyesuaian gaya selingkung penerbit internasional, hingga tips menembus penerbit berpenghargaan global. Sinergi ini diharapkan menjadi model kerja sama berkelanjutan dalam pengembangan kapasitas publikasi ilmiah di Indonesia.