Beasiswa UKT (ISW)

Webinar Women in Science, Peserta Aktif Mendapatkan Beasiswa UKT

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Webinar bertajuk “Women in Science: Melangkahi Batas dan Mengukir Prestasi” akan diselenggarakan (Senin, 16 Maret 2026) sebagai wadah akselerasi bagi para mahasiswa dan mahasiswa di bidang kajian interdisipliner. Acara ini bertujuan untuk mematahkan stigma gender dalam dunia penelitian serta mendorong peran perempuan agar lebih berani mengambil posisi strategis di kancah global. Melalui diskusi interaktif, para narasumber berbagi pengalaman mengenai tantangan dan peluang bagi ilmuwan perempuan di era modern yang serba digital ini.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sepanjang acara berlangsung, terbukti dengan banyaknya pertanyaan kritis yang diajukan kepada para panelis. Penyelenggara menekankan bahwa keterlibatan aktif bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk keseriusan dalam membangun jaringan profesional sejak dini. Keaktifan ini menjadi tolok ukur utama bagi panitia untuk menyaring peserta yang benar-benar memiliki visi kuat dalam memajukan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Sebagai bentuk apresiasi nyata, panitia memberikan penghargaan khusus berupa Beasiswa UKT (Uang Kuliah Tunggal) bagi para peserta yang terpilih sebagai peserta paling aktif. Beasiswa ini diharapkan dapat meringankan beban finansial mahasiswa sehingga mereka bisa lebih fokus dalam mengejar prestasi akademik maupun riset. Proses seleksi dilakukan secara transparan berdasarkan kualitas kontribusi, pertanyaan, dan partisipasi selama sesi tanya jawab berlangsung.

Dukungan penuh dalam pemberian beasiswa ini datang dari Bank Syariah Nasional (BSN) sebagai mitra utama penyelenggara. BSN menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan nasional melalui program tanggung jawab sosial perusahaan yang menyasar pemberdayaan perempuan di sektor pendidikan tinggi. Kolaborasi ini membuktikan bahwa sinergi antara institusi keuangan syariah dan dunia akademik mampu menciptakan dampak positif bagi keberlanjutan regenerasi ilmuwan di masa depan.

Acara akan ditutup dengan pesan motivasi yang menekankan pentingnya kegigihan dan kolaborasi antarperempuan dalam dunia sains. Dengan adanya dukungan dari Bank Syariah Nasional, diharapkan semakin banyak mahasiswi yang termotivasi untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi penggerak inovasi. Webinar ini menjadi bukti nyata bahwa kesempatan emas selalu terbuka bagi mereka yang berani beraksi dan berkontribusi secara aktif dalam forum-forum ilmiah.

IMG-20260208-WA0024

Perkuat Sumber Daya Manusia, IAI Rawa Aopa Luncurkan Tawaran Program Beasiswa Kader Partai

Rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Partai Gerindra genap berusia 18 tahun pada Jumat (6/2/2026). Perayaan hari jadi partai berlambang kepala Garuda ini digelar dengan khidmat di berbagai wilayah, mulai dari kediaman Ketua Umum Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta, hingga ke daerah-daerah.

Di Sulawesi Tenggara, momentum ini dimaknai secara strategis oleh IAI Rawa Aopa untuk melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia lewat program beasiswa khusus bagi kader Gerindra di Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa, Konawe Selatan.

IAI Rawa Aopa sendiri merupakan institusi pendidikan tinggi yang terletak di kawasan yang strategis dan kaya akan nilai historis serta ekologis, berdekatan dengan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai. Kampus ini fokus pada pengembangan nilai-nilai keislaman yang dipadukan dengan wawasan kebangsaan, menjadikannya mitra strategis dalam mencetak kader partai yang tidak hanya militan secara politik, tetapi juga terpelajar secara akademik.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke, menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Melalui kebijakan beasiswa ini, IAI Rawa Aopa membuka pintu seluas-luasnya bagi kader Gerindra untuk menempuh studi tingkat tinggi sebagai bekal pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pernyataan resminya, Ismail Suardi Wekke menyampaikan tiga poin utama secara langsung.

“Kami memandang HUT ke-18 Gerindra sebagai momentum tepat untuk meluncurkan program Beasiswa Kesempatan Kuliah bagi para kader agar mereka memiliki kompetensi akademik yang mumpuni dalam mengawal kebijakan pemerintah,” tegas Ismail.

Ia juga menambahkan bahwa investasi terbaik bagi sebuah partai politik adalah investasi pada otak para kadernya, sehingga IAI Rawa Aopa siap menjadi kawah candradimuka bagi kader Gerindra di Sulawesi Tenggara. Lebih lanjut, Ismail menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara sektor pendidikan dan partai politik dalam mempercepat pembangunan daerah melalui jalur pendidikan formal.

Selanjutnya, Ismail Suardi Wekke juga menjelaskan secara tidak langsung bahwa pemberian beasiswa ini bertujuan untuk memastikan setiap kader yang menjabat di struktur organisasi maupun legislatif memiliki basis keilmuan yang kuat. Beliau berharap agar para kader tidak menyia-nyiakan peluang emas ini untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan mereka di IAI Rawa Aopa.

Menurutnya, program ini juga dirancang untuk mensinkronkan program kerja partai dengan kajian-kajian ilmiah yang ada di lingkungan kampus, sehingga setiap kebijakan yang diambil kader di lapangan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis.
Pesan penguatan kader ini sejalan dengan arahan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, yang dalam syukuran di Jakarta berpesan agar seluruh kader tetap bekerja keras, mawas diri, dan mendekatkan diri kepada rakyat. Prabowo menegaskan bahwa kader Gerindra harus menjaga kepercayaan publik dan tidak akan memberikan pembelaan bagi mereka yang melakukan perbuatan tercela.

Ahmad Muzani, yang juga Ketua MPR RI turut mengingatkan bahwa selama 18 tahun berdiri, cita-cita utama partai adalah melihat rakyat Indonesia tersenyum. Melalui akses pendidikan seperti yang ditawarkan oleh IAI Rawa Aopa, diharapkan kader-kader Gerindra dapat mewujudkan senyum rakyat tersebut melalui pelayanan yang lebih profesional dan berbasis pengetahuan.

Meski dirayakan secara sederhana karena rasa empati terhadap bencana alam di beberapa daerah, HUT ke-18 ini tetap dibanjiri ucapan selamat dari berbagai tokoh bangsa, termasuk karangan bunga dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Hal ini menunjukkan bahwa di tengah dinamika politik, persahabatan antar-tokoh bangsa tetap terjaga demi kepentingan nasional yang lebih besar.

Pimpinan IAI Rawa Aopa Menerima BPKP (ISW)

IAI Rawa Aopa Kembali Salurkan Beasiswa KIP Kuliah, Dukung Akses Pendidikan di Konawe Selatan

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan terus memperkuat komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu. Kampus ini kembali dipercaya pemerintah pusat sebagai salah satu Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) program Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Program strategis ini menjadi angin segar bagi putra-putri daerah yang ingin melanjutkan studi namun terkendala biaya.

Kepercayaan yang diberikan kepada IAI Rawa Aopa tercermin dari jumlah kuota mahasiswa penerima manfaat dalam dua tahun terakhir. Pada tahun 2024, tercatat sebanyak 20 mahasiswa telah berhasil mendapatkan beasiswa penuh melalui skema ini. Sementara itu, untuk tahun akademik 2025, program ini terus berlanjut dengan menyasar 15 orang mahasiswa baru yang memenuhi kriteria seleksi nasional.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menegaskan pentingnya program ini bagi keberlanjutan akademik mahasiswa. Menurutnya, KIP Kuliah bukan sekadar bantuan finansial, melainkan jembatan untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Ia berharap seluruh penerima dapat memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya.

“Kami berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa proses seleksi dan penyaluran beasiswa KIP Kuliah ini tepat sasaran bagi mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujar Ismail Suardi Wekke dalam keterangannya usai bertemu Bupati Konawe Selatan di rumah jabatan Bupati Konawe Selatan (Rabu, 21 Januari 2026). 

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran beasiswa ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah-tengah mahasiswa IAI Rawa Aopa. “Para mahasiswa harus membuktikan rasa syukur mereka dengan prestasi akademik yang membanggakan di setiap semester,” tegasnya lagi.

Lebih lanjut, Ismail Suardi Wekke menjelaskan bahwa kampus akan melakukan pengawasan ketat terhadap perkembangan studi para penerima beasiswa tersebut secara berkala. Ia menyatakan bahwa pihak rektorat ingin memastikan setiap dana yang dikeluarkan negara berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Konawe Selatan. Pihak kampus juga disebutnya akan memberikan pembinaan khusus agar para mahasiswa penerima KIP Kuliah memiliki daya saing yang tinggi.

Selain aspek finansial, Ismail menekankan bahwa integritas mahasiswa menjadi poin utama dalam mempertahankan status sebagai penerima beasiswa KIP Kuliah. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kedisiplinan mahasiswa dalam menyelesaikan masa studi tepat waktu. “Jangan sampai kesempatan ini disia-siakan karena ada tanggung jawab moral dan akademik yang besar di pundak saudara sekalian,” pesan Ismail kepada para mahasiswa.

Pihak kampus berharap kuota beasiswa ini dapat terus meningkat pada masa yang akan datang seiring dengan peningkatan akreditasi dan fasilitas di IAI Rawa Aopa. Penambahan kuota ini dinilai penting mengingat tingginya minat lulusan sekolah menengah di wilayah sekitar untuk menempuh pendidikan tinggi. Dengan adanya KIP Kuliah, kendala ekonomi tidak lagi menjadi penghalang utama bagi generasi muda untuk meraih gelar sarjana.

Saat ini, IAI Rawa Aopa terus melakukan sosialisasi intensif ke berbagai sekolah menengah agar informasi mengenai KIP Kuliah dapat menjangkau pelosok desa. Langkah ini diambil guna memastikan distribusi informasi yang merata bagi seluruh masyarakat. Dengan dukungan penuh dari kementerian terkait, IAI Rawa Aopa optimistis dapat mencetak lulusan yang religius, mandiri, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Untuk memastikan akuntabilitas pengelolaan beasiswa, Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tenggara telah melakukan evaluasi atas optimalisasi dana bantuan pendidikan melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi Swasta (Adiktis) pada Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa, Kabupaten Konawe Selatan (24 Juli 2025).  

Kegiatan evaluasi yang dilakukan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan dana bantuan pendidikan, sehingga dapat membantu dalam mengidentifikasi akar permasalahan serta hambatan dalam pelaksanaan program dan memberikan rekomendasi perbaikan kebijakan dan implementasi.

“Sehingga dengan adanya audit dari BPKP Sulawesi Tenggara menjadi kesempatan untuk mendapatkan pemeriksaan bagi kepatuhan terhadap proses akuntabilitas keuangan negara,” pungkas Ismail Suardi Wekke yang juga direktur Pascasarjana IAI Rawa Aopa.

Beasiswa (ISW)

Beasiswa Bagi Mahasiswa IAI Rawa Aopa dari Pemerintah Kabupaten di Sulawesi Tenggara

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Tiga Pemerintah Kabupaten di Sulawesi Tenggara terus memperkuat komitmen dalam pembangunan sumber daya manusia. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah penyaluran beasiswa bagi mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa. Ketiga pemkab tersebut adalah Konawe Selatan, Konawe, dan Bombana.

“Kita sudah menandatangani MoU dan MoA dengan tiga pemerintah kabupaten tersebut. Sehingga, pencairan beasiswa berjalan lancar,” ujar Ismail Suardi Wekke usai bertemu Bupati Konawe Selatan di rumah jabatan bupati, Andoolo (Rabu, 21 Januari 2026).

Program ini diharapkan mampu meringankan beban biaya pendidikan bagi putra-putri daerah yang sedang menempuh studi. Langkah kolaboratif ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak kampus. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menyatakan bahwa dukungan ini merupakan bentuk investasi jangka panjang. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi adalah kunci kemajuan daerah.

Ismail Suardi Wekke menyampaikan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas perhatian besar yang diberikan pemerintah kabupaten kepada para mahasiswa. Ia juga menjelaskan bahwa beasiswa tersebut akan sangat membantu keberlanjutan studi mahasiswa, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Selain itu, Ismail menekankan bahwa bantuan ini merupakan motivasi bagi kampus untuk terus meningkatkan kualitas akademik.

“Beasiswa ini adalah oase bagi mahasiswa kami untuk terus berprestasi tanpa harus terkendala biaya pendidikan,” ujar Ismail saat ditemui di ruang kerjanya. Ia menambahkan bahwa kepercayaan pemerintah daerah harus dijawab dengan prestasi nyata oleh seluruh sivitas akademika. 

“Kami berkomitmen untuk mencetak lulusan yang siap membangun daerah setelah mereka menyelesaikan pendidikan di sini,” tegasnya dengan penuh optimisme.

Kehadiran program beasiswa ini juga dinilai tepat sasaran di tengah upaya pemerintah daerah meningkatkan indeks pembangunan manusia. Ismail Suardi Wekke menyebutkan bahwa alokasi anggaran pendidikan ini mencerminkan keberpihakkan pemerintah terhadap masa depan generasi muda. 

Pemerintah kabupaten dipandang telah menjalankan fungsinya dengan baik dalam memeratakan akses pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara. Ismail kembali menegaskan pentingnya akuntabilitas dalam penyaluran bantuan tersebut. 

“Kami akan memastikan bahwa mahasiswa penerima beasiswa adalah mereka yang benar-benar memenuhi kriteria dan memiliki semangat belajar tinggi,” kata Ismail. Hal ini penting agar manfaat dari anggaran daerah dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat yang membutuhkan.

Program ini tidak hanya sekadar bantuan finansial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya strategis pengembangan wilayah. Pihak IAI Rawa Aopa berharap kerja sama semacam ini dapat diperluas ke sektor-sektor penelitian dan pengabdian masyarakat. Ismail meyakini bahwa perguruan tinggi harus menjadi laboratorium pemikiran bagi kebijakan-kebijakan pemerintah di masa mendatang.

Penyaluran beasiswa ini kini telah diterima untuk tahun akademik 2025/2026. Mahasiswa diharapkan dapat melaporkan secara berkala kepada pemerintah kabupaten masing-masing agar proses pencairan untuk tahun akademik mendatang dapat berjalan sesuai jadwal yang ditentukan. Dengan adanya dukungan ini, harapan akan munculnya pemimpin masa depan dari pelosok Konawe Selatan kini semakin terbuka lebar.

Ketua Dewan Pembina Yayasan (ISW)

Peluang Beasiswa BDGS Brunei Darussalam 2026/2027: IAI Rawa Aopa Perkuat Implementasi MoU dengan UNISSA

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Pemerintah Brunei Darussalam melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bandar Seri Begawan resmi membuka pendaftaran Brunei Darussalam Government Scholarship (BDGS) untuk Tahun Akademik 2026/2027. Program ini menawarkan beasiswa penuh bagi siswa-siswi Indonesia untuk jenjang Diploma, Sarjana (S1), dan Magister (S2).

Pembukaan beasiswa ini menjadi momentum penting bagi civitas akademika, khususnya bagi keluarga besar IAI Rawa Aopa. Hal ini merupakan langkah nyata dalam menindaklanjuti Nota Kesepahaman (MoU) yang telah terjalin antara IAI Rawa Aopa dan Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA).

Melalui program BDGS, para lulusan maupun dosen memiliki peluang besar untuk melakukan mobilitas akademik di UNISSA, salah satu institusi mitra dalam program beasiswa ini. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi riset, pertukaran pelajar, serta peningkatan kualifikasi SDM di lingkungan IAI Rawa Aopa guna mewujudkan visi internasionalisasi kampus.

Pelamar juga dapat memilih institusi pendidikan tinggi terkemuka di Brunei, yaitu UNISSA (Universiti Islam Sultan Sharif Ali) sebagaimana telah ditandantangani 20 November 2025., 

Penerima beasiswa akan mendapatkan dukungan finansial yang komprehensif, meliputi:

  • Tiket pesawat kelas ekonomi pulang-pergi.
  • Pembebasan biaya kuliah secara penuh.
  • Tunjangan uang saku bulanan sebesar BND 500.
  • Fasilitas asrama, asuransi kesehatan, serta tunjangan lainnya.

Informasi Pendaftaran

Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi beasiswa pemerintah Brunei Darussalam. Pelamar diwajibkan membuat akun terlebih dahulu melalui tautan pendaftaran yang tersedia (https://www.mfa.gov.bn/Pages/scholarship.aspx).

Batas Akhir Pendaftaran: 15 Februari 2026

Perkuliahan dimulai: Juli/Agustus 2026

Beasiswa (ISW)

Beasiswa Bagi Mahasiswa IAI Rawa Aopa untuk Tahun Akademik Mendatang

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa terus memperkuat komitmennya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan tinggi di wilayah Sulawesi Tenggara. Untuk tahun akademik mendatang, pihak kampus mengumumkan ketersediaan program beasiswa komprehensif yang diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi maupun mahasiswa yang membutuhkan bantuan finansial guna memastikan tidak ada anak bangsa yang putus kuliah karena kendala ekonomi.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menegaskan bahwa alokasi anggaran untuk bantuan pendidikan ini merupakan bagian dari visi strategis institusi. Dalam penjelasannya, Ismail menyampaikan bahwa pihaknya telah merancang skema bantuan yang lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. 

“Kami telah mengalokasikan anggaran khusus yang cukup signifikan untuk memastikan bahwa mahasiswa berbakat dari keluarga kurang mampu dapat terus melanjutkan studi mereka tanpa terbebani biaya pendidikan,” ujar Ismail saat ditemui di ruang kerjanya usai peluncuran pembukaan Penerimaan Mahasiswa Baru, Andoolo (Selasa, 20 Januari 2026).

Lebih lanjut, Ismail menekankan pentingnya integrasi antara prestasi akademik dengan kemudahan akses pendidikan bagi para mahasiswa di IAI Rawa Aopa. Ia menyebutkan bahwa beasiswa ini tidak hanya menyasar mereka yang berprestasi di dalam kelas, tetapi juga mencakup potensi bakat di bidang lain. 

“Target utama kami adalah mencetak lulusan yang unggul secara intelektual dan memiliki daya saing global, sehingga beasiswa ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus stimulus bagi mereka untuk terus berkarya,” tuturnya dengan optimis.

Menyangkut proses distribusi dan transparansi, Ismail Suardi Wekke menjamin bahwa seluruh tahapan seleksi akan dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Ia menyampaikan komitmen institusi dalam menjaga integritas pemberian bantuan tersebut agar tepat sasaran sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. 

“Seluruh proses verifikasi data hingga penetapan penerima akan dilakukan secara transparan oleh tim khusus agar setiap bantuan yang keluar benar-benar jatuh ke tangan mahasiswa yang paling membutuhkan dan berhak,” tegas Ismail mengakhiri keterangannya.

Selain memberikan pernyataan secara lugas, Ismail Suardi Wekke juga menjelaskan beberapa poin penting terkait teknis pelaksanaan program ini. Ia memaparkan bahwa pihak universitas saat ini tengah menjalin komunikasi intensif dengan berbagai mitra strategis, baik dari sektor pemerintahan maupun swasta, untuk memperluas cakupan sumber pendanaan beasiswa bagi para mahasiswa. 

Langkah ini diambil guna menambah kuota penerima manfaat di masa depan sehingga jangkauan bantuan pendidikan di lingkungan IAI Rawa Aopa dapat menyentuh lebih banyak individu. Dalam kesempatan yang sama, Ismail menerangkan bahwa kriteria penilaian untuk calon penerima beasiswa tahun ini akan mengalami penyesuaian yang lebih adaptif terhadap kondisi ekonomi terkini di Konawe Selatan. 

Ia menyebutkan bahwa faktor keberlanjutan studi menjadi poin krusial dalam penilaian, di mana mahasiswa yang menunjukkan konsistensi dalam nilai akademik akan mendapatkan prioritas lebih tinggi. Hal ini dimaksudkan agar bantuan yang diberikan efektif dalam menjaga performa pendidikan mahasiswa hingga meraih gelar sarjana.

Terakhir, Ismail Suardi Wekke menginformasikan bahwa seluruh informasi terkait syarat dan prosedur pendaftaran akan segera dipublikasikan melalui kanal resmi kampus. Ia menghimbau kepada seluruh mahasiswa agar segera mempersiapkan dokumen-dokumen pendukung yang diperlukan sejak dini supaya tidak terhambat kendala administrasi saat pendaftaran resmi dibuka. Upaya jemput bola ini diharapkan dapat mempercepat proses sinkronisasi data keuangan kampus dengan kebutuhan riil mahasiswa di lapangan.

IAI Rawa Aopa Tawarkan Beasiswa Penuh untuk Jurnalis Muda dalam Program Rawa Aopa Fellowship

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Pimpinan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan mengumumkan program Rawa Aopa Fellowship. IAI Rawa Aopa Konawe Selatan membuka kesempatan emas bagi jurnalis muda berbakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui program Beasiswa Rawa Aopa Fellowship. Beasiswa ini dirancang khusus untuk mendukung pengembangan kapasitas jurnalis di bidang keilmuan yang relevan dengan dinamika sosial dan keagamaan.

Program Beasiswa Rawa Aopa Fellowship ini menawarkan beasiswa penuh yang mencakup biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama delapan semester. Kesempatan ini terbuka lebar bagi calon mahasiswa yang berminat pada dua program studi unggulan, yaitu Hukum Tata Negara dan Pendidikan Agama Islam.

“Kami sangat antusias untuk mendukung jurnalis muda yang memiliki semangat belajar tinggi dan ingin memperdalam pemahaman mereka di bidang Hukum Tata Negara atau Pendidikan Agama Islam,” ujar Ismail Suardi Wekke.

“Melalui beasiswa ini, kami berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang jurnalistik, tetapi juga memiliki wawasan keilmuan yang kuat dan berkontribusi positif bagi masyarakat.”

Penerima beasiswa akan diwajibkan untuk menyelesaikan studi mereka dalam waktu delapan semester (empat tahun). Program ini diharapkan dapat mencetak jurnalis yang memiliki integritas, kritis, dan mampu menyajikan informasi yang akurat dan berimbang, khususnya dalam isu-isu yang berkaitan dengan hukum tata negara dan pendidikan agama.

Bagi jurnalis muda yang tertarik dan memenuhi kualifikasi, informasi lebih lanjut mengenai persyaratan pendaftaran dan prosedur seleksi dapat diakses melalui situs resmi IAI Rawa Aopa. Mari gunakan kesempatan berharga ini untuk mengembangkan diri dan berkontribusi nyata bagi bangsa.

MoU dengan PT (ISW)

Pemkab Konsel Luncurkan Program SETARA, 10 Kampus Mitra Salah Satunya IAI Rawa Aopa Konawe Selatan

Rawaaopakonsel, Andoolo – Bupati Konawe Selatan (Konsel), Irham Kalenggo bersama Wakil Bupati, Wahyu Ade Pratama Imran resmi melaunching program unggulan 100 hari kerja, yakni program Konsel Setara (Sehat, Cerdas dan Sejahtera). Peluncuran program unggulan tersebut, berlangsung di pelataran Kantor Bupati Konawe Selatan Jumat (2/5/2025).

Momen Bupati Konsel bersama PT (ISW)
Momen Bupati Konsel bersama PT (Sumber: Dinas Infokom)

Seusai pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Konawe Selatan, dan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU/Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Konsel dan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta terkait program UKT atau SPP gratis mahasiswa S1 asal Konsel, di pelataran Kantor Bupati.

Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo mengatakan dirinya bersama Wakil Bupati (Wahyu Imran) belum 100 hari memimpin Konsel namun telah resmi meluncurkan berbagai program unggulannya. “Alhamdulillah belum 100 hari kami kerja sudah 90% program kami terwujud,” kata Irham Kalenggo.

Pada gelombang pertama ini, Pemkab Konsel menandatangani MoU dengan 10 Kampus antara lain, IAI Rawa Aopa Konsel. Dalam kesempatan ini,

Dalam momen hari jadi Kabupaten Konawe Selatan tersebut, Irham Kalenggo juga memaparkan sejumlah program unggulannya yang akan dirasakan bagi seluruh masyarakat Konsel.

Pertama, lanjut Irham, biaya SPP atau UKT gratis bagi mahasiswa S1 Konsel yang sedang kuliah di 10 perguruan tinggi negeri dan swasta di Sultra. Penerima bantuan UKT ini diantaranya adalah IAI Rawa Aopa yang telah menandatangani MoU.

“Kurang lebih 5.000 orang mahasiswa Konsel yang sedang kuliah di Kendari ini akan menjadi skala prioritas kami. Harapan saya ke depan tidak boleh lagi ada anak-anak Konsel yang putus kuliah hanya karena tidak bisa bayar SPP atau UKT,” jelas Irham.

Sebab, sambung Irham, hal ini sudah menjadi persoalan selama 20 tahun dirinya menjadi anggota DPRD yang selalu menerima keluhan tersebut.

“Dimana-mana saya jalan ini adalah keluhan orang tua, dan saat saya kampanye bersama pak Wahyu (Wakil Bupati. Red) itu yang kami janjikan dan sekarang kami wujudkan,” sambungnya.

“Dengan semangat HUT ke-22 ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program pembangunan yang merata dan berkeadilan demi terwujudnya masyarakat Konsel Setara (sehat, cerdas, dan sejahtera),” pungkasnya.