Binus at Bandung (ISW)

Berkunjung ke BINUS Bandung, Identifikasi Peluang Kerjasama

Rawaaopakonsel.ac.id, Bandung – Perguruan tinggi terus memperkuat jejaring akademik guna meningkatkan kualitas tridarma melalui kolaborasi lintas institusi. Senin (2 Januari 2026), pimpinan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan melakukan kunjungan ke Universitas Bina Nusantara (BINUS) @Bandung dalam rangka identifikasi peluang kerja sama yang dapat diksinergikan antara kedua perguruan tinggi.

Dalam kunjungan ini bertemu dengan Komite Saintifik ICOSBE 2025, Dr. Ahmad Syamil yang bertempat tahun lalu di BINUS Bandung. “BINUS yang selama ini dikenal sebagai pionir dalam integrasi teknologi dalam pendidikan tinggi,” papar ismail Suardi Wekke, 

Pertemuan tersebut dalam diskusi informal pada pemetaan potensi sinergi, mulai dari program pengabdian masyarakat ataupun kesempatan mahasiswa untuk bergabung dalam program mobiliti hingga riset kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya di Sulawesi Tenggara.

Ismail Suardi Wekke, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, menyampaikan peluang untuk meneruskan langkah ini bagi institusinya. Beliau menyatakan bahwa kedatangan timnya ke kampus kreatif tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung bagaimana ekosistem digital dapat diimplementasikan dalam struktur kampus yang sedang berkembang. 

Lebih lanjut, Ismail menyampaikan bahwa kerja sama telah dimulai dengan kesediaan pihak BINUS untuk bergabung dalam Komite Saintifik ICOSBE 2025. Selanjutnya, Ismail Suardi Wekke berharap bahwa ada peluang lain yang dapat diteruskan dalam kerangka kolaborasi bersama IAI Rawa Aopa. Ia juga menegaskan komitmen institusi untuk mengadopsi standar global dalam pengelolaan perguruan tinggi melalui kemitraan dengan universitas kelas dunia seperti BINUS.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail memberikan penekanan khusus yang menggambarkan visi besar kolaborasi ini. “Kami melihat BINUS Bandung sebagai mitra dalam mengakselerasi transformasi digital di kampus kami, mengingat reputasi mereka dalam bidang teknologi yang sangat kuat,” ujar Ismail. 

Beliau juga menambahkan bahwa tantangan geografis bukan lagi hambatan asalkan ada kemauan untuk saling bersinergi dalam bidang riset dan inovasi. “Sinergi ini adalah upaya nyata IAI Rawa Aopa untuk naik kelas dan memastikan lulusan kami memiliki daya saing dengan mahasiswa di kota-kota besar,” tegasnya.

Pertemuan ini juga dengan menyapa direktur kampus BINUS Bandung. Hasil dari identifikasi peluang ini nantinya akan ditindaklanjuti dalam bentuk dokumen kerja sama formal yang diharapkan dapat segera diimplementasikan dalam waktu dekat. 

Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak optimistis dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan inovatif bagi seluruh civitas akademika. “Kita di IAI Rawa Aopa menyampaikan keinginan untuk bekerja bersama dengan BINUS University, termasuk dengan kampus Bandung,” pungkas Ismail Suardi Wekke.