FGD (ISW)

Laksanakan FGD Bersama Panitia Pelaksana, IAI Rawa Aopa Siapkan Seminar di Bulan Ramadhan

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan mulai mematangkan persiapan amaliyah Ramadhan dalam bulan suci melalui agenda akademik. Hal ini terlihat saat jajaran pimpinan rektorat bersama panitia pelaksana menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna merancang seminar yang rencananya akan dilaksanakan pekan depan (Rabu, 25 Februari 2026).

Kegiatan FGD ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke. Dalam pertemuan tersebut, Ismail Suardi Wekke menegaskan bahwa seminar ini selain sebagai agenda rutin, juga upaya institusi dalam mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan khazanah keilmuan kontemporer. 

Beliau menjelaskan bahwa pemilihan tema dan narasumber telah dilakukan secara cermat agar pesan yang disampaikan dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat. “Kita mendapatkan konfirmasi dari Tokyo City University, Jepang sebagai salah satu pembicara,” papar Ismail.

Lebih lanjut, Ismail Suardi Wekke menyampaikan bahwa kesiapan manajerial dalam pelaksanaan kegiatan ini sudah mulai dipetakan agar seluruh rangkaian acara berjalan tanpa hambatan teknis. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas unit di lingkungan kampus untuk memastikan syiar Islam melalui jalur pendidikan ini mencapai target audiens yang lebih luas, baik secara luring maupun daring.

“Seminar di bulan Ramadhan nanti dapat menjadi oase intelektual bagi mahasiswa dan masyarakat umum di Konawe Selatan,” ujar Ismail Suardi Wekke saat memberikan pengarahan dalam FGD tersebut. Beliau juga menambahkan diskusi khusus kepada panitia dengan menyatakan bahwa pihaknya ingin memastikan setiap sesi diskusi memiliki dampak nyata bagi pengembangan karakter mahasiswa. 

Selain itu, terkait aspek teknis, beliau berpesan agar panitia bekerja dengan semangat pengabdian mengingat momentum ini adalah bagian dari dakwah kampus di bulan mulia. Panitia pelaksana sendiri menyambut baik arahan tersebut dan berkomitmen untuk menyusun jadwal yang proporsional agar tidak mengganggu ibadah puasa para peserta. 

Dengan koordinasi yang intensif melalui FGD ini, IAI Rawa Aopa optimis seminar Ramadhan tahun ini akan menjadi salah satu program unggulan yang memperkuat posisi kampus sebagai pusat literasi keislaman di Sulawesi Tenggara. “Kita juga akan mengajak elemen mahasiswa dan pemuda, baik regional maupun nasional untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini,” pungkas Ismail Suardi Wekke.

IMG-20260304-WA0001

Pemkab Konawe Selatan dan 13 Perguruan Tinggi Teken Kerja Sama Bantuan UKT Anggaran 2026

Rawaaopakonsel.ac.id, Konawe Selatan – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mempertegas komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi warganya. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Addendum Perjanjian Kerja Sama Program UKT Setara Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa (24/2/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Selatan, Ichsan Porosi, hadir mewakili pemerintah daerah dalam prosesi penandatanganan tersebut. Beliau didampingi oleh Asisten I Ivan Ardiansyah dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Marwiyah Tombili. Agenda strategis ini melibatkan perwakilan dari 13 universitas serta sekolah tinggi mitra, termasuk Institut Agama Islam Rawa Aopa Konawe Selatan yang turut memperkuat sinergi pendidikan ini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Konsel dalam merealisasikan program UKT Setara. Program ini merupakan salah satu pilar prioritas dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ichsan Porosi menegaskan bahwa program UKT Setara adalah bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjawab aspirasi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa program ini memastikan putra-putri daerah memiliki kesempatan yang setara untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa harus terbebani oleh tingginya biaya perkuliahan. Hal ini dianggap sebagai langkah krusial untuk membangun generasi yang unggul dan memiliki daya saing tinggi di masa depan.

Lebih lanjut, Ichsan berharap addendum kerja sama ini mampu mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan. Menurutnya, program ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda Konawe Selatan yang cerdas dan kompeten. Dengan resminya kesepakatan ini, Pemkab Konsel optimistis kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di daerah akan terus meningkat secara signifikan.

Institut Agama Islam Rawa Aopa Konawe Selatan menjadi salah satu dari 13 perguruan tinggi yang menandatangani MoU tersebut. Pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten Konawe Selatan atas dukungan bagi penyelenggaraan pendidikan tinggi di daerah.

“Terima kasih, sebuah apresiasi kami kepada Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan, dan semua jajaran OPD yang telah menjadikan program bantuan UKT ini sebagai bagian dari program daerah,” pungkas Ismail Suardi Wekke, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian  IAI Rawa Aopa Konawe Selatan.