IMG-20260705-WA0018

Pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Hadiri Sidang Promosi Doktor Yusril Ihza Mahendra di Universitas Indonesia

Rawaaopakonsel.ac.id, Depok – Pimpinan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan menghadiri sidang terbuka promosi doktor pakar hukum tata negara, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. Sidang yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB), Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Kamis (2/7/2026).

Dalam sidang terbuka tersebut, Yusril Ihza Mahendra yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Penafsiran Kembali Pemikiran Mohammad Natsir tentang Relasi Islam dengan Negara: Sebuah Telaah Filsafat dengan Pendekatan Hermeneutika Fenomenologis-Eksistensial”. Melalui karya ilmiah tersebut, ia mengkaji secara mendalam gagasan Mohammad Natsir mengenai konsep teistik demokrasi sebagai jalan tengah antara Islam dan sekulerisme.

Di bawah bimbingan Promotor Prof. Manneke Budiman, Ph.D., dan Co-Promotor Dr. Bondan Kanumoyoso, M.Hum., Yusril dinyatakan lulus oleh tim penguji dan resmi menyandang gelar Doktor di bidang Ilmu Filsafat dengan predikat Sangat Memuaskan.

Kehadiran pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan dalam forum akademik ini menegaskan komitmen institusi dalam mendukung pengembangan iklim akademik sekaligus memperkuat jaringan kelembagaan di tingkat nasional. Sidang promosi doktor ini turut dihadiri oleh deretan tokoh penting nasional, pejabat negara, serta tokoh lintas sektor. Di kursi undangan VIP tampak hadir sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga tinggi negara, politisi senior, hingga para pakar hukum kenamaan tanah air.

Kehadiran para tokoh ini merefleksikan besarnya atensi publik dan dunia akademik terhadap pemikiran filsafat politik yang diangkat dalam sidang tersebut. Tak hanya dari kalangan pemerintahan, atmosfer akademis di aula FIB UI juga diperkuat oleh kehadiran sejumlah kolega dan juga Keluarga Muhammad Natsir.

Selain pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, terlihat pula perwakilan akademisi dari universitas-universitas di Jakarta dan sekitarnya yang hadir untuk memberikan apresiasi sekaligus menyimak langsung perdebatan ilmiah dalam ruang sidang.

Suasana haru dan syukur menyelimuti ruangan saat keluarga besar Yusril Ihza Mahendra, termasuk kerabat dekat dan kolega setianya di jajaran Partai Bulan Bintang (PBB), turut menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan menyampaikan apresiasi yang mendalam atas pencapaian akademik tertinggi yang diraih oleh tokoh hukum nasional tersebut. Pemikiran dan rekam jejak Yusril dinilai dapat menjadi inspirasi besar bagi civitas akademika di Sulawesi Tenggara.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk penghormatan terhadap tradisi intelektual. Sosok pemikiran hukum dan filsafat politik di Indonesia sangat melekat pada beliau. Capaian ini diharapkan mampu memotivasi dunia pendidikan di daerah, termasuk di IAI Rawa Aopa, untuk terus melahirkan pemikir-pemikir besar,” ujar Pimpinan IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke, di sela-sela jalannya acara.

Sebagaimana kita ketahui, Yusril Ihza Mahendra merupakan salah satu pemikir hukum tata negara berpengaruh di Indonesia pasca-Reformasi yang memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan. Selain aktif di dunia politik dan pernah menduduki berbagai kursi menteri di beberapa era presiden, ia juga dikenal konsisten merawat karier akademiknya sebagai Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, hingga kini berhasil melengkapi kepakarannya dengan meraih gelar doktor di bidang Ilmu Filsafat.

Selain menghadiri prosesi promosi doktor, momentum ini juga dimanfaatkan oleh pihak IAI Rawa Aopa Konawe Selatan untuk menyapa dan berdiskusi singkat dengan berbagai tokoh pendidikan dan keagamaan yang hadir. Langkah ini diharapkan dapat membuka jalan bagi kolaborasi tridarma perguruan tinggi yang lebih luas, termasuk peluang kuliah umum maupun pengembangan riset hukum dan humaniora di masa depan.