Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan membuka program integrasi perkuliahan yang dikombinasikan dengan kesempatan magang ke Jepang. Program inovatif ini dirancang untuk memberikan pengalaman internasional sekaligus peningkatan keterampilan praktis bagi para mahasiswa di tengah persaingan global yang kian kompetitif. Demikian disampaikan Ismail Suardi Wekke, saat peluncuran pendaftaran mahasiswa baru di kampus Andoolo (Senin, 19 Januari 2026).
Melalui skema ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan penguatan akademik di kampus, tetapi juga memiliki jalur khusus untuk menyelami dunia kerja profesional di luar negeri. “Kita berikan kesempatan untuk mengenali dunia kerja global,” kata Ismail Suardi Wekke.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, Ph.D.., menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah konkret kampus dalam melakukan akselerasi kualitas lulusan. Ia menjelaskan bahwa pihak universitas telah menjalin komunikasi intensif dengan berbagai mitra strategis guna memastikan mahasiswanya mendapatkan posisi magang yang relevan dengan bidang studi masing-masing.
Menurutnya, program ini menjadi jawaban atas kebutuhan dunia kerja yang kini menuntut adanya wawasan global dan kedisiplinan tinggi. “Jepang, salah satu negara yang maju dalam produktivitas. Kita punya kesempatan untuk belajar ke sana,” tutur Ismail yang menjadi komite saintifik kegiatan Tohoku University International Interdisciplinary Seminar (TUIIS) selama lima tahun.
Lebih lanjut, Ismail Suardi Wekke menekankan bahwa seluruh aspek perencanaan anggaran dan sumber daya manusia telah disiapkan secara matang untuk mendukung keberangkatan para mahasiswa ke Negeri Sakura tersebut. Ia menyebutkan bahwa dukungan institusi tidak hanya berhenti pada pemberangkatan, tetapi juga pada pengawasan selama masa magang berlangsung.
Pihak kampus berharap agar kolaborasi lintas negara ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi pengembangan karier mahasiswa di masa depan. “Dengan belajar di IAI Rawa Aopa, maka ada mata kuliah yang dapat ditempuh melalui skema magang,” jelas Ismail yang baru saja menerima pelantikan sebagai Research Fellow INTI International University (Malaysia).
Dalam kesempatan yang sama di kampus Andoolo, Ismail Suardi Wekke memberikan penegasan terkait visi besar program ini. “Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa IAI Rawa Aopa memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing di level internasional, dan magang ke Jepang ini adalah pintu masuknya,” ujarnya dengan penuh optimisme.
Selain itu, ia juga menambahkan mengenai teknis pelaksanaan program. “Kurikulum kami telah disesuaikan agar proses magang ini dapat dikonversi menjadi skema pembelajaran yang diakui secara akademik, sehingga mahasiswa tetap bisa lulus tepat waktu,” kata Ismail.
Sebagai penutup, ia mengajak seluruh calon mahasiswa dan orang tua untuk tidak ragu memanfaatkan peluang emas ini. “Pendaftaran telah resmi dibuka, dan kami mengundang putra-putri terbaik untuk bergabung bersama kami guna menjemput masa depan yang lebih cerah melalui pengalaman internasional ini,” pungkasnya. Dengan dibukanya program ini, IAI Rawa Aopa semakin mempertahankan posisinya sebagai institusi pendidikan yang progresif di Sulawesi Tenggara.
