MoU (ISW)

IAI Rawa Aopa Konawe dan UNISSA Brunei Darussalam Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe, Sulawesi Tenggara, secara resmi memperkuat jaringan internasionalnya melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) Brunei Darussalam. Prosesi penandatanganan ini berlangsung pada Kamis, 20 November 2025, di Kampus UNISSA (Brunei Darussalam), yang dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan kedua institusi.

Rektor UNISSA, Yang Mulia Dato Seri Setia Dr. Haji Norarfan bin Haji Zainal, menyambut hangat kunjungan muhibah delegasi dari Sulawesi tersebut. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi formal, tetapi juga merupakan langkah konkret dalam membangun sinergi pendidikan tinggi Islam di Asia Tenggara. Delegasi IAI Rawa Aopa sendiri dipimpin oleh Ketua Dewan Pembina, Al Asri, M.Si.,

MoU (ISW)
MoU (ISW)

Ketua Dewan Penyantun IAI Rawa Aopa Konawe, Al Asri, S.Pd.I., M.Si., menyampaikan optimisme tinggi terhadap kemitraan ini. “Kami memandang UNISSA sebagai mitra strategis yang memiliki reputasi akademik internasional yang sangat baik, sehingga kolaborasi ini akan menjadi jembatan bagi mahasiswa dan dosen kami untuk memperluas cakrawala di kancah global,” ujarnya di sela-sela acara.

Ia juga menambahkan bahwa kesepakatan ini mencakup berbagai poin penting, termasuk pertukaran pelajar dan kolaborasi riset lintas negara. “Fokus utama kami adalah memastikan bahwa implementasi dari MoU ini dapat segera dirasakan manfaatnya, terutama dalam meningkatkan kualitas literasi dan kajian keislaman yang relevan dengan tantangan zaman saat ini,” tegas Al Asri.

Lebih lanjut, Al Asri menekankan pentingnya adopsi kurikulum yang adaptif namun tetap memegang teguh nilai-nilai keislaman. “Melalui sinergi dengan UNISSA, IAI Rawa Aopa berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat sesuai dengan visi besar institusi kami,” pungkasnya.

Di sisi lain, Al Asri menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program kerja besar yayasan dalam melakukan akselerasi mutu sumber daya manusia di Sulawesi Tenggara melalui jalur kerja sama internasional. Ia menyatakan bahwa pihak IAI Rawa Aopa telah menyiapkan peta jalan yang jelas untuk menindaklanjuti setiap poin kesepakatan agar tidak berhenti pada seremoni penandatanganan semata.

Beliau pun menyebutkan bahwa pihak UNISSA menyambut baik inisiatif kolaborasi ini, terutama dalam hal pengembangan dakwah dan pendidikan Islam yang inklusif di wilayah regional. Menurutnya, kesamaan visi dalam mencetak generasi rabbani menjadi alasan kuat mengapa kedua institusi ini memutuskan untuk saling mengikatkan diri dalam dokumen Nota Kesepahaman tersebut.

Sebagai penutup, Al Asri mengungkapkan harapannya agar kerja sama ini dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi swasta lainnya di Indonesia untuk berani melangkah ke level internasional. Ia meyakini bahwa dengan terjalinnya hubungan formal ini, akses terhadap referensi akademik dari Brunei Darussalam akan semakin terbuka lebar bagi sivitas akademika IAI Rawa Aopa Konawe.

Dies Natalis IX 2025 (ISW)

Pertahankan Jejaring Global, IAI Rawa Aopa Rayakan Dies Natalis IX dengan Dialog Publik Internasional Rangkaian ICEASD

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan memasuki usia sembilan tahun dalam pengabdian akademik di Sulawesi Tenggara. Peringatan Dies Natalis IX (11 November 2017 – 2025) ini dirayakan dengan menggelar Dialog Publik Internasional yang menghadirkan akademisi dari Tohoku University, Jepang, sebagai bentuk nyata komitmen kampus dalam menembus kancah dunia. Pelaksanaan dialog publik internasional ini menjadi rangkaian ICEASD 2025.

Bertempat di Auditorium Al Asri (Hotel Zam Zam, Andoolo), acara yang berlangsung secara hybrid ini dihadiri oleh jajaran civitas akademika, perwakilan pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat. Selain menghadirkan narasumber dari Jepang, kegiatan ini juga melibatkan akademisi Universitas Halu Oleo yang juga merupakan Sekretaris Jenderal Lembaga Adat Tolaki, Dr. Basri Melamba, M.A.

Dewan Pembina IAI Rawa Aopa, Al Asri, S.Pd.I., M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa usia sembilan tahun adalah bukti keteguhan institusi. “Ini adalah penanda komitmen kami untuk terus hadir sebagai mercusuar pendidikan tinggi Islam di Konawe Selatan, bahkan di wilayah 3T,” tegasnya.

Sekretaris Dewan Pembina Yayasan, Ismail Suardi Wekke yang bertindak selaku moderator, turut memberikan pandangan mendalam mengenai peta jalan institusi. Beliau menyampaikan bahwa integrasi antara nilai-nilai lokal dan wawasan internasional menjadi kunci utama dalam memajukan institusi di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.

“Kehadiran kolega dari Tohoku University hari ini bukan sekadar tamu, melainkan simbol bahwa IAI Rawa Aopa siap meletakkan standar akademik kita pada level global demi kemajuan mahasiswa di Konawe Selatan,” ujar Ismail Suardi Wekke di sela-sela acara (Selasa, 11 November 2025).

Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa pihak rektorat berkomitmen untuk terus mendukung pendanaan riset kolaboratif yang melibatkan mitra luar negeri guna meningkatkan reputasi akademik IAI Rawa Aopa di kancah dunia. Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dengan organisasi kepemudaan seperti HMI Cabang Persiapan Konawe Selatan untuk memastikan mahasiswa memiliki daya kritis dan jejaring luas.

“Kami sedang merancang tata kelola keuangan dan perencanaan yang lebih adaptif agar setiap program studi mampu melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat internasional,” tambahnya.

Ismail Suardi Wekke juga menuturkan bahwa Dies Natalis kesembilan ini menjadi bagian pihak kampus untuk mempercepat digitalisasi layanan serta pengembangan SDM unggul melalui kemitraan strategis. Dalam pernyataannya, ia menegaskan, “Dies Natalis kesembilan ini menjadi titik tolak bagi kami untuk mempercepat digitalisasi layanan kampus dan pengembangan SDM unggul melalui kemitraan strategis seperti ICEASD (International Conference on Environmental Awareness for Sustainable Development) yang akan datang.”

Dialog internasional ini terlaksana atas kerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan Konawe Selatan. Kolaborasi ini merupakan langkah awal menuju agenda yang lebih besar ICEASD 2025.

Dengan suksesnya perayaan ini, IAI Rawa Aopa semakin memperkokoh posisinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengembangan lokal di Konawe Selatan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam diskursus akademik internasional.