Dies Natalis IX 2025 (ISW)

Pertahankan Jejaring Global, IAI Rawa Aopa Rayakan Dies Natalis IX dengan Dialog Publik Internasional Rangkaian ICEASD

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan memasuki usia sembilan tahun dalam pengabdian akademik di Sulawesi Tenggara. Peringatan Dies Natalis IX (11 November 2017 – 2025) ini dirayakan dengan menggelar Dialog Publik Internasional yang menghadirkan akademisi dari Tohoku University, Jepang, sebagai bentuk nyata komitmen kampus dalam menembus kancah dunia. Pelaksanaan dialog publik internasional ini menjadi rangkaian ICEASD 2025.

Bertempat di Auditorium Al Asri (Hotel Zam Zam, Andoolo), acara yang berlangsung secara hybrid ini dihadiri oleh jajaran civitas akademika, perwakilan pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat. Selain menghadirkan narasumber dari Jepang, kegiatan ini juga melibatkan akademisi Universitas Halu Oleo yang juga merupakan Sekretaris Jenderal Lembaga Adat Tolaki, Dr. Basri Melamba, M.A.

Dewan Pembina IAI Rawa Aopa, Al Asri, S.Pd.I., M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa usia sembilan tahun adalah bukti keteguhan institusi. “Ini adalah penanda komitmen kami untuk terus hadir sebagai mercusuar pendidikan tinggi Islam di Konawe Selatan, bahkan di wilayah 3T,” tegasnya.

Sekretaris Dewan Pembina Yayasan, Ismail Suardi Wekke yang bertindak selaku moderator, turut memberikan pandangan mendalam mengenai peta jalan institusi. Beliau menyampaikan bahwa integrasi antara nilai-nilai lokal dan wawasan internasional menjadi kunci utama dalam memajukan institusi di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.

“Kehadiran kolega dari Tohoku University hari ini bukan sekadar tamu, melainkan simbol bahwa IAI Rawa Aopa siap meletakkan standar akademik kita pada level global demi kemajuan mahasiswa di Konawe Selatan,” ujar Ismail Suardi Wekke di sela-sela acara (Selasa, 11 November 2025).

Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa pihak rektorat berkomitmen untuk terus mendukung pendanaan riset kolaboratif yang melibatkan mitra luar negeri guna meningkatkan reputasi akademik IAI Rawa Aopa di kancah dunia. Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dengan organisasi kepemudaan seperti HMI Cabang Persiapan Konawe Selatan untuk memastikan mahasiswa memiliki daya kritis dan jejaring luas.

“Kami sedang merancang tata kelola keuangan dan perencanaan yang lebih adaptif agar setiap program studi mampu melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat internasional,” tambahnya.

Ismail Suardi Wekke juga menuturkan bahwa Dies Natalis kesembilan ini menjadi bagian pihak kampus untuk mempercepat digitalisasi layanan serta pengembangan SDM unggul melalui kemitraan strategis. Dalam pernyataannya, ia menegaskan, “Dies Natalis kesembilan ini menjadi titik tolak bagi kami untuk mempercepat digitalisasi layanan kampus dan pengembangan SDM unggul melalui kemitraan strategis seperti ICEASD (International Conference on Environmental Awareness for Sustainable Development) yang akan datang.”

Dialog internasional ini terlaksana atas kerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan Konawe Selatan. Kolaborasi ini merupakan langkah awal menuju agenda yang lebih besar ICEASD 2025.

Dengan suksesnya perayaan ini, IAI Rawa Aopa semakin memperkokoh posisinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengembangan lokal di Konawe Selatan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam diskursus akademik internasional.

Tags: No tags