Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Memperkuat sinergi akademik dan wawasan global, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan menggelar Kuliah Umum Kolaboratif yang bekerja sama dengan Center for Information and Development Studies (CIDES) ICMI. Acara yang berlangsung daring khidmat ini menghadirkan Direktur CIDES ICMI, Prof. Dr. Andi Faisal Bakti, sebagai pemateri (Selasa, 20 Januari 2026).
Kehadiran beliau yang juga merupakan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus pemegang takhta UNESCO Chair in Communication and Sustainable Development (COSDEV) memberikan bobot strategis bagi pengembangan institusi di Sulawesi Tenggara.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, yang menjadi moderator kuliah umum ini, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.
“Pelaksanaan kuliah umum dengan kolaborasi lintas perguruan tinggi diantaranya Universitas Muhammadiyah Barru, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, STIT Al Chaeriyah Mamuju, STIT Sunan Giri Bima, STEBI Al Muhsin Yogyakarta,” kata Ismail Suardi Wekke.
Beliau menyatakan bahwa kehadiran pakar kaliber internasional seperti Prof. Andi Faisal Bakti menjadi pemantik semangat bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi. Ismail menjelaskan bahwa kerja sama dengan CIDES ICMI adalah bagian dari peta jalan besar universitas untuk memperluas jejaring intelektual yang berdampak pada pembangunan daerah secara berkelanjutan. Lebih lanjut, ia juga menguraikan bahwa IAI Rawa Aopa berkomitmen untuk terus menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif demi memperkaya cakrawala berpikir mahasiswa dan dosen dalam menghadapi tantangan zaman.
Dalam sesi penyampaian kuliah umum, Ismail Suardi Wekke memberikan penekanan khusus pada pentingnya transfer pengetahuan melalui kemitraan strategis. “Kuliah umum kolaboratif ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan jembatan bagi mahasiswa kami untuk mengakses pemikiran-pemikiran global dari tokoh sekaliber Prof. Andi Faisal Bakti,” tegas Ismail dalam pernyataan langsungnya.
Ia menambahkan bahwa institusi saat ini tengah fokus pada penguatan fondasi akademik yang berbasis pada pembangunan berkelanjutan sesuai dengan semangat yang diusung oleh UNESCO. “Kami ingin memastikan bahwa setiap kerja sama yang dijalin, termasuk dengan CIDES ICMI, memberikan kontribusi konkret bagi akselerasi kapasitas kelembagaan IAI Rawa Aopa menuju standar internasional,” lanjutnya.
Menutup pernyataannya, Ismail menegaskan komitmen manajerialnya dengan berujar, “Sinergi antara praktisi kebijakan dari ICMI dan akademisi kampus harus terus dipupuk agar melahirkan solusi-solusi nyata bagi permasalahan di Konawe Selatan dan Indonesia secara luas.”
Prof. Dr. Andi Faisal Bakti dalam paparannya mengupas tuntas mengenai peran komunikasi dan pembangunan berkelanjutan sebagai pilar utama kemajuan bangsa. Sebagai pimpinan CIDES ICMI, beliau menyambut baik antusiasme IAI Rawa Aopa dalam menginisiasi kerja sama ini. Melalui forum ini, diharapkan lahir kesepahaman baru mengenai bagaimana perguruan tinggi di daerah dapat berperan aktif sebagai pusat keunggulan (center of excellence) melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat dan terukur.

