UKM (ISW)

16 Kampus Indonesia Kolaborasi Riset dengan PT Malaysia Singapura dan Thailand, Ada dari Konawe Selatan

Rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – 16 perguruan tinggi Indonesia menjajaki 10 Perguruan Tinggi (PT) di Malaysia, Singapura dan Thailand lewat program Student Mobility 2022, belum lama ini.

Ke 16 perguruan tinggi yang didominasi asal Sulsel ini diantaranya UIN Alauddin Makassar, STIA Abdul Haris Makassar, Dewan Pendidikan Kabupaten Maros, STAI DDI Maros, STAI DDI Sidrap, STAI Yapnas Jeneponto, STAI Al Furqan Makassar, STIT Sunan Giri Bima, STAI Rawa Aopa Kendari, IAI DDI Polman, IAI Al-Amanah Jeneponto, IAIN Manado, IAIN Ponorogo, Universitas Mandala Waluya, Universitas Islam Negeri Padangsidimpuan, STIT Hasyim Asy’ari Padangsidimpuan.

Pencetus Student Mobility Ismail Suardi Wekke, mengetakan kegiatan ini dalam rangka mendiskusikan bagaimana peluang-peluang kolaborasi dilaksanakan.

Ismail menyampaikan bahwa kolaborasi dalam taraf global sudah menjadi keharusan bagi perguruan tinggi, khususnya dalam bidang research (riset), demi pembaharuan dan terbarukan dalam ilmu pengetahuan dan peradaban.

“Kegiatan ini dimulai di kampus University College of Yayasan Pahang (UCYP), Malaysia sekaligus tempat kerjasama UCYP, Malaysia bersama 16 perguruan tinggi Indonesia. Kemudian dilanjutkan ICIESEA di Kampus Faoni University dan terakhir Student Mobilty di Universiti Utara Malaysia (UUM), Malaysia,” ungkap Ismail Suardi Wekke, yang juga Ketua STIA Abdul Haris Makassar, via rilis ke tribun Jumat (18/11/2022).

Kegiatan ini berlokasi di University College of Yayasan Pahang (UCYP), Malaysia, Univerisitas Pengeran Songkla (UPS) , Thailand, Fatoni University, Thailand, Univeristi Utara Malaysia (UUM), Malaysia.

Rombongan juga berkunjung ke Perpustakaan Tuanku bainun, Universiti Pendidikan Sultan Idris, Tanjung Malim, Malaysia.

“Dengan kunjungan ini, sudah ada kontak yang dapat dijadikan awal dalam kaitan kerjasama perpustakaan dan kearsipan di Malaysia, dalam hal ini UPSI,” kata Ismail.

Dalam kerjasama ini perguruan tinggi akan menjadi platform kerjasama dalam pengembangan keilmuan.

“Sehingga akan menjadi paltform kebersamaan antara Malaysia dan Indonesia,” pungkas Ismail Suardi Wekke yang merupakan alumni Universiti Kebangsaan Malaysia.

Pertemuan dengan Naib Canselor UKM (ISW)

Student Mobility 2022 SEAAM Bersama STAI Rawa Aopa Dengan Dukungan Universiti Kebangsaan Malaysia

Rawaaopakonsel.ac., Lamooso – Pertemuan awal dalam rangka persiapan Student Mobility 2022 dilaksanakan bersama STAI DDI Maros, STAI Al Furqan, dan STAI Rawa Aopa Konawe Selatan. Dalam kesempatan yang sama juga hadir Naib Canselor Universiti Kebangsaan Malaysia, Prof. Dr. Dato Ekhwan Toriman (Selasa, 24 Mei 2022) bertempat di ruang pertemuan bandara internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Dr. Habibah, Ketua STAI Al Furqan, Makassar, disertai Wakil Ketua, Dr. Muhammad Tang, Ketua STAI DDI Maros, Muhammad Azmi, M.Pd.I., Ketua STAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Al Asri, S.Pd.I. M.Si., begitu pula Wakil Rektor Universitas Muslim Maros, Dr. Muhammad Nurjaya yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Maros.

Student Mobility 2022 akan dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober s.d. 6 November 2022. Sejak pandemi 2020 student mobility dilaksanakan daring. “Untuk itu 2022 akan dilaksanakan kali pertama kembali dengan pertemuan tatap muka,” kata Ismail Suardi Wekke, scientific committee Southeast Asia Academic Mobility (SEAAM).

SEAAM sejak 2016 telah melaksanakan student mobility bersama dengan perguruan tinggi di Asia Tenggara, terutama Malaysia, Thailand, dan Singapura. Ketika dilaksanakan jurusan Hubungan Internasional Universitas Airlangga (2016), dari perjalanan tersebut kemudian membawa pada pertemuan International Postgraduate Research Conference pada tahun yang sama di Manado.

Kesamaan keperluan dan juga aktivitas, kemudian 16 perguruan tinggi membentuk SEAAM yang bertahan sampai sekarang. Dalam perkembangannya, SEAAM tidak lagi hanya untuk mahasiswa dan dosen di program studi magister. Tetapi juga menyediakan platform aktivitas bersama dengan mahasiswa secara luas, termasuk dalam kegiatan student mobility.

“Pengembangan wawasan melalui pengenalan Kawasan, menjadi bagian dalam kegiatan student mobility. Sekaligus sebagai daya dukung bagi pelaksanaan Kampus Merdeka,” pungkas Ismail Suardi Wekke.